Tahun baru Jepang: Perbedaan revisi

32 bita ditambahkan ,  11 tahun yang lalu
+gambar
k (bot Menambah: pl:Oshōgatsu)
(+gambar)
{{nihongo|'''Tahun baru'''|正月|shōgatsu}} di [[Jepang]] dirayakan tanggal [[1 Januari]] dan berlangsung hingga tanggal [[3 Januari]]. Dalam [[bahasa Jepang]], kata "shōgatsu" dulunya dipakai untuk nama bulan pertama dalam setahun, tapi sekarang hanya digunakan untuk menyebut tiga hari pertama di awal tahun.
 
Istilah "shōgatsu" juga digunakan untuk periode {{nihongo|'''Matsumatsu no uchi'''|松の内|}} atau masa hiasan daun [[pinus]] (''matsu'') boleh dipajang. Di daerah [[Kanto]], Matsu no uchi berlangsung dari tanggal 1 Januari hingga [[7 Januari]], sedangkan di daerah [[Kansai]] berlangsung hingga {{nihongo|'''Koshōgatsukoshōgatsu'''|小正月||tahun baru kecil}} tanggal [[15 Januari]].
 
Tanggal [[1 Januari]] adalah [[hari libur]] resmi di Jepang, tapi kantor pemerintah dan perusahaan swasta tutup sejak tanggal [[29 Desember]] hingga 3 Januari. Bank dan lembaga perbankan tutup dari tanggal [[31 Desember]] hingga 3 Januari, kecuali sebagian [[ATM]] yang masih melayani transaksi.
 
Sampai tahun 1970-an, sebagian besar toko dan [[pedagang eceran]] di daerah [[Kanto]] tutup hingga tanggal [[5 Januari]] atau [[7 Januari]]. Perubahan gaya hidup dan persaingan dari toko yang buka 24 jam membuat kebiasaan libur berlama-lama ditinggalkan. Mulai tahun 1990-an, hampir semua mal dan pertokoan hanya tutup tanggal 1 Januari dan mulai buka keesokan harinya tanggal 2 Januari, tapi biasanya dengan jam buka yang diperpendek. Hari pertama penjualan barang (''hatsu-uri'') di pusat pertokoan dimeriahkan dengan penjualan [[Fukubukurofukubukuro]] (kantong keberuntungan). Penjualan barang di semua mal dan pertokoan sudah normal kembali sekitar tanggal 4 Januari.
 
== Istilah ==
[[Berkas:Oshogatsu no tokonoma.JPG|thumb|left|Hiasan tahun baru di [[tokonoma]]]]
Tanggal 1 Januari disebut {{nihongo|'''Ganjitsuganjitsu'''|元日||hari pertama}}, sedangkan pagi hari 1 Januari disebut {{nihongo|'''Gantangantan'''|元旦||pagi pertama}}. Perayaan tahun baru berlangsung selama tiga hari yang disebut {{nihongo|'''Sanganichisanganichi'''|三が日||3 hari}}.
 
Bagi sebagian orang, tahun baru belum berakhir sampai tanggal [[20 Januari]] yang disebut {{nihongo|'''Hatsukahatsuka shōgatsu'''|二十日正月||tahun baru tanggal 20}}, saat semua hiasan tahun baru sudah harus disimpan. Di daerah Kansai, Hatsuka shōgatsu dikenal sebagai {{nihongo|'''Honeshōgatsu'honeshōgatsu''|骨正月||tahun baru tulang}} karena biasanya pada hari tersebut, ikan masakan tahun baru sudah habis dimakan sampai ke tulang-tulangnya.
 
Kegiatan menyambut tahun baru sudah dimulai sejak dua atau tiga minggu sebelum pergantian tahun. Di daerah Kanto, hari persiapan tahun baru yang disebut {{nihongo|'''Oo-koto hajime'''|お事始め||awal kegiatan}} jatuh tanggalpada [[8 Desember]], sedangkan di daerah Kansai pada tanggal [[13 Desember]].
 
== Tradisi ==
Di zaman dulu, [[kalender Jepang]] didasarkan pada [[kalender Tionghoa]], sehingga orang Jepang merayakan tahun baru dipada awal [[musim semi]], bersamaan dengan [[Tahun baru Imlek]], [[Tahun baru Korea]], dan [[Têt|Tahun baru Vietnam]]. Di tahun [[1873]], pemerintah Jepang mulai menggunakan [[kalender Gregorian]] sehingga tahun baru ikut dirayakan tanggal 1 Januari.
 
