Sutiaji: Perbedaan revisi

133 bita ditambahkan ,  2 bulan yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
Santri lulusan Madrasah Aliyah Negeri, Yayasan Pondok Pesantren Bahrul ‘Ulum Tambakberas, Jombang, tempat lahirnya tokoh-tokoh nasional, seperti KH [[Abdul Wahab Hasbullah|Wahab Hasbullah]] (penggerak NU), KH [[Muhammad Wahib Wahab|Wahib Wahab]] (Menteri Agama RI 1959-1962), dan [[Abdurrahman Wahid|KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur]].
 
Dia melanjutkan kuliah di Fakultas Tarbiyah IAIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan aktif di organisasi [[Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia|Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII)]]. Setelah lulus kuliah, Sutiaji sempat sowan ke [[Pondok Pesantren Bahrul Ulum|Ponpes Bahrul Ulum, Tambakberas]].
 
Ketika itu Pimpinan Majelis Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul ‘Ulum, KH. [[Nadjib Wahab|Najib Wahab]], berpesan “Jogoen lan ramuten adik-adikmu sing ono ning Malang”. Sutiaji diminta membimbing alumni Bahrul ‘Ulum yang melanjutkan studi ke Kota Malang.
 
KH Najib Wahab juga berpesan agar Sutiaji tetap berpegang teguh pada kaidah pesantren, yakni “Melestarikan serta mengkombinasikan tradisi klasik yang baik dan relevan dengan tradisi modern yang lebih baik”.
Karier organisasi Sutiaji berlanjut di lingkungan Nahdlatul Ulama, diawali sebagai sekretaris MWC NU Lowokwaru, lalu menjadi wakil sekretaris NU Cabang Kota Malang, dan akhirnya menempati posisi wakil ketua NU Cabang Kota Malang (2011-2016).
 
Untuk karier politik, Sutiaji dipercaya menjadi wakil ketua DPC PKB Kota Malang 2013-2018, dan amanah berlanjut menjadi Ketua Fraksi PKB di DPRD Kota Malang. Melalui partai ini pula dia mencalonkan diri sebagai wakil wali kota Malang bersama HM Anton, berkoalisi dengan [[Partai Gerakan Indonesia Raya|Partai Gerindra]]., hingga Anton–Sutiaji berhasil menjadi wali kota dan wakil wali kota Malang periode 2013-2018.
 
Ia menjabat sebagai Wakil Wali Kota Malang sejak [[13 September]] [[2013]] setelah dilantik [[Gubernur Jawa Timur|Gubernur]] [[Jawa Timur]], [[Soekarwo|H. Soekarwo]] dalam sidang paripurna istimewa DPRD Kota Malang.<ref>http://regional.kompas.com/read/2013/09/13/1124253/Lantik.Wali.Kota.Malang.Ini.Pesan.Gubernur.Jatim.</ref> Beliau ditetapkan bersama [[Mochamad Anton]] sebagai pemenang [[Pemilihan umum Wali Kota Malang 2013]] oleh KPU Kota Malang setelah mengalahkan kelima pasangan calon lainnya. Mereka diusung oleh [[Partai Gerindra]] dan [[PKB]].
{{Kepala daerah di Jawa Timur}}
{{Kepala daerah petahana Indonesia|walikota}}
[[Kategori:Alumni UIN Maulana Malik Ibrahim Malang]]
 
[[Kategori:Tokoh Jawa]]
[[Kategori:Tokoh Jawa Timur]]
[[Kategori:Tokoh dari Lamongan]]
[[Kategori:Tokoh dari Malang]]
[[Kategori:Alumni UIN Maulana Malik Ibrahim Malang]]
[[Kategori:Tokoh Nahdlatul Ulama]]
[[Kategori:Alumni PMII]]
[[Kategori:Politikus Indonesia]]
[[Kategori:Politikus Partai DemokratKebangkitan Bangsa]]
[[Kategori:Politikus Partai Demokrat]]
[[Kategori:Wali Kota Malang]]
[[Kategori:Wakil Wali Kota Malang]]
[[Kategori:Politikus Indonesia]]
[[Kategori:Politikus Partai Demokrat]]