Kivlan Zen: Perbedaan revisi

1.751 bita ditambahkan ,  4 bulan yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
|party =
|relations = [[Rahmiana Zein]] (adik)
|spouse = Ny. Dwitularsih Sukowati
|children =
|residence =
Kivlan Zen lahir pada 24 Desember 1946 di [[Kota Langsa]], Aceh, dari keluarga perantau [[Orang Minang|Minangkabau]]. Semasa jadi pelajar ia juga aktif dalam organisasi KAPPI (Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar Indonesia). Ia masuk [[Akademi Militer]] (Akmil) setelah lulus [[SMA]] pada tahun 1965. Ia merupakan alumni Akmil angkatan tahun 1971. Adiknya, [[Rahmiana Zein]] adalah guru besar Kimia di [[Universitas Andalas]], Padang, Sumatra Barat.<ref name="Gatra/jaist.ac.jp">{{cite web|url=https://www.jaist.ac.jp/~rac/pub/kanigara/id/Home/rahmiana.htm|title=Rahmiana Zein, Penemu Teknik Pemisahan Cairan dalam Kecepatan Tinggi|author=|date=|work=|publisher=''[[Gatra]]/jaist.ac.jp''|accessdate=30-5-2021}}</ref>
 
== Karier Militer==
Perjalanan karier Kivlan terbilang mulus, untuk naik ke [[brigadir jenderal]] dari posisi [[kolonel]], dia hanya butuh waktu 18 bulan. Sebelumnya karier Kivlan sempat tersendat, pangkat [[mayor]] sempat disandangnya selama enam tahun dan [[letnan kolonel]] baru dia dapatkan setelah tujuh tahun saat dia bertugas di [[Timor Timur]]. Sedangkan pangkat kolonel baru didapatnya pada tahun 1994. Karier puncaknya dia dapatkan sampai jabatan Kepala Staf Kostrad dengan pangkat mayor jenderal dimasa peralihan dari [[Orde Baru]] ke [[Orde Reformasi]]. Setelah itu bintangnya pun meredup seiring berubahnya angin politik di Indonesia.
 
===Gagal Pendidikan Komando===
Selepas lulus dari [[Akademi TNI|AKABRI]] tahun 1971, diberangkatkan masuk organik [[Kopassus]] dan menjalani latihan Komando bersama beberapa lulusan [[Akademi TNI|AKABRI]] tahun 1970 seperti [[Subagyo Hadi Siswoyo|Letda Inf Subagyo Hadi Siswoyo]] (Jenderal TNI Purn), [[Muchdi Purwoprandjono|Letda Inf Muchdi Purwoprandjono]] (Mayjen TNI Purn), [[Slamet Kirbiantoro|Letda Inf Slamet Kirbiantoro]] (Mayjen TNI Purn). Latihan komando di Batujajar berlangsung sangat berat. Dalam sebuah latihan survival di Cikole, Letda Inf Kivlan dan beberapa teman antara lain [[Hadi Utomo|Letda Inf Hadi Utomo]] (Kolonel Inf Purn) tertangkap pelatih menyembunyikan makanan yang dibeli dari luar. Komandan Latihan Mayor Inf Muhadi marah besar, dan mengancam akan tidak meluluskan mereka bila mengulangi perbuatan itu lagi.
 
Long March dari Tangkuban Perahu ke Cilacap dilanjutkan. Namun apes lagi, [[Hadi Utomo|Letda Inf Hadi Utomo]] (Kolonel Inf Purn) ketangkap belanja di warung. Hukuman sudah menantinya. Letda Inf Kivlan yang tidak ikutan belanja kena getahnya, dan mereka berdua dinyatakan tidak lulus dalam pendidikan Komando.
 
Dengan berat hati, Kivlan kembali ke markas [[Kopassus]] di Cinjantung, memakai baret merah tanpa wing Komando. Kivlan bertemu seniornya [[Mulchis Anwar|Kapten Inf Muchlis Anwar]] (Mayjen TNI Purn.) yang memberi nasihat agar tidak kecil hati. Ia disarankan agar pindah ke [[Kodam]] yang ada operasi militernya untuk pengembangan karirnya. Dan Akhirnya Letda Inf Kivlan ditempatkan di [[Batalyon Infanteri 753|Yonif 753/Arga Vira Tama]] [[Kodam XVII/Cenderawasih]].
 
== Riwayat pendidikan ==
== Riwayat jabatan Militer ==
{{col|2}}
; [[Letnan Dua]] s/d [[Kapten]]
* Danton Akabri darat
* Danton KI-B Yonif-753/Arga Vira Tama Dam XVII/Cenderawasih
* Dan Latsus Dodik XX
* Karo Binpers
; [[Mayor]]
* Danden Banmin Brigif Linud-18/Trisula
* Kasi-2/Ops Brigif Linud-18/Trisula
* Wadan Yonif Brigif Linud-18/Trisula
; [[Letnan Kolonel]]
* Danyonif-303/Setia Sampai Mati Brigif-13/ Galuh Kostrad
* Pabadya Binkar Spers Kostrad
* Pamen Kostrad (Dik Seskoad)
* Pabadya-1/Renev PBN-V Srenad
; [[Kolonel]]
* Dan Brigif-6/Tri Sakdi Baladaya
* Danmen Candra Dimuka Akmil
; [[Brigadir Jenderal]]
* Kasdivif-1 Kostrad
* Dan Kontingen Garuda/Filipina
* Kasdam VII/Wirabuana
; [[Mayor Jenderal]]
* Pang Divif-2/Kostrad
* Kaskostrad
Pengguna anonim