Kurban (Islam): Perbedaan antara revisi

2.491 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
Penambahan kajian tanya jawab seputar persoalan kurban
(→‎Menyembelih di waktu siang atau malam?: Terdapat saltik kkurban diubah menjadi kurban)
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
(Penambahan kajian tanya jawab seputar persoalan kurban)
{{Islam-stub}}
 
== Persoalan Seputar Kurban (Islam) ==
Di Indonesia sendiri, kurban merupakan suatu ibadah yang patut diperhatikan mengenai kriteria dan ketentuannya. Berikut persoalan-persoalan kurban yang seringkali menjadi perdebatan khususnya di Indonesia. Tanya jawab ini diambil dari sumber yang kredibel. Untuk tanya jawab selengkapnya bisa dibaca di sini: [https://www.abusyuja.com/2021/07/tanya-jawab-seputar-kurban-dan-akikah.html Tanya Jawab Seputar Kurban]
 
=== Berkurban sekaligus akikah ===
Secara garis besar, hukumnya khilaf. Ada yang mengatakan sah tetapi ada juga yang mengatakan tidak sah. Di dalam kitab ''Busyral al-Karim'' dijelaskan, ''“Jika satu kambing diniatkan untuk akikah dan kurban, maka menurut al-Ramli keduanya bisa hasil. Menurut Ibnu Hajar, keduanya tidak bisa hasil. Sebab, masing-masing ibadah memiliki tujuan tersendiri. Dan tujuan kurban adalah jamuan umum. Sedangkan tujuan akikah adalah jamuan khusus. Dan masih banyak perbedaan lainnya.”'' '''(Busyral al-Karim, Juz 2: 129)'''
 
=== Berkurban untuk orang yang sudah meninggal ===
Menurut satu pendapat hukumnya boleh dan sah. Karena kurban termasuk sedekah yang pahalanya bisa sampai pada orang yang meninggal. Sedangkan hukum memakannya khilaf. Menurut Ibnu Hajar haram. Sedangkan menurut Imam al-Subki boleh.
 
Di dalam kitab ''Mughni al-Muhtaj'' dijelaskan, ''“Tidak ada kurban untuk orang mati yang tidak berwasiat kurban. Jika berwasiat, boleh berkurban untuknya. Pendapat lain mengatakan, mutlak sah berkurban untuk orang mati. Karena kurban termasuk jenis sedekah. Sedangkan sedekah hukumnya sah untuk orang mati dan bisa bermanfaat bagus baginya.”'' '''(Mughni al-Muhtaj, Juz 4: 337)'''
 
=== Kurban kambing untuk dua orang ===
Kurban kambing hanya boleh diperuntukkan untuk satu orang saja. Artinya, hukumnya tidak bisa. Karena ketentuannya adalah satu kambing untuk satu orang. tetapi ia boleh meniatkan pahala kurbannya untuk lebih dari satu orang.
 
Di dalam kitab ''Bughyah al-Mustarsyidin'' dijelaskan, “Sesuai kesepakatan ulama, satu kambing hanya bisa dibuat berkurban untuk satu orang. tetapi Syaikh Khatib al-Syarbani, al-Ramli, dan yang lainnya mengatakan, ‘Jika menggabungkan orang lain pada pahala kurbannya, seperti berkata, ‘Ini kurban dariku dan dari Fulan atau dari keluargaku,’ maka diperbolehkan dan semua mendapatkan pahala.’” '''( Bughyah al-Mustarsyidin: 257)'''
 
Sumber: [https://www.abusyuja.com/2021/07/tanya-jawab-seputar-kurban-dan-akikah-bagian-dua.html Kurban]
[[Kategori:Islam]]