Kitab Yosua: Perbedaan revisi

3 bita ditambahkan ,  1 bulan yang lalu
k
tidak ada ringkasan suntingan
k
Tag: Suntingan visualeditor-wikitext
k
Tag: Suntingan visualeditor-wikitext
'''Kitab Yosua''' (disingkat '''Yosua'''; akronim '''Yos.'''; {{lang-he|יְהוֹשֻעַ|'''Yehosyua'''}}) merupakan kitab keenam pada [[Perjanjian Lama]] [[Alkitab|Alkitab Kristen]] dan [[Tanakh]] (atau [[Alkitab Ibrani]]). Kitab Yosua merupakan bagian dari kelompok [[kitab-kitab sejarah]] pada Perjanjian Lama Alkitab, dan juga merupakan bagian dari kelompok [[Nevi'im]] atau lebih tepatnya kelompok [[Nevi'im|nabi-nabi awal]] pada Tanakh.
 
Nama kitab ini merujuk pada tokoh [[Yosua|Yosua bin Nun]] yang menjadi pemimpin atas [[Suku Israel|suku-suku Israel]] menggantikan Musa dan yang membawa mereka masuk dan merebut tanah [[Kanaan]]. Nama "Yosua" untuk kitab ini sendiri sendiri pada pangkalnya berasalmerupakan dariserapan bahasa [[Ibrani]] יְהוֹשֻעַ (''Yehosyua''), yang secara harfiah berarti "[[Yahweh]] adalah Keselamatan" atau "Yahweh adalah Juruselamat". Nama "Yosua" merupakan turunan dari "[[Hosea (disambiguasi)|Hosea]]" dan varian dari "[[Yesua (nama)|Yesua]]" dan "[[Yesus (nama)|Yesus]]".
 
Tradisi lama menyebutkan bahwa kitab ini ditulis oleh Yosua sendiri. Namun dewasa ini, ide tersebut sangatlah diragukan oleh banyak ahli seperti John Calvin (1509–1564) dan Thomas Hobbes (1588–1679) karena kitab ini diperkirakan belum dirampungkan hingga masa setelah [[Pembuangan ke Babilonia|pembuangan bangsa Israel ke Babel]],<ref name= Creach>{{Cite book |last= Creach |first= Jerome F.D. |title= Joshua |publisher=Westminster John Knox Press |year=2003|url= https://books.google.com/books?id=1V6ca8r3DssC&pg=PR11|isbn=978-0-664-23738-7}}</ref>{{rp |10–11}} dan sekarang hanya dianggap sebagai karya [[Anonimitas|anonim]].<ref name=DePury>{{Cite book |last1=[[Albert de Pury|De Pury]]|first1= [[Albert de Pury|Albert]] |last2=Romer|first2= Thomas|chapter= Deuteronomistic Historiography (DH): History of Research and Debated Issues|chapter-url= https://books.google.com/books?id=rex7ASbY_bkC&pg=PA5 |editor1-first =Albert | editor1-last = de Pury |editor2-first =Thomas | editor2-last = Romer |editor3-first =Jean-Daniel | editor3-last = Macchi|title= Israel Constructs its History: Deuteronomistic Historiography in Recent Research|publisher= Sheffield Academic Press|year= 2000 |isbn=978-0-567-22415-6}}</ref>{{rp |26–30}}
# Kata-kata perpisahan dari Yosua, disertai laporan tentang kematiannya ([[Yosua 23]]-[[Yosua 24|24]]).
 
=== GarisPenaklukan besarKanaan ===
==== Penaklukan Kanaan ====
Bagian penaklukan Kanaan secara garis besar dalam kitab ini meliputi:
* '''[[Rahab]]''' ([[Yosua 2|Yosua 2]]). Yosua mengutus dua mata-mata dari [[Sitim, Moab|Sitim]] untuk menyelidiki kota [[Yerikho]]. Mereka diselamatkan oleh [[Rahab]] dengan taktiknya yang brilyan sehingga tidak jatuh ke tangan raja [[Yerikho]]. Sebagai ganjarannya, mereka berjanji untuk menyelamatkan Rahab dan keluarganya kelak ketika mereka menyerbu kota itu.
* '''Orang [[Enak]]''' ([[Yosua 11|Yosua 11:21-22]]). Suku [[Enak]] diusir dari gunung-gunung dan [[Hebron]] oleh Yosua. Ini bertentangan dengan laporan-laporan yang belakangan dalam [[Kitab Hakim-hakim]] yang mengatakan bahwa [[Kaleb]]lah yang melakukan hal ini.
 
