Oxisol: Perbedaan revisi

968 bita ditambahkan ,  4 bulan yang lalu
Menambahkan isi
(Menambahkan isi)
'''Oxisol''' adalah bagian dari jenis [[tanah]] marjinal yang sudah mengalami [[pelapukan]] lanjut serta tua, memiliki persebaran luas yakni 7,5 % luas permukaan [[bumi]] atau sekitar kurang lebih 9,8 juta km persegi. Oxisol memiliki faktor pembatas, seperti rendahnya tingkat kesuburan alami yang disebabkan karena kandungan bahan organik yang sedikit, kelarutan [[mineral]] [[besi]] dan [[Aluminium|alumunium]] yang tinggi, pH yang cukup masam, serta keadaan fiksasi P dan rendahnya KTK.<ref>{{Cite journal|last=Irwan Darfis|first=Herviyanti|date=2012/Juli|title=Perbaikan Sifat Kimia Oxisol dengan Pemberian Bahan Humat dan Pupuk P untuk
Meningkatkan Serapan Hara dan Produksi Tanaman Jagung|url=file:///C:/Users/Windows/Downloads/13-206-1-PB.pdf|journal=Jurnal Solum|volume=Vol. IX No. 2|pages=51-60}}</ref>
 
 
Oxisol ini berupa tanah mineral yang mengandung banyak oksidasi besi serta alumunium. Tanah ini mengandung sebagian besar tanah-tanah yang dahulu dikenal dengan sebutan laterit, ground water laterite, dan latasol.<ref>{{Cite journal|last=Basyirah Simbolon|first=Hana|date=2018|title=PEMBENAHAN SIFAT FISIKA TANAH OXISOL DENGAN PERLAKUAN KOMPOS|url=http://download.garuda.ristekdikti.go.id/article.php?article=1435049&val=4140&title=PEMBENAHAN%20SIFAT%20FISIKA%20TANAH%20OXISOL%20DENGAN%20PERLAKUAN%20KOMPOS%20REVAMPING%20THE%20PHYSICAL%20PROPERTIES%20OF%20OXISOL%20SOIL%20WITH%20COMPOST%20TREATMENT#:~:text=Oxisol%20adalah%20tanah%20mineral%20yang,sekitar%20khatulistiwa%20(intertropical%20region).|journal=Rekayasa Pangan dan Pert|volume=Vol.6 No. 1|pages=49-56}}</ref>
 
== Pembentukan ==
Tanah oxisol yang mempunyai hirison oksik yang tebal, mengalami proses pelapukan dalam waktu yang lama hingga menyebabkan pelindian basa serta silika, penimbunan oksida besi dan alumunium, serta pembentukan lempung kaolinit. Proses pembentukan oxisol utamanya ialah pada proses desilikasi serta konsentrasi besi bebas dan gibsit. Hal tersebut memengaruhi jenis mineral menjadi mudah lapuktermasuk di dalamnya mineral liat.<ref name=":0" />
 
== Ciri-Ciri ==
Tanah oxisol memiliki warna merah hingga kuning, kondisi tersebut yang menyebabkan tanah oxisol dikenal dengan sebutan tanah merah. Tanah oxisol mempunyai konsistensi gembur yang stabilitas agregatnya kuat. Unsur hara serta kandungan mineralnya rendah sebab telah mengalami pencucian serta pelapukan yang lanjut. Akibat pencucian silikat, mengalami penumpukan relative sekswioksidaseskuioksida dari dalam tanah. Umumnya tanah oxisol juga mempunyai horison kambik dan epipedon kambrik yang kejenuhan basanya kurang dari 50%. Kadar liat yang ada dalam tanah adalah lebih dari 60% yang menyebabkannya menjadi berbentuk gembur, gumpal, serta warna tanahnya selaras dengan berbagai batas horison yang kabur.<ref name=":0">{{Cite web|date=2016-10-13|title=Tanah Oxisol : Pengertian, Ciri-ciri, Sifat Fisik dan Potensinya|url=https://ilmugeografi.com/ilmu-bumi/tanah/tanah-oxisol|website=IlmuGeografi.com|language=id-ID|access-date=2021-09-10}}</ref>
 
== Sifat Fisik ==
Secara umum tanah oxisol tidak mempunyai sifat fisik pembatas di pertumbuhan tanaman. Tanah oxisol mengalami perkembangan lanjut oleh karenanya memiliki tekstur liat. Karena partikel liat tersebut, tanah oxisol membentuk agregat mikro sangat kuat sehingga memiliki sifat fisik seperti pasir. Kandungan besi memiliki fungsi sebagai perekat serta pengikat partikel tanah sehingga tidak mudah hancur karena erosi ataupun tetesan air hujan yang sampai ke permukaan tanah.<ref name=":0" />
 
== Potensi ==
29

suntingan