Hidangan Meksiko: Perbedaan revisi

1 bita dihapus ,  13 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
 
Saat penakluk dari Spanyol atau ''[[conquistador]]'' tiba di ibu kota [[Meksiko]] yaitu [[Tenochtitlan]] (kini [[Kota Meksiko]]), mereka mendapati penghuni asli di sini mempunyai diet berdasarkan jagung, herba dan kacang-kacangan. Setelah itu, pihak penjajah ini telah menambah makanan dari negara mereka seperti beras, daging dan anggur. Kemudian, ''conquistador'' menambah lagi makanan setempat pra-Columbia (termasuk [[cokelat]], [[jagung]], [[tomat]], dan [[vanila]]) dengan nasi, daging, dan [[anggur (minuman)|anggur]] yang mereka bawa dari Spanyol.
 
Kebanyakan masakan Meksiko masa kini berdasarkan tradisi [[Pribumi Amerika]], termasuk [[Aztek]] dan [[Maya]], digabung dengan tren masakan yang diperkenalkan oleh kolonis Spanyol. ''Quesadilla'' yang terkenal, sebagai contoh, adalah [[tortilla]] jagung dengan [[keju]], [[daging lembu]], [[ayam]], ''[[khinzir]]'', dan lain-lain. Makanan seperti ini biasanya berwarna-warni disebabkan oleh pelbagai sayuran (antaranya [[cabai merah]], [[caba icabai hijau]], [[brokoli]], [[bunga kubis]], dan ''radishes'') dan daging dalam makanan Meksiko.
 
Makanan Meksiko berbeda menurut [[wilayah]] sebab perbedaan [[etnis]] dan pengaruh [[Spanyol]] yang berbeda dari satu kaum ke kaum yang lain di Meksiko. Bagian utara Meksiko terkenal dengan pengeluaran dagingnya dan hidangan berunsurkan daging; sedangkan di tenggara Meksiko terkenal dengan makanan sayurannya yang pedas dan makanan berunsurkan ayam.
226

suntingan