Bhanurekha Ganesan: Perbedaan antara revisi

107.227 bita dihapus ,  1 tahun yang lalu
←Mengosongkan halaman
(←Mengosongkan halaman)
Tag: Mengosongkan Dikembalikan
{{Infobox person
| name = Rekha
| image = Rekha in 2019.jpg
| alt = Rekha tersenyum ke arah kamera.
| caption = Rekha pada 2019
| birth_name = Bhanurekha Ganesan
| birth_date = {{birth date and age|df=yes|1954|10|10}}
| birth_place = [[Chennai]], [[Tamil Nadu]], India
| other_names = Rekha Agarwal<ref>{{harvnb|Usman|2016|p=13}}</ref>
| occupation = Pemeran
| years_active = 1966–sekarang
| spouse = {{marriage|Mukesh Agarwal|1990|1990|reason=meninggal}}
| father = [[Gemini Ganesan]]
| mother = [[Pushpavalli]]
| relatives = [[Daftar keluarga film India Selatan#Keluarga Gemini Ganesan|Keluarga Ganesan]]
| works = [[Filmografi Rekha|Daftar lengkap]]
| net_worth = {{INRConvert|2.9|b}}<ref>{{cite news |url=https://www.ibtimes.co.in/jaya-bachchan-vs-rekha-net-worth-massive-difference-would-blow-your-mind-817963 |title=Jaya Bachchan vs Rekha net worth: The massive difference would blow your mind! |last=Jha |first=Shefali |date=20 April 2020 |work=[[International Business Times]] |publisher=[[IBT Media]] |archive-url=https://web.archive.org/web/20200424095509/https://www.ibtimes.co.in/jaya-bachchan-vs-rekha-net-worth-massive-difference-would-blow-your-mind-817963 |archive-date=24 April 2020 |access-date=22 Oktober 2020 |url-status=live }}</ref>
| awards = [[Daftar penghargaan dan nominasi yang diterima oleh Rekha|Daftar lengkap]]
| honours = [[Padma Shri]] (2010)
| website = {{URL|rekhathediva.com}}
}}
'''Bhanurekha Ganesan''' ({{IPA-hns|rɛxaː|pron}}; {{lahirmati|[[Chennai]]|10|10|1954}}), dikenal secara [[mononim]] sebagai '''Rekha''', adalah seorang aktris India. Dikenal atas perannya dalam berbagai genre—dari drama percintaan hingga cerita seru—yang dianggap telah berkontribusi untuk menciptakan perubahan konsep penggambaran perempuan dalam [[perfilman Hindi]], ia merupakan salah satu aktris terkemuka antara 1970-an dan 1990-an.<ref>{{harvnb|Ganti|2004|pp=132–133}}; {{harvnb|Bumiller|1991|p=207}}; {{harvnb|Jain|2009|p=187}}</ref> Rekha telah memenangkan [[Daftar penghargaan dan nominasi yang diterima oleh Rekha|beberapa penghargaan]], termasuk sebuah [[Penghargaan Film Nasional (India)|Penghargaan Film Nasional]] dan empat [[Penghargaan Filmfare]]. Pada 2010, ia dianugerahi [[Padma Shri]], penghargaan sipil tertinggi keempat di India.
 
