Feodalisme: Perbedaan revisi

948 bita ditambahkan ,  7 bulan yang lalu
k
menambahkan isi artikel
(Vandalisme)
Tag: Pengembalian manual Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
k (menambahkan isi artikel)
 
 
-->Dalam penggunaan [[bahasa]] sehari-hari di [[Indonesia]], sering kali kata ini digunakan untuk merujuk pada perilaku-perilaku yang mirip dengan perilaku para penguasa yang lalim, seperti 'kolot', 'selalu ingin dihormati', atau 'bertahan pada nilai-nilai lama yang sudah banyak ditinggalkan'.
 
== Ciri-ciri ==
Dalam feodalisme, kaum bangsawan dan vasal mempunyai hubungan kesetiaan yang bersifat pribadi. Sedangkan pada hak dan kewajiban tertentu berlaku sistem kontrak di antara mereka. Selain itu, kekuasaan politik tidak dibagi-bagi secara merata. Pemegang kekuasaan hanya beberapa orang dengan jumlah yang sedikit. Kekuasaan politik ini bersifat terpusat dan pribadi. Hubungan sosial di antara kaum bangsawan dan vasal ditentukan oleh keberadaan tanah. Kaum bangsawan dan vasal mempertahankan status sosial dan kekuasaannya di bidang ekonomi dengan pemanfaatan tanah. Dalam feodalisme umumnya juga terbentuk pasukan elit atau pasukan pribadi.<ref>{{Cite book|last=Rahman, M. T.|first=|date=2011|url=http://digilib.uinsgd.ac.id/11819/1/Glosari%20Teori%20Sosial%20%28Baik%29.pdf|title=Glosari Teori Sosial|location=Bandung|publisher=Ibnu Sina Press|isbn=978-602-99802-0-2|pages=23-24|url-status=live}}</ref>
 
== Lihat pula ==
* [[Ilmu politik]]
 
== Referensi ==
<references />
{{Authority control}}
{{Politik-stub}}
654

suntingan