Sabam Sirait: Perbedaan antara revisi

3.225 bita dihapus ,  7 bulan yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
(→‎Wafat: tidak sesuai referensi)
Tidak ada ringkasan suntingan
== Kehidupan awal ==
Sabam Sirait lahir 13 Oktober 1936, di [[Kota Tanjungbalai|Tanjungbalai]], [[Sumatra Utara]], anak pegawai Kementerian Pekerjaan Umum Frederick Hendra Sirait dan pedagang beras Julia Sibuea. Ayahnya kemudian menjadi salah satu pendiri [[Partai Kristen Indonesia]].<ref name=":0">{{cite web |url=http://ahmad.web.id/sites/apa_dan_siapa_tempo/profil/S/20030625-63-S_1.html |title=Apa dan Siapa: Sabam Sirait|author=PDAT|date=2004 |website=Ahmad |access-date=13 May 2019}}</ref>
 
== Pendidikan ==
* SD, Pematangsiantar (1949)
* SMP, Pematangsiantar (1952)
* SMA Nasrani Medan (1955)
* Fakultas Hukum UI, Jakarta (tidak selesai, 1960)
 
== Karier politik ==
Sabam Sirait menikah dengan Sondang Sidabutar, seorang dokter dari [[Universitas Sumatera Utara]], pada 25 Maret 1969. Pada peringatan 50 tahun pernikahan mereka di [[Balai Kartini]], Jakarta, Sabam merilis buku berjudul ''Berpolitik Bersama 7 Presiden''. Ulang tahun pernikahan tersebut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, seperti Ketua DPR [[Bambang Soesatyo]], Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia [[Yasonna Laoly]], dan Ketua DPRD DKI Jakarta [[Prasetyo Edi Marsudi]].<ref>{{cite web|last=Hariyanto|first=Ibnu|url=https://news.detik.com/berita/d-4483154/rayakan-50-tahun-pernikahan-sabam-sirait-luncurkan-buku|title=Rayakan 50 Tahun Pernikahan, Sabam Sirait Luncurkan Buku
|date=25 March 2019|website=detik.com|access-date=13 May 2019}}</ref>
 
== Wafat ==
Sabam meninggal di Rumah Sakit Siloam, [[Jakarta]], pada 29 September 2021 dalam usia 84 tahun, dua minggu sebelum ulang tahunnya yang ke-85. Penyebab kematiannya saat ini belum diketahui.<ref>{{Cite news|date=30 September 2021|title=Pendiri PDIP Sabam Sirait Meninggal Dunia|work=CNN Indonesia|url=https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210930000518-20-701288/pendiri-pdip-sabam-sirait-meninggal-dunia|access-date=30 September 2021}}</ref>
 
== Riwayat Pekerjaan ==
* Pegawai Administrasi di SMA PSKD di Jakarta (1957–1958)
* Pegawai Lembaga Administrasi Negara (LAN) di Jakarta (1958–1960)
* Anggota DPR GR / MPRS (1967–1971)
* Wakil Ketua Badan Pekerja DPR GR / MPRS (1971–1973)
* Anggota DPR RI Fraksi [[Partai Demokrasi Indonesia|PDI]] (1973–1977)
* Anggota DPR RI Fraksi PDI (1977–1982)
* Angota Dewan Pertimbangan Agung (DPA) (1983–1988)
* Angota Dewan Pertimbangan Agung (DPA) (1988–1992)
* Anggota DPR RI Fraksi PDI (Wakil Ketua Komisi I DPR RI) (1992–1997)
* Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (1999–2004)
 
== Riwayat Partai Politik ==
* Wakil Sekretaris Jendral Partai Kristen Indonesia ([[Partai Kristen Indonesia|Parkindo]]) (1961–1967)
* Sekretaris Jendral Partai Kristen Indonesia (Parkindo) (1967–1973)
* Deklarator Partai Demokrasi Indonesia (PDI) saat Fusi 10 Partai Politik (10 Jan 1973)
* Sekjen Koordinator DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI) (1973–1976)
* Sekretaris Jendral DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI) (1976–1986)
* Anggota Dewan Pertimbangan Pusat PDI Perjuangan (2005–2021)
 
== Latar Belakang ==
Sabam memulai karier politiknya ketika kuliah di Fakultas Hukum UI, Jakarta, 1958. Ia tertarik, "Karena melihat kekosongan setelah partai-partai dibubarkan [[Soekarno|Bung Karno]]." Anak pertama dari tiga bersaudara ini aktif sebagai ketua cabang [[Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia|Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI)]] Jakarta. Selain itu, rupanya, ia memang meneruskan jejak ayahnya, F.H. Sirait, pensiunan Departemen PU & T, salah seorang pendiri [[Partai Kristen Indonesia|Partai Kristen Indonesia (Parkindo)]]. Sedangkan ibunya, Julia Sibuea adalah pedagang beras
 
Sabam banyak terlibat dalam kegiatan organisasi politik. Sebelum menjabat Sekjen DPP PDI, ia Sekjen DPP Parkindo. Sebelum [[Pemilihan umum legislatif Indonesia 1982|Pemilu 1982]], ia anggota DPR-RI dengan jabatan Wakil Ketua Komisi II, dan Wakil Ketua Badan Pekerja MPR-RI.
 
Menikah dengan Sondang Br.Sidabutar, dokter lulusan [[Universitas Sumatera Utara|Universitas Sumatra Utara (USU)]], Sabam kini ayah empat anak dan delapan cucu. Kegemarannya, di samping membaca, suka berkunjung ke berbagai daerah, dan berenang.<ref>{{cite web |url=http://ahmad.web.id/sites/apa_dan_siapa_tempo/profil/S/20030625-63-S_1.html |title=Apa dan Siapa: Sabam Sirait) |last= |first= |date= |website=Ahmad |publisher= |access-date=10 Februari |quote= |archive-date=2018-01-20 |archive-url=https://web.archive.org/web/20180120222243/http://ahmad.web.id/sites/apa_dan_siapa_tempo/profil/S/20030625-63-S_1.html |dead-url=yes }}</ref>
 
== Wafat ==
6.052

suntingan