Rekha lahir dari [[Gemini Ganesan]] dan [[Pushpavalli]] dari sebuah hubungan luar pernikahan. Setahun sebelukm kelahirannya, Ganesan secara diam-diam berhubungan dengan [[Savitri (aktris)|Savitri]] semasa pengambilan gambar ''[[Manam Pola Mangalyam]]'' dan menikahi dengannya tidak lama setelah media melaporkan hubungan mereka. Hal tersebut mengakibatkan Rekha hampir tidak pernah melakukan kontak dengan ayahnya, dan membuatnya mengalami kesulitan finansial pada masa kecil. Untuk mengatasinya, ia keluar dari sekolahnya pada usia 12 untuk mengambil sebuah peran non-akting dalam film Tamil pertamanya ''[[Rangula Ratnam]]'', yang kemudian sukses secara komersial. Rekha terjun ke akting setelah menerima sebuah tawaran dari seorang sutradara pada akhir 1968 untuk membintangi ''[[Do Shikaari]]''. Film tersebut seharusnya menjadi debut Hindi-nya, namun karena masalah penyensoran, rilisnya ditunda hingga 1979. Oleh karenanya, film drama 1970 ''[[Sawan Bhadon]]'' menandai debut aktingnya sekaligus menjadi film ber[[bahasa Hindi]] pertamanya.
 
Prospek karier Rekha berfluktuasi pada 1974 hingga 1975, ketika ia hanya menghasilkan satu kesuksesan komersial setiap tahunnya, namun kembali membaik setelah film cerita seru ''[[Do Anjaane]]'' (1976) sukses secara besar-besaran dan memberikan Rekha sambutan positif kritikus. Film sosial ''[[Ghar (film)|Ghar]]'' (1978), di mana ia berperan sebagai seorang korban perkosaan, menandai titik balik baginya. 1980 dan 1981 menjadi fase terbaik bagi Rekha ketika audien dan kritikus sangat menyambut penampilannya sebagai seorang perempuan riang dalam ''[[Khubsoorat]]'' dan seorang pelacur dalam [[Umrao Jaan (film 1981)|''Umrao Jaan'']]; masing-masing dari kedua film tersebut membuatnya meraih [[Penghargaan Filmfare untuk Aktris Terbaik|Penghargaan Filmfare]] dan [[Penghargaan Film Nasional untuk Aktris Terbaik|Penghargaan Film Nasional]] untuk Aktris Terbaik. Ia setelahnya mengiringi masa-masa tersebut dengan membintangi beberapa keberhasilan box office, meliputi film kejahatan ''[[Kalyug (film 1981)|Kalyug]]'' (1981) dan ''[[Phool Bane Angaray]]'' (1991), film romansa ''[[Jeevan Dhaara]]'' (1982) dan ''[[Mujhe Insaaf Chahiye]]'' (1983), dan film aksi ''[[Khoon Bhari Maang]]'' (1988).
 
Kritikus beranggapan bahwa karier Rekha telah berakhir setelah enam filmnya gagal secara komersial selama empat tahun beruntun dari 1992. Karena hal tersebut, ia beralih ke industri pemotretan gambar dan, semenjak itu, lebih banyak tampil dalam sampul majalah. Tiga kesuksesan lanjutan Rekha selama periode tersebut adalah film aksi ''[[Khiladiyon Ka Khiladi]]'' (1996) dan ''[[Aastha: In the Prison of Spring]]'' (1997). Mulai awal 2000-an, ia mengurangi jumlah karya aktingnya. Per saat tersebut, ia hanya membintangi sejumlah proyek, termasuk ''[[Zubeidaa]]'' (2001), ''[[Lajja (film 2001)|Lajja]]'' (2001), ''[[Dil Hai Tumhaara]]'' (2002), ''[[Koi... Mil Gaya]]'' (2003), dan ''[[Krrish]]'' (2006), dan menerima tawaran untuk memainkan peran-peran istimewa dan tamu. ''Krrish'' menjadi film berkeuntungan tertingginya hingga sekarang.
 
Di samping berakting, Rekha adalah seorang pelatih kebugaran dan kecantikan dan telah menerbitkan sebuah buku tentang panduan yoga. Sejumlah kontroversi meliputi kehidupan pribadinya, terutama terkait rumor perselingkuhannya dengan beberapa pemeran, salah satunya adalah [[Amitabh Bachchan]]—puncaknya terjadi selama produksi dan setelah perilisan ''[[Silsila (film 1981)|Silsila]]'' pada 1981. Rekha hanya menikah satu kali, dengan industriawan Mukesh Agarwal pada 1990. Pernikahan tersebut hanya berjalan selama kurang dari setahun, ketika Agarwal memutuskan untuk melakukan bunuh diri, yang berujung membuat Rekha disalahkan atasnya.
 
