Cerita pendek: Perbedaan revisi

1.160 bita dihapus ,  2 bulan yang lalu
Membalikkan revisi 19190689 oleh 140.213.64.229 (bicara)
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler VisualEditor Menghilangkan referensi kemungkinan menambah konten tanpa referensi atau referensi keliru menambah kata-kata yang berlebihan atau hiperbolis
(Membalikkan revisi 19190689 oleh 140.213.64.229 (bicara))
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler Pembatalan Suntingan seluler lanjutan
'''Cerita pendek''' (cerpen) adalah salah satu jenis [[prosa]] yang isi ceritanya bukan kejadian nyata dan hanya dibuat-buat. Jumlah [[kata]] di dalam cerita pendek tidak lebih dari 20.000 kata.<ref>{{Cite web|last=Liputan6.com|date=2020-12-14|title=Cerpen adalah Cerita Pendek, Kenali Karakteristik dan Unsurnya|url=https://hot.liputan6.com/read/4432993/cerpen-adalah-cerita-pendek-kenali-karakteristik-dan-unsurnya|website=liputan6.com|language=id|access-date=2020-12-23}}</ref> Penulisan cerita pendek menggunakan [[gaya bahasa]] yang [[naratif]].
Bilang dulu sebelum pinjam
 
Di suatu sekolah, ada anak bernama Arkhan. Arkhan adalah anak kelas TK besar dan sering membuat Bu guru marah. Karena sering membuat Bu guru marah, Arkhan sering dipanggil tetapi tidak dimarahi.
 
Arkhan sering meminta maaf atas kesalahannya. Dia juga sering membuat teman-teman menangis. Arkhan selalu begitu dan tidak pernah kapok. Beberapa barang juga diambil oleh Arkhan. Arkhan juga terkenal sering kabur-kaburan.
 
Pada suatu hari saat pulang sekolah, Arkhan belum dijemput oleh ibunya. Kalau belum dijemput, maka belum boleh pulang. Tetapi, Arkhan sering berlari dan bersembunyi. Arkhan menghindari Bu guru dan selalu berkeliling halaman sekolah yang luas.
 
Seperti biasanya, Bu guru mencari Arkhan ke setiap sudut ruangan. Namun, Arkhan tidak ditemukan. Biasanya Arkhan bermain di taman. Begitu Bu guru kesana, Arkhan tidak ada. Sudah beberapa tempat dikunjungi, tapi tetap tidak ada tanda-tanda keberadaan Arkhan.
 
Akhirnya, Bu guru pun kelelahan dan ia istirahat di aula. Suasana segar dari angin yang keluar di kipas membuat Bu Guru tidak menyadari kalau Arkhan ada di sana.
 
“Bu Guru!” Arkhan menghambur ke arah Bu guru dan memeluknya.
 
“Arkhan kaku dari mana aja? Ibu nyariin kamu ternyata ada di sini?” Ucap Bu Guru.
 
“Iya Bu, soalnya aku masih nungguin jemputan Ibu.” jawab Arkhan.
 
“Iya, lain kali bilang dulu sama Bu guru, ya! Jadinya ibu nggak nyariin kamu.”
 
“Baik bu.” Jawa Arkhan.
 
Setelah itu, Arkhan dan Ibu guru pun ke ruang tunggu penjemputan dan Arkhan bermain beberapa puzzle. Arkhan sangat suka bermain puzzle terlebih puzzle panda milik Humaira, temannya yang dibawa akhir-akhir ini. Humaira juga belum pulang, masih menunggu jemputan
 
== Sejarah ==
4.456

suntingan