Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia: Perbedaan revisi

sejarah
(sejarah)
 
Ketua DPR saat ini adalah [[Agung Laksono]].
 
 
== Sejarah ==
 
Pada masa penjajahan [[Belanda]], terdapat lembaga semacam parlemen bentukan Penjajah Belanda yang dinamakan [[Volksraad]]. Pada tanggal [[8 Maret]] [[1942]] Belanda mengakhiri masa penjajahan selama 350 tahun di Indonesia. Pergantian penjajahan dari Belanda kepada Jepang mengakibatkan keberadaan Volksraad secara otomatis tidak diakui lagi, dan bangsa Indonesia memasuki masa perjuangan Kemerdekaan.
 
Sejarah DPR RI dimulai sejak dibentuknya [[Komite Nasional Indonesia Pusat]] (KNIP) oleh [[Presiden]] pada tanggal [[29 Agustus]] [[1945]] di [[Gedung Kesenian]], [[Pasar Baru]] [[Jakarta]]. Tanggal peresmian KNIP ini (29 agustus 1945) dijadikan sebagai hari lahir DPR RI.
 
Dalam Sidang KNIP yang pertama dipilih pimpinan sebagai berikut:
*Ketua : Mr. Kasman Singodimedjo
*Wakil Ketua I : Mr. Sutardjo Kartohadikusumo
*Wakil Ketua II : Mr. J. Latuharhary
*Wakil Ketua III : Adam Malik
 
Sejak [[Proklamasi]] [[17 Agustus]] [[1945]], DPR RI telah mengalami 15 pergantian periode, diantaranya dipilih melalui Pemilihan Umum, yaitu tahun 1955, 1971, 1977, 1982, 1987, 1992, 1997, 1999 dan 2004.
 
 
== Tugas dan Wewenang ==
1.065

suntingan