==Kehidupan awal dan latar belakang==
{{quote box
| quote = "Masa kecilku sangat tidak biasa. Aku ... sendirian ... gendut dan canggung. Aku ingin belajar menari, tetapi aku tidak bisa. Aku cinta olahraga, tetapi aku terlalu gendut untuk ikut serta ... Aku tidak mempunyai teman ... Aku ingat, banyak anak-anak akan mengelilingiku ketika aku memakan coklat, tetapi begitu mereka selesai, mereka menghilang."
| width = 25em
| align = right
| source =&nbsp;—Rekha, diwawancarai oleh [[Pritish Nandy]] dari ''[[The Illustrated Weekly of India]]'', 1990<ref>{{cite news |last=Nandy |first=Pritish |author-link=Pritish Nandy |url=https://archive.org/details/dli.bengal.10689.12061/page/n335/mode/2up?q |title=Story: Rekha defends herself |date=8–9 Desember 1990 |work=[[The Illustrated Weekly of India]] |publisher=[[The Times Group]] |pp=10–15 }}</ref>
}}
Rekha lahir dengan nama Bhanurekha Ganesan pada 10 Oktober 1954 di [[Chennai|Madras]] (sekarang Chennai) dari pasangan [[Gemini Ganesan]] dan [[Pushpavalli]].<ref>{{harvnb|Usman|2016|pp=1, 30}}; {{harvnb|Ganti|2004|p=132}}</ref><ref name="An enigma called Rekha">{{Cite web |last=Verma |first=Sukanya |authorlink=Sukanya Verma |date=10 Oktober 2001 |title=An enigma called Rekha |url=https://www.rediff.com/movies/2001/oct/10rek.htm |publisher=[[Rediff.com]] |archive-url=https://web.archive.org/web/20030223024914/https://www.rediff.com/movies/2001/oct/10rek.htm |archive-date=23 Februari 2003 |access-date=22 Oktober 2020 |url-status=live }}</ref> Keduanya adalah pemeran dari [[perfilman Tamil]] dan dianggap sebagai salah satu pasangan layar lebar paling sukses. Beberapa laporan oleh media menyatakan bahwa mereka tidak pernah menikah.<ref>{{Cite news|last=Goyal|first=Divya|date=11 Juni 2018|title=Mahanati deleted scene about Rekha and Gemini Ganesan is now viral|url=https://www.ndtv.com/entertainment/mahanati-deleted-scene-about-rekha-and-gemini-ganesan-is-now-viral-1865799|publisher=[[NDTV]]|archive-url=https://web.archive.org/web/20180611192150/https://www.ndtv.com/entertainment/mahanati-deleted-scene-about-rekha-and-gemini-ganesan-is-now-viral-1865799|archive-date=11 Juni 2018|access-date=23 Oktober 2020|url-status=live}}</ref> Dari hubungan tersebut, Rekha mempunyai seorang saudara perempuan, Radha (k. 1956).<ref name="Usman 2016, p. 32">{{harvnb|Usman|2016|p=32}}</ref> Dalam suatu wawancara dengan ''[[The Times of India]]'' pada 1987, ia mengatakan [[bahasa Telugu|Telugu]] merupakan [[bahasa ibu]]nya.<ref>{{cite news |title=Rekha Talks to Lens Eye |date=8 Maret 1987 |work=[[The Times of India]] |publisher=The Times Group |page=5 }}</ref> Ia menambahkan bahwa ia juga sedikit fasih dalam [[bahasa Hindi]] dan terkadang memakai [[Bahasa Inggris India|bahasa Inggris]] ketika berpikir.<ref>{{Cite news |last=Jha |first=Subhash K. |author-link=Subhash K. Jha |date=9 November 2014 |title=‘I hold no grudges against anyone’ |url=https://www.deccanchronicle.com/141109/entertainment-bollywood/article/%e2%80%98i-hold-no-grudges-against-anyone%e2%80%99 |work=[[Deccan Chronicle]] |publisher=Deccan Chronicle Holdings Limited |archive-url=https://web.archive.org/web/20141111034225/https://www.deccanchronicle.com/141109/entertainment-bollywood/article/%E2%80%98i-hold-no-grudges-against-anyone%E2%80%99 |archive-date=11 November 2014 |access-date=22 Oktober 2020 |url-status=live }}</ref>
 
