Kongkang kolam: Perbedaan revisi

696 bita ditambahkan ,  2 bulan yang lalu
k
+pics, refs
k (→‎Pemerian: typo)
k (+pics, refs)
 
{{Taxobox | color = pink
| name = Kongkang Kolam
| image = Hylarana_chalconota,_Dramaga,_Bogor,_29042017Chalcor chalcon 210727-124642 tdp.jpg
| image_width = 250px
| image_caption = Kongkang kolam, ''Chalcorana chalconota''<br />jantan; dari [[DramagaCihideung Ilir, Ciampea, Bogor|DramagaCihideung Hilir]], [[Kabupaten Bogor]]
| status = LC | status_system = IUCN3.1
| status_ref = <ref name=IUCN>{{cite iucn | author = IUCN SSC Amphibian Specialist Group | title = ''Chalcorana chalconota'' | volume= 2018 | page = e.T78934311A78934546 | year = 2018 | doi = 10.2305/IUCN.UK.2018-2.RLTS.T78934311A78934546.en }}</ref>
 
== Pemerian ==
[[Berkas:RanaHylarana chalconchalconota, 060615Dramaga, 7437Bogor, jbti ed resize29042017.jpg|jmpl|kiri|180px|''C. chalconota'' betina,bertengger di tepiatas airdaun sungaipakis]]
Kodok yang berukuran kecil sampai agak besar; panjang tubuh hewan jantan antara 33,8-49,8 [[milimeter|mm]] SVL (''snout-to-vent'', dari ujung moncong hingga ke anus), sedangkan betinanya antara 49,3–73,1 mm.<ref name=inger/> Kepala menyegitiga, dengan moncong meruncing dan timpanum (gendang telinga) yang sedikit melekuk ke dalam dibandingkan permukaan pelipisnya. Lebar kepala dibandingkan panjang tubuh (HW/SVL) adalah sekitar 0,28–0,33 pada yang jantan, dan 0,30–0,33 pada betinanya.<ref name=inger/> Diameter gendang telinganya adalah sekira 0,088–0,129 (jantan) dan 0,07–0,08 (betina) dari panjang tubuh.<ref name=inger/> Gendang telinga berwarna kecokelatan.<ref name=dti>{{aut|[[Djoko Iskandar|Iskandar, D.T.]]}} (1998). ''Amfibi Jawa dan Bali''. Bogor: Puslitbang Biologi LIPI.</ref>
[[Berkas:Rana chalcon 060615 7437 jbti ed resize.jpg|jmpl|kiri|180px|''C. chalconota'' betina, di tepi air sungai]]
[[Berkas:Chalcor chalcon 060616-7624 jbrti.jpg|jmpl|kiri|180px|''C. chalconota'' jantan, dengan selaput kaki kemerahan]]
Kodok yang berukuran kecil sampai agak besar; panjang tubuh hewan jantan antara 33,8-49,8 [[milimeter|mm]] SVL (''snout-to-vent length'', dari ujung moncong hingga ke anus), sedangkan betinanya antara 49,3–73,1 mm.<ref name=inger/>{{rp|130}} Kepala menyegitiga, dengan moncong meruncing dan timpanum (gendang telinga) yang sedikit melekuk ke dalam dibandingkan permukaan pelipisnya. Lebar kepala dibandingkan panjang tubuh (HW/SVL) adalah sekitar 0,28–0,33 pada yang jantan, dan 0,30–0,33 pada betinanya.<ref name=inger/>{{rp|130}} Diameter gendang telinganya adalah sekira 0,088–0,129 (jantan) dan 0,07–0,08 (betina) dari panjang tubuh.<ref name=inger/>{{rp|130}} Gendang telinga berwarna kecokelatancokelat tua.<ref name=dti>{{aut|[[Djoko Iskandar|Iskandar, D.T.]]}} (1998). ''Amfibi Jawa dan Bali''. Bogor: Puslitbang Biologi LIPI.</ref>{{rp|66}}
 
Mata besar menonjol dan tubuh umumnya ramping. Kulit punggung kasar membutir (granular) pada hewan betina, dan dengan banyak bintil halus pada yang jantan.<ref name=dtiinger/>{{rp|130}} Terdapat sepasang lipatan kulit dorsolateral yang sempit di kanan kiri punggung. Punggung dengan atau tanpa bintik-bintik agak besar berwarna gelap.<ref name=inger/>{{rp|130}}
 
