Darwin, Wilayah Utara: Perbedaan revisi

1 bita ditambahkan ,  2 bulan yang lalu
 
Suhu udara ekstrem yang pernah tercatat di stasiun cuaca Bandara Internasional Darwin mencatat rekor suhu udara tertinggi yaitu 38,9°C yang bertepatan dengan "''build-up season''" yaitu pada tanggal 18 Oktober 1982 dan rekor suhu udara terendah yaitu 10,4°C pada tanggal 29 Juli 1942.<ref name="DarwinAirportAWS"/>
 
Musim penghujan di Darwin biasanya diasosiasikan dengan [[siklon tropis]] dan angin musonmonsun basah.<ref>{{cite web | title = Information about Darwin | publisher = Charles Darwin University | url = http://www.cdu.edu.au/studyabroad/services.html#climate | access-date = 15 Juli 2008 | archive-url = https://web.archive.org/web/20080724032835/http://www.cdu.edu.au/studyabroad/services.html#climate | archive-date = 24 Juli 2008 | url-status = dead }}</ref> Seperti sebagian besar wilayah selatan Indonesia, sebagian besar curah hujan di wilayah Darwin terjadi pada periode Desember hingga Maret, Di musim penghujan, tingkat kelembapan rata-rata di Darwin dapat mencapai angka 70% di bulan terbasah.<ref name="DarwinAirportAWS"/> Meskipun tidak setiap hari hujan di saat musim penghujan, cuaca berawan hingga berawan tebal merupakan hal yang umum terjadi selama musim penghujan. Bulan Januari adalah bulan dengan cuaca paling berawan, karena rerata penyinaran matahari yang kurang dari 6 jam. Curah hujan harian tertinggi di wilayah Darwin berdasarkan data Biro Meteorologi Australia adalah ±367 mm per hari pada tanggal 16 Februari 2011 yang disebabkan oleh terjangan Siklon Carlos.<ref>{{cite web | title = Cyclone Carlos bears down on Darwin | publisher=Weatherzone |url=http://www.weatherzone.com.au/news/cyclone-carlos-bears-down-on-darwin/16392 | access-date =16 Februari 2011 }}</ref> Bulan Februari 2011 juga merupakan bulan terbasah kota Darwin dengan jumlah curah hujan bulanan adalah 1.110,2 mm per bulan.<ref name="DarwinAirportAWS"/>
 
Bulan terpanas di wilayah Darwin adalah bulan Oktober dan November yang merupakan bulan-bulan menuju puncak musim penghujan. [[Indeks panas]] di bulan-bulan ini kadang dapat mencapai 45°C, meskipun suhu udara yang sebenarnya hanya 35°C, hal tersebut disebabkan oleh tingkat kelembapan yang juga tinggi mengakibat suhu udara terasa lebih panas daripada nilai aslinya. Oleh karena musim kemaraunya yang kering dan panjang, kota Darwin memiliki rata-rata jam penyinaran matahari tertinggi kedua di Australia setelah [[Perth]], yakni 8,6 jam dengan periode penyinaran matahari paling banyak terjadi antara bulan April hingga November. Pada pertengahan Oktober dan pertengahan Februari, matahari melintas tepat di atas wilayah kota Darwin.<ref>{{cite web|url=http://www.science.org.au/nova/005/005act02.htm|title=Direct solar energy|publisher=Australian Academy of Science|url-status=dead|archive-url=https://web.archive.org/web/20120629223440/http://science.org.au/nova/005/005act02.htm|archive-date=29 Juni 2012}}</ref>