Menurut Yasser Usman, kehidupan awal Rekha diiringi dengan terpaan gosip dan rumor media.<ref>{{harvnb|Usman|2016|p=31}}</ref> Ketika pengambilan gambar ''[[Manam Pola Mangalyam]]'' (1953), Ganesan dilaporkan berhubungan secara percintaan lawan mainnya [[Savitri (aktris)|Savitri]]. Redaktur ''[[The Times of India]]'' Narayani Ganesh membenarkan kabar tersebut, dan kemudian memberitakan bahwa mereka menggelar sebuah upacara pernikahan secara diam-diam di sekitar [[Bukit Chamundi]].<ref name="Usman 2016, p. 32" /> Kejadian tersebut membuat Pushpavalli kecewa dengannya, dan menjadikan Ganesan hampir tidak pernah menemuinya dan anaknya; mendatang, Rekha mengutip insiden perselingkuhan tersebut sebagai "benturan terdalam" hidupnya. Pushpavalli kemudian menjalin hubungan dengan sinematografer K. Prakash, dan setelahnya memiliki dua anak: Dhanalaskhmi dan Seshu.<ref>{{harvnb|Usman|2016|pp=31–34}}</ref> Di samping itu, Ganesan memiliki total enam anak dari pernikahannya dengan Savitri dan istri pertamanya Alamelu. Dengan begitu, Rekha memiliki sembilan saudara, termasuk kandung dan tiri.<ref>{{cite news |url=https://www.telegraphindia.com/india/tragic-lover-gemini-ganesan-dead/cid/670434 |title=Tragic lover Gemini Ganesan dead |work=[[The Telegraph (Kalkuta)|The Telegraph]] |publisher=[[ABP Group]] |location=Chennai, India |date=22 Maret 2005 |archive-url=https://archive.vn/SYxrV |archive-date=26 Oktober 2020 |access-date=26 Oktober 2020 |url-status=live }}</ref>
 