Kaki panjang dan ramping, dengan selaput renang penuh hingga ke ujung, kecuali pada ujung jari keempat (jari terpanjang). Betis (''tibia'') kira-kira 0,50–0,60 panjang tubuh SVL.<ref name=inger/>{{rp|130}} Proporsi kaki ini termasuk pendek dalam [[genus|marga]] ''[[Chalcorana]]''.<ref name=inger/>{{rp|130}} Jari-jari tangan dan kaki dengan ujung yang melebar serupa cakram.<ref name=dti/>{{rp|66}} Lengan atas dengan kelenjar lengan (''humeral gland'') yang besar dan menonjol, terlihat dari balik kulit; tidak ada kerabatnya yang lain yang memiliki ciri serupa.<ref name=inger>{{aut|[[Robert F. Inger|Inger, R.F.]], B.L. Stuart, & [[Djoko Iskandar|D.T. Iskandar]]}} (2009). [https://academic.oup.com/zoolinnean/article-pdf/155/1/123/16615314/j.1096-3642.2008.00440.x.pdf "Systematics of a widespread Southeast Asian frog, ''Rana chalconota'' (Amphibia: Anura: Ranidae)"]. ''Zoological Journal of the Linnean Society'' '''155''': 123–147.</ref>{{rp|130}}
 
Warna tubuh berubah-ubah. Dorsal (pada fase terang) sering berwarna krem kekuningan, atau kehijauan. Sisi tubuh (lateral) keputihan, kekuningan atau hijau kekuningan terang. Pada fase gelap, kebanyakan berwarna coklat atau coklat gelap berbintik-bintik hitam bulat,<ref name=hk/>{{rp|27}} lk. 1-2 mm diameter, dengan letak tak beraturan. Terdapat sepasang lipatan dorsolateral yang agak samar di punggung. Ventral (sisi bawah tubuh) putih telur berbintik atau bernoda kecoklatan, ''terutama di sekitar dagu''. Kulit ventral halus licin, sedangkan kulit dorsal berbintil-bintil halus.<ref name=hk>{{aut|[[Hellen Kuniati|Kurniati, H.]]}} (2003). ''Amphibians and reptiles of Gunung Halimun National Park, West Java, Indonesia''. Bogor: Research Center for Biology - LIPI.</ref>{{rp|27}}
[[Berkas:Rana chalcon 060615 7437 jbti ed resize.jpg|jmpl|kiri|''C. chalconota'' betina, di tepi air sungai]]
Warna tubuh berubah-ubah. Dorsal (pada fase terang) sering berwarna krem kekuningan, atau kehijauan. Sisi tubuh (lateral) keputihan, kekuningan atau hijau kekuningan terang. Pada fase gelap, kebanyakan berwarna coklat atau coklat gelap berbintik-bintik hitam bulat, lk. 1-2 mm diameter, dengan letak tak beraturan. Terdapat sepasang lipatan dorsolateral yang agak samar di punggung. Ventral (sisi bawah tubuh) putih telur berbintik atau bernoda kecoklatan, ''terutama di sekitar dagu''. Kulit ventral halus licin, sedangkan kulit dorsal berbintil-bintil halus.
 
''Bibir atas perakputih kekuningan[[mutiara]]'',<ref name=hk/>{{rp|27}} dilanjutkan dengan satu atau beberapa bintik perak hingga di atas lengan. ''Pipi dengan warna coklat gelap'', yang makin muda ke belakang; timpanum kecokelatan. Kaki sering ''dengan warna kemerahan'' pada sisi bawah,<ref name=dti/>{{rp|62,}}<ref name=hk/>{{rp|27}} sekitar persendian, dan pada selaput renang. Setengahnya memiliki warna belang-belang pada kaki; sisi belakang paha berwarna cokelat gelap dengan bulatan-bulatan yang berwarna lebih terang, yang tidak begitu jelas terlihat.<ref name=inger/>{{rp|130}}
 
== Kebiasaan dan Penyebaran ==
Kodok betina kerap didapati di malam hari di atas batu, dan kadang-kadang pula di sesemakan, dekat badan air. Kodok ini memangsa [[serangga]] dan [[laba-laba]].
 
[[Berudu]] kongkang kolam berwarna kehijauan, kekuningan, dan kadang-kadang jingga, dengan tiga garis hitam yang berpusat di mata.<ref name=dti/>{{rp|67}} Berudu ini tinggal pada air tenang atau yang menggenang.
 
''C. chalconota'' menyebar di [[Sumatra Selatan]], [[Lampung]], [[Jawa]] dan [[Bali]].<ref name=dti/><ref name=inger/><ref name=asw/>
6.365

suntingan