Devaluasi: Perbedaan antara revisi

879 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
k
menambahkan isi artikel dan referensi
(menambahkan isi artikel dan referensi)
k (menambahkan isi artikel dan referensi)
== Sistem kurs tetap ==
Pemerintah suatu negara atau [[bank sentral]] dapat menetapkan [[Nilai tukar|kurs]] secara resmi dalam sistem kurs tetap. Dalam penetapan ini, bank sentral atau pemerintah akan selalu melakukan intervensi secara aktif. Tujuan intervensi ini adalah untuk menjaga nilai kurs yang telah ditetapkan selalu pada kondisi yang stabil. Bank sentral atau pemerintah akan melakukan kegiatan [[revaluasi]] atau [[devaluasi]] ketika kurs resmi dapat membahayakan [[sistem perekonomian]] negara. Cara yang dilakukan umumnya adalah [[pinjaman]] asing, pengetatan [[keuangan]], pengendalian [[harga]] dan [[upah]], serta pembatasan aliran [[modal]] keluar.<ref>{{Cite book|last=Kartawinata, dkk.|date=2014|url=https://www.researchgate.net/profile/Aditya-Wardhana/publication/327068991_Bisnis_Internasional/links/5b76628e92851ca65064f0dc/Bisnis-Internasional.pdf|title=Bisnis Internasional|location=Bandung|publisher=PT. Karya Manunggal Lithomas|isbn=978-602-99118-7-9|pages=39|url-status=live}}</ref>
 
== Pembentukan ==
Devaluasi dapat terjadi ketika terjadi perbedaan kurs antar mata uang. Perbedaan ini umumnya timbul karena mata uang suatu negara yang tidak diperdagangkan secara bebas. Ketidakbebasan ini umumnya disebabkan oleh adanya kebijakan restriksi oleh pemerintah suatu negara. Mata uang ini kemudian akan dijual tidak resmi. Proses penjualannya dapat melalui [[pasar gelap]] maupun pasar selain pasar gelap. Potensi terjadinya devaluasi meningkat ketika kurs resmi dan kurs pasar gelap mengalami perbedaan yang tinggi. Perbedaan ini juga kadang disertai dengan depresiasi.<ref>{{Cite book|last=Sriyono dan Herlinda Maya Kumalasari|date=2020|url=http://eprints.umsida.ac.id/8379/1/FULL%20BUKU%20AJAR%20SRIYONO%20%26%20HERLINDA.pdf|title=Buku Ajar Keuangan Internasional|location=Sidoarjo|publisher=Umsida Press|isbn=978-623-6833-33-9|pages=101|url-status=live}}</ref>
 
== Kasus ==
315

suntingan