Kasus Al-Maidah 51: Perbedaan revisi

29 bita dihapus ,  4 bulan yang lalu
k
Suntingan Rayhan57 (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh 2404:C0:7550:0:0:0:BE5F:8D48
(Membalikkan revisi 17882938 oleh Gervant of Shiganshina (bicara))
Tag: Pembatalan Dikembalikan Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler Suntingan seluler lanjutan
k (Suntingan Rayhan57 (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh 2404:C0:7550:0:0:0:BE5F:8D48)
Tag: Pengembalian
Selama proses penyelidikan yang berlanjut, Ahok ditolak beberapa kali saat kunjungan kampanyenya di beberapa daerah di Jakarta. Pada Wawancara dengan media Australia, ''ABC News'', Ahok menyatakan bahwa dia tidak memiliki niat untuk menyerang para pemilih Muslim dan mengklaim penyelidikan itu adalah strategi politik yang digunakan oleh lawan-lawannya untuk mengalahkannya.<ref>https://www.liputan6.com/news/read/3322122/mengulik-kembali-perjalanan-kasus-ahok</ref>
 
Ahok dan Djarot Saiful Hidayat bersaing dengan putra mantan Presiden [[Agus Harimurti Yudhoyono]]-Sylviana Murni dan mantan Menteri Pendidikan yang dipecat Presiden Jokowi [[Anies Rasyid Baswedan]]-[[Sandiaga Salahudin Uno]] dalam pemilihan gubernur. Pada akhirnya, Ahok-Djarot kalah dari Anies-Sandi yang terpilih untuk jabatan gubernur.<ref>http://megapolitan.kompas.com/read/2017/04/20/21125081/hasil.final.real.count.kpu.anies-sandi.57.95.ahok-djarot.42.05</ref>
 
Pada tanggal 9 Mei 2017, setelah pemilihan gubernur, hakim memutuskan Ahok terbukti bersalah atas kasus penistaan agama dan menjatuhkan hukuman dua tahun penjara, sementara jaksa penuntut memutuskan untuk hukuman penjara satu tahun dengan dua tahun masa percobaan.<ref>https://www.theguardian.com/world/2017/may/09/jakarta-governor-ahok-found-guilty-of-blasphemy-jailed-for-two-years</ref> Selama persidangan vonis, seorang pendukung Ahok [[Veronica Koman]] membuat pernyataan ofensif di depan gedung pengadilan dengan mengatakan bahwa rezim Joko Widodo lebih kejam daripada masa sebelumnya.<ref>https://makassar.tribunnews.com/2019/09/05/lihat-inilah-kata-kata-veronica-koman-saat-bela-ahok-serang-jokowi-mendagri-tjahjo-kumolo-marah</ref>