Piet Tallo: Perbedaan antara revisi

68 bita ditambahkan ,  10 bulan yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
|president2 = [[Soeharto]]
|governor2 = [[Ben Mboi]]<br>[[Hendrikus Fernandez]]
|name = Piet Alexander Tallo
|image = Gubernur-NTT-Piet-A-Tallo.jpg
|caption =
|birthname = PietPieter Alexander Tallo
|othername =
|religion =
}}
 
'''PietPieter Alexander Tallo''', SH[[Sarjana Hukum|S.H.]] ''({{lahirmati|[[Tepas, Timor Tengah Selatan|Tepas]], [[Timor Tengah Selatan]]|27|4|1942|[[Jakarta]]|25|4|2009}})'' atau yang lebih populer dengan nama '''Piet Tallo''' adalah seorang [[politikus]] [[Indonesia]]. Lulusan Sarjana Hukum [[Universitas Gadjah Mada]] pada tahun 1970, ia adalah Gubernur [[Nusa Tenggara Timur]] (NTT) periode 1998-2008. Masa jabatan keduanya dimulai pada [[19 Juli]] [[2003]] dan berakhir [[16 Juli]] [[2008]].<ref>{{Cite web|last=antaranews.com|date=2008-07-22|title=Piet Tallo Bertahan Sampai Akhir|url=https://www.antaranews.com/berita/110143/piet-tallo-bertahan-sampai-akhir|website=Antara News|access-date=2020-11-25}}</ref> Karena sakit keras sejak 2007, tugas Gubernur kadang ia serahkan kepada wakilnya, [[Frans Lebu Raya]], yang lalu terpilih sebagai gubernur lewat pilkada pada tahun 2008. Tallo juga menjabat sebagai Bupati Timor Tengah Selatan selama dua periode (1983–1988 & 1988–1993).<ref>{{cite news |last=Molan |first=Lorensius|date=22 Juli 2008 |title=Piet Tallo Bertahan Sampai Akhir |url=https://www.antaranews.com/berita/110143/piet-tallo-bertahan-sampai-akhir |work=AntaraNews|location= |access-date=9 Oktober 2020}}</ref>
 
==Kontroversi==
Tallo pernah diduga terlibat dalam kasus [[korupsi]] dana sarana kesehatan sebesar Rp.4 miliar.<ref>{{Cite web|title=Situs Resmi BPKP-RI|url=http://bpkp.go.id/berita/read/1260/4550/korupsi-sarana-kesehatan-ntt.bpkp|website=bpkp.go.id|access-date=2020-11-25}}</ref> Pada Juli 2003, Kepolisian NTT sempat melayangkan surat permohonan izin pemeriksaan terhadapnya namun tidak ada kelanjutannya sebab materi surat tersebut tidak jelas. Pada Januari 2006, Kepolisian NTT kembali melayangkan surat izin kepada Presiden agar Tallo dapat diperiksa pada 13-14 Januari 2006.
232

suntingan