Kota Tanjungbalai: Perbedaan revisi

48 bita ditambahkan ,  3 bulan yang lalu
k
Add settlement type, replaced: {{dati2 → {{Dati2|settlement_type=Kota using AWB
k (Add settlement type, replaced: {{dati2 → {{Dati2|settlement_type=Kota using AWB)
{{Dati2|settlement_type=Kota
{{dati2
|nama = Kota Tanjungbalai<br>كوتا تنجوڠ بلاي
|propinsi =[[Sumatra Utara]]
|penduduk = 176027
|penduduktahun =[[2020]]
|pendudukref =<ref name="TB2020">{{cite web|url= https://tanjungbalaikota.bps.go.id/publication/2021/02/26/a9ae0ef1324a15547eeb6043/kota-tanjungbalai-dalam-angka-2021.html |last=|first=|title=Kota Tanjung Balai Dalam Angka 2021|website=www.tanjungbalaikota.bps.go.id|accessdate=26 Februari 2021}}</ref><ref name="DUKCAPIL">{{cite web|url=https://gis.dukcapil.kemendagri.go.id/peta/|title=Visualisasi Data Kependuduakan - Kementerian Dalam Negeri 2020|website=www.dukcapil.kemendagri.go.id|accessdate=18 Maret 2021}} </ref>
|kepadatan =2909
|kecamatan =6
 
[[Berkas:Tugu Bangsal Tanjungbalai.png|jmpl|211px|Tugu Bangsal Tanjungbalai]]
[[Berkas:COLLECTIE TROPENMUSEUM Brug over de Silau rivier bij Tandjoengbalai die de stad met het spoorwegemplacement verbindt TMnr 60039321.jpg|jmpl|300px|Jembatan angkat di atas [[sungai Silau]] dekat Tanjungbalai]]'''Kota Tanjungbalai''' (Jawi: كوتا تنجوڠ بلاي) adalah salah satu [[kota]] di [[provinsi]] [[Sumatra Utara]], [[Indonesia]]. Luas wilayahnya 60,52 &nbsp;km² dan penduduk berjumlah 175.233 jiwa tahun [[2019]].<ref name="TB2020"/> Kota ini berada di tepi [[Sungai Asahan]], sungai terpanjang di Sumatra Utara. Jarak tempuh dari [[Medan]] lebih kurang 186 KM atau sekitar 5 jam perjalanan kendaraan.
 
Sebelum Kota Tanjungbalai diperluas dari hanya 199 ha (2 &nbsp;km²) menjadi 60,52 &nbsp;km², kota ini pernah menjadi kota terpadat di [[Asia Tenggara]] dengan jumlah penduduk lebih kurang 40.000 orang dengan kepadatan penduduk lebih kurang 20.000 jiwa per km². Akhirnya Kota Tanjungbalai diperluas menjadi ± 60 Km² dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 20 Tahun 1987, tentang perubahan batas wilayah Kota Tanjungbalai dan [[Kabupaten Asahan]].
 
== Sejarah ==
Sejak kemerdekaan Republik Indonesia, keberadaan Kota Tanjungbalai sebagai daerah otonom ditetapkan berdasarkan Undang – Undang Nomor 9 Darurat Tahun 1956 (LN Tahun 1956 Nomor 60, TLN Nomor 1092) tentang Pembentukan Daerah Otonom Kota – Kota Kecil dalam Lingkungan Daerah Provinsi Sumatera Utara, nama ''Gementee'' Tanjungbalai diganti dengan Kota Kecil Tanjungbalai. Berdasarkan Surat Mendagri Nomor U.P.15/2/3 tanggal 18 September 1956, jabatan Walikota Tanjungbalai terpisah dari Bupati Asahan. Selanjutnya dengan Undang – Undang Nomor 1 Tahun 1957, nama Kota Kecil Tanjungbalai diganti menjadi Kotapraja Tanjungbalai.
 
Pada waktu ''Gementee'' Tanjungbalai didirikan tahun 1917, luas wilayah Kota Tanjungbalai hanya 106 Ha. Atas persetujuan Bupati Asahan melalui Maklumat Nomor 260 tanggal 11 Januari 1958, daerah – daerah yang dikeluarkan (menurut Stbl. 1917 Nomor 641) dikembalikan pada batas semula, sehingga luasnya menjadi ± 190 – 200 Ha ( ± 2 &nbsp;km²). Berdasarkan Sensus penduduk tahun 1980, dengan luas wilayah 2 &nbsp;km² dan jumlah penduduk ± 40.000 jiwa (kepadatan penduduk ± 20.000 jiwa per km²), menjadikan Kota Tanjungbalai sebagai Kota terpadat di [[Asia Tenggara]] saat itu.
 
Selanjutnya dengan terbitnya PP Nomor : 11 Tahun 1984 (LN Tahun 1984 Nomor 12) tanggal 29 Maret 1984, maka oleh Gubernur Sumatera Utara atas nama Mendagri, pada tanggal 5 Januari 1985 telah meresmikan terbentuknya 2 (dua) Kecamatan di Kotamadya Dati II Tanjungbalai, yaitu Kecamatan Tanjungbalai Selatan dan Kecamatan Tanjungbalai Utara.
 
== Geografi ==
Kota Tanjungbalai terletak di antara 2° 58' LU dan 99° 48' BT, dengan luas wilayah 60,52 &nbsp;km² (6.052 ha). Kota Tanjungbalai dkelilingi oleh 2 sungai, yaitu [[Sungai Silau]] yang mengalir ke [[Sungai Asahan]] di wilayah timur laut kota.
 
Kota Tanjungbalai memiliki pelabuhan tertua kedua di provinsi Sumatra Utara sesudah [[Pelabuhan Belawan]] yaitu Pelabuhan Teluk Nibung. Keberadaan Pelabuhan Teluk Nibung telah dikenal sejak zaman kolonial Belanda sebagai pelabuhan internasional yang memiliki kegiatan ekspor-impor yang cukup ramai dikunjungi karena berdekatan dengan negara tetangga Malaysia, Singapura, dan Thailand.
}}
 
Kota Tanjungbalai terletak di antara 2º58' Lintang Utara dan 99º48' Bujur Timur. Posisi Kota Tanjungbalai berada di wilayah Pantai Timur Sumatra Utara pada ketinggian 0–3 m di atas permukaan laut dan kondisi wilayah relatif datar. Kota Tanjungbalai secara administratif terdiri dari 6 Kecamatan, 31 Kelurahan. Luas wilayah Kota Tanjungbalai 6.052 Ha (60,52 &nbsp;km²)
 
{| class="wikitable sortable"
{{Main|Agama di Kota Tanjungbalai}}
{{bar box
|title=Suku di Kota Tanjungbalai <ref name="DEMOGRAFI">{{cite web|url= https://tanjungbalaikota.go.id/agama-adat-dan-budaya/ |last=|first=|title=Agama, Adat, dan Budaya di Kota Tanjungbalai|website=www.tanjungbalaikota.go.id|accessdate=5 Juni 2020}} </ref>
|titlebar=#ddd
|left1=Suku
{{Main|Agama di Kota Tanjungbalai}}
{{bar box
|title=Agama di Kota Tanjungbalai <ref name="TANJUNGBALAI"> </ref>
|titlebar=#ddd
|left1=Agama
 
* [https://tanjungbalaikota.go.id/ Portal Resmi Pemerintah Kota Tanjungbalai]
 
* [http://tanjungbalaikota.bps.go.id Badan Pusat Statistik Kota Tanjung Balai]
{{Kota Tanjung Balai}}