Di Jepang, penghormatan terhadap arwah leluhur dilakukan sebanyak dua kali, di musim panas sewaktu merayakan [[Obonobon]] dan di awal tahun baru. Sewaktu merayakan tahun baru, arwah leluhur dipercaya datang sebagai {{nihongo|Toshigami|年神||dewa tahun}} yang memberi berkah dan kelimpahan sepanjang tahun.
 
Tahun baru pernah digunakan untuk merayakan bertambahnya usia. Tradisi ini dilakukan semasa orang Jepang masih mengikuti cara perhitungan usia yang disebut Kazoedoshi''kazoedoshi''. Bayi dianggap sudah berumur 1 tahun sewaktu dilahirkan dan usia bertambah setahun pada tanggal 1 Januari. Di tahun [[1902]], perhitungan cara Kazoedoshikazoedoshi digantikan sistem umur bertambah sewaktu berulang tahun (''man-nenrei'') yang lazim digunakan di seluruh dunia.
 
=== Malam tahun baru ===
Hari tanggal [[31 Desember]] atau malam tahun baru disebut {{nihongo|Ōmisokaōmisoka|大晦日}}. Di malam tahun baru, orang Jepang mempunyai tradisi memakan [[soba]] yang disebut {{nihongo|Toshikoshitoshikoshi Sobasoba|年越しそば||soba melewati tahun}}.
 
Stasiun televisi di Jepang bersaing memperebutkan pemirsa dengan berbagai acara malam tahun baru. [[NHK]] mempunyai tradisi menayangkan acara ''[[Kōhaku Uta Gassen]]'', berupa kompetisi lagu antarpenyanyi terkenal yang dibagi menjadi kubu merah dan kubu putih.
 
Menjelang pukul 12 malam, genta yang terdapat di berbagai kuil agama [[Buddha]] di Jepang dibunyikan. Tradisi memukul genta menjelang pergantian tahun disebut {{nihongo|''Joyajoya no kane''|除夜の鐘}}. Genta dibunyikan sebanyak 108 kali sebagai perlambang 108 jenis nafsu jahat manusia yang harus dihalau.
 
=== Kunjungan ke kuil ===
Hari-hari di awal tahun baru ditandai dengan [[HatsumodeHatsumōde]] berupa kunjungan pertama ke kuil agama [[Shinto]] dan [[Buddha]]. Di depan kuil-kuil besar, selepas pergantian tahun sudah bisa dijumpai kerumunan orang yang menunggu pintu kuil dibuka. Doa yang disampaikan biasanya berupa harapan agar sehat dan selamat sepanjang tahun.
 
=== Makanan tahun baru ===
[[Osechi]] adalah sebutan untuk masakan istimewa yang dimakan di tahun baru. Sup [[zōni]] dari kuah [[dashi]] yang berisi [[mochi]] dan [[sayuran|sayur-sayuran]] merupakan salah satu masakan osechi. Berbagai macam lauk masakan osechi dimasak berhari-hari sebelumnya dan diatur di dalam kotak kayu bersusun yang disebut {{nihongo|''Jūbakojūbako''|重箱|}}. Toko swalayan besar sejak beberapa minggu sebelum tahun baru juga sudah membuka pemesanan osechi. Lauk pada masakan osechi biasanya sangat manis atau asin, seperti: [[kuromame]], [[tatsukuri]] (gomame), [[kombumaki]], [[kamaboko]], [[kurikinton]], [[kazunoko]], dan [[datemaki]]. Makanan tahun baru diharapkan bisa tahan lama, karena tahun baru merupakan kesempatan libur memasak bagi ibu rumah tangga di Jepang.
 
Ikan yang dimasak berbeda menurut daerahnya, di Jepang bagian timur digunakan ikan [[salem]] sedangkan di Jepang bagian barat digunakan ikan [[sunglir]] (''buri''). Beberapa daerah juga memiliki masakan khas yang tidak bisa dinikmati di tempat lain. Daerah [[Kansai]] memiliki masakan khas berupa ikan [[cod]] kering (''bōdara'') yang dimasak dengan gula pasir dan [[kecap asin|shōyu]].
 
