Bank BNI Syariah: Perbedaan revisi

192 bita ditambahkan ,  4 bulan yang lalu
Rescuing 1 sources and tagging 0 as dead.) #IABot (v2.0.8
k (v2.04b - Fixed using Wikipedia:ProyekWiki Cek Wikipedia (Kesalahan jenjang Subbagian (Headline)))
(Rescuing 1 sources and tagging 0 as dead.) #IABot (v2.0.8)
== Sejarah ==
 
Tempaan [[krisis moneter]] tahun 1997 membuktikan ketangguhan sistem perbankan syariah.<ref>{{cite news
| last =
| first =
| date = 17 Oktober 2016
| url = https://m.kontan.co.id/news_executive/592/mencoba-kembalikan-khitah-bank-syariah
| accessdate = 06-03-2019
| accessdate = 06-03-2019 }}</ref> Prinsip Syariah dengan 3 (tiga) pilarnya yaitu adil, transparan dan maslahat mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap sistem perbankan yang lebih adil. Dengan berlandaskan pada Undang-undang No.10 Tahun 1998, pada tanggal tanggal [[29 April]] 2000 didirikan [[Unit Usaha Syariah]] (UUS) BNI dengan 5 kantor cabang di [[Yogyakarta]], [[Malang]], [[Pekalongan]], [[Jepara]] dan [[Banjarmasin]]. Selanjutnya UUS BNI terus berkembang menjadi 28 Kantor Cabang dan 31 Kantor Cabang Pembantu.
| archive-date = 2019-03-06
| archive-url = https://web.archive.org/web/20190306174848/https://m.kontan.co.id/news_executive/592/mencoba-kembalikan-khitah-bank-syariah
| dead-url = yes
| accessdate = 06-03-2019 }}</ref> Prinsip Syariah dengan 3 (tiga) pilarnya yaitu adil, transparan dan maslahat mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap sistem perbankan yang lebih adil. Dengan berlandaskan pada Undang-undang No.10 Tahun 1998, pada tanggal tanggal [[29 April]] 2000 didirikan [[Unit Usaha Syariah]] (UUS) BNI dengan 5 kantor cabang di [[Yogyakarta]], [[Malang]], [[Pekalongan]], [[Jepara]] dan [[Banjarmasin]]. Selanjutnya UUS BNI terus berkembang menjadi 28 Kantor Cabang dan 31 Kantor Cabang Pembantu.
 
Disamping itu nasabah juga dapat menikmati layanan syariah di Kantor Cabang BNI Konvensional (office channelling) dengan lebih kurang 1500 outlet yang tersebar di seluruh wilayah [[Indonesia]]. Di dalam pelaksanaan operasional perbankan, BNI Syariah tetap memperhatikan kepatuhan terhadap aspek syariah. Dengan Dewan Pengawas Syariah (DPS) yang saat ini diketuai oleh KH.Ma’ruf Amin, semua produk BNI Syariah telah melalui pengujian dari DPS sehingga telah memenuhi aturan syariah.