Jalur kereta api Merakurak–Babat: Perbedaan revisi

Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler Suntingan seluler lanjutan
 
== Reaktivasi ==
Berdasarkan Perpres No. 80 Tahun 2019, jalur kereta api ini akan diaktifkan kembali guna mendukung pemerataan dan percepatan pembangunan di sekitar wilayah Gerbangkertosusila (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan).<ref>Lampiran Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 80 Tahun 2019 Tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Gresik – Bangkalan – Mojokerto, Surabaya – Sidoarjo – Lamongan, Kawasan Bromo - Tengger - Semeru, Serta Kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan</ref> Selain itu, rencana reaktivasi jalur ini juga tercantum dalam Rencana Induk Perkeretaapian Nasional tahun 2018.<ref>{{Citebook|title=Rencana Induk Perkeretaapian Nasional 2018|url=http://djka.dephub.go.id/uploads/201907/RIPNAS_Siap_Cetak-dikompresi.pdf|year=2018|publisher=Direktorat Jenderal Perkeretaapian}}</ref>
 
Lebih lanjut, Kementerian Investasi/BKPM telah dilakukanmenjembatani dilakukannya penandatanganan nota kesepahaman antara PT KAIKereta Api Indonesia dengan PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia pada September30 Agustus 2021 untuk mengkaji pengembangan kembali jalur ini dengan tujuan menunjang kilang minyak ''Grass Root Refinery'' (GRR) Tuban.<ref>{{Cite web|title=Revitalisasi Jalur Kereta Bersejarah, GRR Tuban Bangun Konektivitas ke Industri|url=https://kumparan.com/kumparanbisnis/revitalisasi-jalur-kereta-bersejarah-grr-tuban-bangun-konektivitas-ke-industri-1wZTelV6oLM|website=kumparan|language=id-ID|access-date=2021-10-01}}</ref><ref>{{citeweb|url=https://kontan.co.id/news/kementerian-investasi-fasilitasi-kerja-sama-pt-kai-dengan-pertamina-rosneft|title=Kementerian Investasi Fasilitasi Kerja Sama PT KAI dengan Pertamina Rosneft|website=kontan.go.id||access-date=2021-10-02}}</ref>
 
== Jalur terhubung ==
4.452

suntingan