MetroTV: Perbedaan revisi

250 bita ditambahkan ,  5 bulan yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
| slogan = ''Knowledge to Elevate''
| picture format = [[1080i]] [[HDTV]] [[16:9]]<br/>{{small|(diturunkan menjadi [[576i]] [[16:9]] untuk feed [[SDTV]])}}
| sister names = [[RCTI]] (2000–2003)<br />[[antvGTV (Indonesia)|ANTVGlobal TV]] (2002–2006)<br />[[GTV (Indonesia)antv|Global TVANTV]] (2002–20062003–2006)<br />[[Trans TV]] (2003-2006)<br />[[Papua TV|TVMP]] (2007–2009)<br />[[Celebes TV]] (2011–2013)<br />[[Magna Channel]] (2020–sekarang)<br />[[BNTV]] (2020–sekarang)
| availability = Nasional
| terr serv 1 = [[Televisi analog|Analog]] dan [[televisi digital|digital]]
|language=[[Bahasa Indonesia]] {{small|(utama)}}<br/>[[Bahasa Inggris]] {{small|(sekunder)}}<br/>[[Bahasa Mandarin]] {{small|(sekunder)}}|country={{flagcountry|Indonesia}}}}
 
'''MetroTV''' adalah sebuah [[jaringan televisi]] [[swasta]] berita yang berkedudukan di [[Indonesia]]. MetroTV didirikan oleh PT Media Televisi Indonesia, resmi mengudara sejak 25 November 2000 di [[Jakarta]]. Pada awalnya didirikan sebagai perusahaan [[Perusahaan patungan|patungan]] antara [[Media Group]] dan [[Global Mediacom|Bimantara Citra]], sejak Oktober 2003 MetroTVantara [[Media Group]] dan [[Bakrie Group]], sejak Oktober 2006 MetroTV seluruhnya dimiliki oleh Media Group; yang juga memiliki harian ''[[Media Indonesia]]'' dan ''[[Lampung Post]]''.
 
== Sejarah ==
[[Berkas:Media Group Office.jpg|jmpl|kiri|Gedung [[Media Group]] di [[Kebon Jeruk, Jakarta Barat|Kebon Jeruk]], [[Kota Administrasi Jakarta Barat|Jakarta Barat]].]]
[[Berkas:MetroTV 2000.svg|jmpl|kiri|Logo pertama MetroTV (25 November 2000-20 Mei 2010)]]
PT Media Televisi Indonesia merupakan [[anak perusahaan]] dari [[Media Group]], suatu kelompok usaha media yang dipimpin oleh [[Surya Paloh]] yang juga memiliki [[surat kabar]] ''[[Media Indonesia]]'', dan [[Global Mediacom|Bimantara Citra]], kelompok usaha yang dipimpin oleh [[Bambang Trihatmodjo]] dan memiliki [[stasiun televisi]] [[RCTI]] serta [[Bakrie Group]] kelompok usaha yang dipimpin oleh [[Aburizal Bakrie]] dan memiliki [[stasiun televisi]] [[Antv|ANTV]] dan [[Trans TV]] bersama dengan [[GTV (Indonesia)|Global TV]]; dengan kepemilikan masing-masing 75% dan 25%. PT Media Televisi Indonesia memperoleh izin penyiaran atas nama "MetroTV" pada tanggal 25 Oktober 1999, dan diresmikan pada [[25 November]] [[2000]].
 
Pada tanggal 1 April 2001, MetroTV mulai mengudara selama 24 jam, menjadikan MetroTV sebagai stasiun televisi berita pertama di Indonesia, sekaligus yang pertama bersiaran 24 jam. Pada awalnya, stasiun ini beroperasi dengan hanya mengandalkan 280 orang. Seiring perkembangan dan kebutuhan, MetroTV mempekerjakan lebih dari 900 orang, sebagian besar di ruang berita dan daerah produksi.