==== Pembagian tanah ====
Bagian pembagian tanah Kanaan di antara suku-suku Israel secara garis besar dalam kitab ini meliputi:
* '''Proses pembagian tanah''' ([[Yosua 12|Yosua 12:1-6]]; [[Yosua 13|13:1-14, 21b-22]]; [[Yosua 13|13:32]] - [[Yosua 14|14:3]]; [[Yosua 15|15:63]]; [[Yosua 16|16:10]] - [[Yosua 17|17:6]]; [[Yosua 17|17:12]] - [[Yosua 18|18:10]]; [[Yosua 19|19:51]]; dan [[Yosua 22|22:1-9]]). Narasi atas proses pembagian tanah Kanaan di antara suku-suku Israel. Mula-mula diberikan gambaran tentang wilayah di timur Sungai [[Yordan]] yang ditaklukkan dan diberikan kepada Ruben, Gad, dan [[Makhir]] (setengah dari Manasye). Setelah Allah memberikan Yosua gambaran mengenai daerah yang belum ditaklukkan, Yosua diingatkan tentang Ruben, Gad, dan Makhir (setengah dari Manasye), yang sudah dijanjikan tanah oleh Musa, dan tentang suku Lewi yang tidak diberikan wilayah, melainkan hanya kota-kota. Wilayah itu dibagi melalui undian, Yehuda mendapatkan undian yang pertama, meskipun mereka gagal mengusir bangsa Kanaan yang hidup di Yerusalem. Lalu [[keluarga Yusuf]] mendapatkan wilayahnya, [[Efraim]] yang gagal mengusir bangsa Kanaan dari [[Gezer]], dan dikatakan pula bahwa anak-anak perempuan [[Zelafehad]], bagian dari suku Manasye, juga diberikan wilayahnya sendiri. Keluarga Yusuf mendapatkian daerah gunung, termasuk hutan, dan diberitahukan bahwa mereka akan mampu mengusir keluar bangsa Kanaan yang hidup di sana, meskipun bangsa itu mempunyai kereta-kereta [[besi]]. Lalu bangsa Israel berkumpul di [[Silo]], dan Yosua mengirim sebuah tim peninjau. Ketika peninjauan itu selesai, sisa tanahnya dibagi-bagi di antara suku-suku yang lebih kecil. Akhirnya, suku-suku yang tanahnya di sebelah timur Sungai Yordan diizinkan pergi ke tanah mereka.
* '''[[Mezbah Ed]]''' ([[Yosua 22|Yosua 22:10-34]]) Ketika kembali ke tanah mereka, suku Ruben, Gad, dan Makhir (setengah dari Manasye) membangun sebuah mezbah yang ''sangat besar''. Suku-suku yang lain tersinggung karena mereka percaya hal ini menunjukkan bahwa mereka mengklaim bahwa mezbah mereka itulah yang paling utama, karena itu mereka bersiap-siap perang. Namun, mereka pertama-tama mengutus [[Pinehas bin Eleazar]] dan para pangeran dari masing-masing suku untuk menegur mereka. Ruben, Gad, dan Makhir, menanggapinya dengan mengatakan bahwa mezbah itu hanyalah lambang dari kesetiaan mereka, dan bukan untuk dipergunakan, karena itu Pinehas dan rombongannya lega, adn membatalkan rencana mereka berperang. Mezbah itu dinamai ''Ed'' (yang artinya ''saksi'') untuk mengenangnya.
 
==== Pesan terakhir Yosua ====
Bagian atas pesan terakhir Yosua di antara suku-suku Israel secara garis besar dalam kitab ini meliputi:
* '''Pesan terakhir Yosua''' ([[Yosua 23]]-[[Yosua 24|24]]). Yosua, yang kini sudah tua, meminta bangsa Israel berkumpul, lalu ia memperingatkan rakyat agar tetap setia kepada Torah Musa. Yosua lalu mengumpulkan semua suku di Sikhem, lalu memperingatkan mereka agar setia kepada Torah Musa, sambil mengisahkan kembali kejadian-kejadian pada masa lampau. Lalu Yosua menempatkan sebuah batu besar di bawah sebuah pohon, di tempat kudus di Sikhem, sebagai saksi bagi janji rakyat Israel untuk setia. Lalu Yosua meninggal dunia, dan tak lama kemudian juga [[Eleazar bin Harun]]. [[Yusuf (anak Yakub)#Tulang-tulang Yusuf|Tulang-tulang Yusuf]] juga dikuburkan di sana di dekat pohon dan tiang batu, di sebidang tanah yang telah dibeli [[Yakub]] seharga 100 ''mata uang''.