Kitab Yosua: Perbedaan revisi

2 bita dihapus ,  1 bulan yang lalu
k
k
Tag: Suntingan visualeditor-wikitext pranala ke halaman disambiguasi
Tag: Suntingan visualeditor-wikitext
# Para teolog Kristen cenderung menekankan bahwa apa yang mereka lihat merupakan penyataan yang progresif di dalam Alkitab. Sementara Alkitab semakin maju, Allah dipahami menyatakan diri-Nya dalam cara-cara yang lebih sempurna, lebih jelas dan lebih akurat, dan berpuncak dengan penyataan Allah yang tertiggi di dalam [[Yesus]] [[Kristus]]. Perintah Allah melalui [[Yosua]] untuk merebut negeri itu dengan kekuatan senjata dipandang di dalam konteks perintah Allah melalui Yosua yang kedua, yaitu [[Yesus Kristus]], untuk menghadirkan kerajaan-Nya melalui cara-cara penerapan ajaran-Nya dengan damai.
 
=== Kaitan dengan kitab lain ===
{{See also|Yusuf bin Yakub}}
Di {{Alkitab|Kejadian 50:24-25}} [[Yusuf (putra Yakub)|Yusuf]] meminta saudara-saudara dan keluarganya untuk bersumpah agar tulang-tulangnya dikuburkan di tanah Kanaan. Sewaktu berangkat keluar dari Mesir, [[Musa]] membawa tulang-tulang Yusuf bersamanya ({{Alkitab|Keluaran 13:19}}). Di akhir Kitab Yosua dicatat, bahwa tulang-tulang Yusuf dikuburkan di Sikhem, di tanah milik yang dibeli Yakub dengan harga 100 kesita dari anak-anak Hemor, bapa [[Sikhem]], dan yang ditentukan bagi [[suku Yusuf|bani Yusuf]] menjadi milik pusaka mereka ({{Alkitab|Yosua 24:32}}). Dengan demikian tulang-tulang Yusuf ini menjadi mata rantai yang mengikat [[Kitab Kejadian]], [[Kitab Keluaran]] sampai ke Kitab Yosua, merupakan jaminan bahwa keluarga [[Yakub]], yaitu umat [[Israel]], pasti akan dibawa TUHAN kembali ke tanah [[Kanaan]].