=== Mochi ===
Acara menumbuk [[mochi]] (''mochitsuki'') merupakan salah satu tradisi menjelang tahun baru. [[Beras ketan]]Ketan yang sudah ditanak dimasukkan ke dalam [[lesung]] dan ditumbuk dengan [[alu]]. Satu orang bertugas menumbuk, sedangkan seorang lagi bertugas membolak-balik beras ketan dengan tangan yang sudah dibasahi air. Beras ketan ditumbuk hingga lengket dan membentuk gumpalan besar mochi berwarna putih.
 
Selain dimakan sebagai pengganti nasi selama tahun baru, mochi juga dibuat hiasan tahun baru yang disebut [[Kagamikagami mochi]]. Secara tradisional, kagami mochi dibuat dengan cara menyusun dua buah mochi berukuran bundar, ditambah sebuah [[jeruk]] di atasnya sebagai hiasan.
 
== Kartu pos tahun baru ==
[[Berkas:NengajoM1020.jpg|thumb|220px|Alat tulis untuk menulis kartu pos tahun baru]]
Orang Jepang mempunyai tradisi berkiriman kartu pos {{nihongo|Nengajōnengajō|年賀状||ucapan tahun baru}} yang tiba persis tanggal 1 Januari. Kartu pos ucapan tahun baru dijamin sampai ke alamat yang dituju pada tanggal 1 Januari, asalkan dikirim tidak melewati jangka waktu penerimaan yang ditetapkan kantor pos. Penerimaan kartu pos biasanya dimulai pertengahan Desember hingga beberapa hari terakhir sebelum penutupan tahun. Kantor pos membutuhkan pegawai ekstra yang direkrut dari kalangan pelajar, agar semua kartu pos bisa disampaikan tanggal 1 Januari.
 
Sebagai penghormatan terhadap orang yang meninggal, anggota keluarga yang baru ditinggalkan tidak merayakan tahun baru dan tidak mengirim kartu pos tahun baru. Sebagai gantinya, anggota keluarga yang baru ditimpa musibah mengirim kartu pos berisi pemberitahuan tidak bisa mengirim kartu pos ucapan tahun baru.
 
Setiap tahunnya, [[Kantor Pos Jepang]] memiliki tradisi mencetak kartu pos dengan tema yang berbeda-beda. Kartu pos dihiasi dengan lukisan tempat terkenal di Jepang dan gambar binatang [[Shio|zodiak Tiongkok]] untuk tahun yang baru. Kartu pos tahun baru yang diterbitkan kantor pos juga memiliki nomor [[undian]] yang diundi di awal tahun. Penerima kartu pos yang beruntung bisa memenangkan berbagai hadiah berupa barang. Selain di kantor pos, kartu pos ucapan tahun baru juga bisa dibeli di berbagai tempat. Kartu pos yang dijual di toko buku memiliki pilihan gambar yang lebih banyak, tapi sering masih perlu ditempeli [[prangko]].
 
Kartu pos ucapan tahun baru bisa ditulisi sendiri dengan berbagai pesan dan ucapan. Gambar binatang atau kalimat ucapan standar bisa ditambahkan dengan menggunakan [[stempel]] karet beraneka warna yang dijual di toko buku atau stempel yang disediakan di kantor pos. Kartu pos ucapan tahun baru sering digunakan untuk memamerkan kemampuan menulis indah bagi pengirim yang pandai menulis [[kaligrafi]]. Pemilik [[komputer pribadi]] bisa menggunakan perangkat lunak khusus untuk mencetak kartu pos. Bagi orang yang memiliki banyak kenalan dan relasi, kartu pos biasanya sudah ditulisi sejak awal bulan Desember.
[[Berkas:Otoshidama93.JPG|thumb|220px|Amplop untuk ''otoshidama'']]
 
Orang Jepang mempunyai tradisi memberikan [[angpao]] yang dikenal dengan sebutan {{nihongo|'''Otoshidamaotoshidama'''|お年玉}}. Sewaktu memberikan otoshidama untuk anak-anak, sejumlah uang kertas yang masih baru atau uang logam dimasukkan ke amplop kecil bernama ''pochibukuro'' (''otoshidama-bukuro'') yang berhiaskan aneka gambar kesukaan anak-anak. Otoshidama sangat ditunggu-tunggu anak-anak di Jepang, terutama bila memiliki paman atau bibi yang murah hati.
 
== Kesenian dan permainan ==
21.102

suntingan