Cak Percil: Perbedaan revisi

19 bita ditambahkan ,  3 bulan yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
k
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
|instagram = cakpercil
}}
'''Deni Afriandi''' alias '''Cak Percil''' ({{lahirmati|[[Banyuwangi]]|6|6|1985}}) adalah seorang [[pelawak]] yang cukup terkenal di [[Jawa Timur]].<ref>https://news.detik.com/indeksfokus/3358/2-pelawak-ri-di-hong-kong-bebas/berita</ref> Dirinya sudah menekuni dunia seni sejak duduk di bangku [[TK]]. Darah seni mengalir dari ibunya '''Puji Astutik'''<ref name="radar.jawapos.com">https://radar.jawapos.com/radarbanyuwangi/read/2018/03/11/56164/keluarga-jemput-cak-percil-ke-surabaya{{Pranala mati|date=Februari 2021 |bot=InternetArchiveBot |fix-attempted=yes }}</ref> yang juga merupakan [[Pesindhen]] kesenian [[Janger Banyuwangi|Janger]] di Banyuwangi. Pada masa awal kariernya, dirinya menimba ilmu di depot seni [[Kirun]]<ref name="kampunglucu.com">http://www.kampunglucu.com/kirun-pelawak-legendaris-era-90-an/</ref> yang juga merupakan pelawak kondang [[Jawa Timur]].<ref>http://www.jatimprov.go.id/</ref> Setelah memutuskan keluar dari padepokan seni yang membesarkan namanya, ia merintis grup lawak '''Guyon Maton''' di [[Blitar]] Jawa Timur.<ref>http://surabaya.tribunnews.com/2018/03/09/bebas-dari-penjara-di-hongkong-pelawak-cak-percil-langsung-dibancaki-di-blitar</ref> Setelah itu namanya cukup terkenal dan akhirnya berhasil masuk ke dunia pertelevisian yaitu dengan mengisi acara '''Ndoro Bei''' yang tayang di [[JTV]] dan [[INTV]].<ref>http://www.jtv.com/</ref> Dirinya biasa mengisi acara [[Wayang Kulit]] pada sesi ''Limbukan dan Goro-Goro''<ref>http://penghantar-transfortasi.blogspot.com/p/sessen-wayang-kulit.html</ref> yang membuat namanya cukup populer di daerah Jawa Timur, Khususnya daerah [[Tulungagung]], [[Blitar]],[[Kediri]] dan sekitarnya. Selain melawak ia juga mengarang beberapa lagu dan juga mengisi acara ''Off-Air'' dengan menerima undangan dari ''Buruh Migran'' di beberapa negara tetangga.<ref>https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-3907405/selama-di-hong-kong-cak-yudho-dan-cak-percil-bergantian-jadi-muazin</ref> Tagline nya yang terkenal adalah ''Masuk Deek'' yang spontan diucapkanya saat bercanda dengan sinden-sinden.
<br>
 
== Karier==
Lahir di keluarga yang mengabdikan diri terhadap dunia seni, membuat '''Cak Percil''' memiliki darah seni yang kental pada dirinya. Sejak TK ia sudah menekuni dunia tari ''Mbanyuwangian''. Ibunya adalah '''Puji Astutik'''<ref>http://m.suarajatimpost.com/read/12415/20180208/153157/kata-bumiwangi-cak-percil-dan-cak-yudho-sudah-tak-ada-masalah-di-hongkong/{{Pranala mati|date=August 2021 |bot=InternetArchiveBot |fix-attempted=yes }}{{Pranala uluimati|date=Februari 2021 |bot=InternetArchiveBot |fix-attempted=yes }}</ref> yang juga merupakan seorang Sinden pada kesenian [[Janger]]<ref>http://harianbhirawa.com/2018/02/kesenian-janger-tampil-di-taman-budaya-jatim/{{Pranala mati|date=Februari 2021 |bot=InternetArchiveBot |fix-attempted=yes }}</ref> di Banyuwangi. Dari ibunya lah dirinya belajar tentang seni, hingga ia sering ikut pentas dari kampung ke kampung yang mana pada saat itu ia hanya digaji dengan sebatang sabun mandi. Namun, hal itu tidak membuat dirinya lantas enggan menekuni dunia seni [[Janger]], Bahkan sejak kelas 1 [[SMP]] ia bergabung dengan kelompok kesenian janger di daerahnya. Ia sempat keluar dari kelompok tersebut karena olokan dan ejekan dari teman-temanya. Sempat mengamen di bis dan rumah-rumah warga untuk membantu perekonomian keluarganya, ia sempat ditegur oleh almarhum ayahnya dikarenakan ayahnya khawatir akan masa depan anaknya jika terus-terusan mengamen. Setelah itu dirinya bertekad untuk menekuni seni [[Dagelan]], kemudian ia bergabung dengan [[Glenter]] yang juga merupakan legenda komedian Banyuwangi, yang tergabung dalam '''PALABA''' atau Persatuan Lawak Banyuwangi<ref>https://kanal3.wordpress.com/2013/03/07/profil-paguyuban-lawak-banyuwangi-palaba/</ref> kemudian oleh beliaulah dirinya dididik dalam berkesenian Janger terutama ilmu melawaknya. Kemudian dari situlah dirinya bertemu juga dengan '''H. Mohamad Syakirun''' atau [[Kirun]] yang kemudian membawanya ke '''Depot Seni Kirun Cs'''.<ref name="kampunglucu.com"/> Setelah menimba ilmu selama kurang lebih 10 tahun, ia memutuskan untuk keluar dan memilih mendirikan grup lawak '''Guyon Maton''' bersama '''Cak Hengky''' yang juga teman semasa menimba ilmu di padepokan. Dari situlah kemudian dirinya memulai karier di dunia pertelevisian yaitu pada program acara ''Ndoro Bei'' yang tayang di [[JTV]]
Pengguna anonim