Terlepas dari statusnya sebagai salah satu bintang paling suskes dalam [[perfilman India Selatan]], Ganesan tidak pernah melakukan tugasnya sebagai seorang ayah bagi anak-anak Pushpavalli dan Rekha mengaku tidak pernah mendapatkan nafkahnya, mengatakan, "Saya tak berpikir ia menyadari [keberadaan]ku.<ref>{{Harvnb|Usman|2016|p=37}}</ref><ref name="Ageless diva">{{Cite web |last=Chopra |first=Sonia |date=8 Oktober 2007 |title=Rekha's journey: The 'ageless' diva over the years |url=http://sify.com/movies/bollywood/fullstory.php?id=14539551&page=2 |publisher=[[Sify]] |archive-url=https://web.archive.org/web/20071012015851/http://sify.com/movies/bollywood/fullstory.php?id=14539551&page=2 |archive-date=12 Oktober 2007 |access-date=23 Oktober 2020 |url-status=dead }}</ref><ref name="Rendezvous" /> Rekha menggambarkan bagaimana berbicara dengan ayahnya layaknya "berbicara dengan orang asing", dan menambahkan, "[Meski begitu] kami merasakan kehadirannya kemanapun kami pergi [dan] untuk apapun yang kami lakukan."<ref>{{Cite news|date=November 1984|title=On her parents, Gemini Ganesan and Pushpavalli|work=[[Filmfare]]|publisher=The Times Group|pages=1-3|access-date=30 Oktober 2020}}</ref><ref>{{Harvnb|Usman|2016|p=38}}</ref> Pushpavalli kemudian menjadi sosok ayah serta ibu bagi Rekha, dan karena ketidakhadiran Ganesan, mereka kesulitan secara keuangan.<ref name="Rendezvous" /><ref name="Usman 2016, p. 34">{{harvnb|Usman|2016|p=34}}</ref> Atas permintaan ibunya, Rekha keluar dari Sekolah Konven Taman Gereja (sebuah sekolah di Chennai) pada usia 12 tahun untuk mengambil sebuah peran kecil dalam ''[[Rangula Ratnam]]'', di mana ia menyanyikan sebuah lagu devosi dan menggunakan nama "Baby Bhanurekha".<ref name="Ageless diva" /><ref name="Rendezvous">{{cite episode|title=Rendezvous with Simi Garewal and Rekha|series=Rendezvous with Simi Garewal|network=[[Star World]]|date=3 Juni 2004|publisher=Siga Arts International}}</ref><ref>{{Cite news |title=The mysterious diva |url=https://www.hindustantimes.com/india/the-mysterious-diva/story-jtRNkxO7gbbQE5tmz980sI.html |work=[[Hindustan Times]] |publisher=[[HT Media]] |date=6 Agustus 2006 |archive-url=https://web.archive.org/web/20201023115557/https://www.hindustantimes.com/india/the-mysterious-diva/story-jtRNkxO7gbbQE5tmz980sI.html |archive-date=23 Oktober 2020 |access-date=23 Oktober 2020 |url-status=live }}</ref><ref>{{harvnb|Ganti|2004|pp=132–133}}</ref> Disutradarai dan diproduseri oleh [[B. N. Reddy]], film tersebut berkisah tentang sebuah keluarga menengah bawah dan berlatarbelakangkan masa-masa pemilihan umum. Film tersebut sukses secara komersial setelah perilisannya pada 1966,<ref name="Ageless diva" /><ref>{{Cite news |last=Guy |first=Randor |author-link=Randor Guy |date=28 November 2008 |title=Tale of a celluloid poet |publisher=[[The Hindu Group]] |url=http://www.hindu.com/fr/2008/11/28/stories/2008112851140100.htm |work=[[The Hindu]] |archive-url=https://web.archive.org/web/20081202034341/http://www.hindu.com/fr/2008/11/28/stories/2008112851140100.htm |archive-date=2 Desember 2008 |access-date=23 Oktober 2020 |url-status=dead }}</ref> dan meraih [[Penghargaan Film Nasional untuk Film Fitur Terbaik dalam bahasa Telugu]] dan [[Penghargaan Nandi untuk Film Fitur Terbaik]].<ref>{{cite news |title=Film awards presented |work=[[The Indian Express]] |date=10 Oktober 1967 |publisher=[[Indian Express Limited]] |page=7 }}</ref><ref>{{Harvnb|Guy|1985|p=18}}</ref>
 
Pada akhir 1968, sutradara Kuljeet Pal mendatangi [[Gemini Studios]] untuk mencari seorang pendatang baru untuk proyek terbarunya, ''[[Do Shikaari|Anjana Safar]]'' (diadaptasi dari ''[[King Solomon's Mines]]'').<ref>{{harvnb|Usman|2016|pp=40–41}}</ref> Pal memilih Rekha, mengatakan bahwa ia memiliki "keunikan" pada "keluguan, keterusterangan, dan spontanitasnya", dan kemudian menempatkannya sebagai pemeran utama perempuan kedua setelah [[Vanisri]]. Untuk persiapan, Pal berkunjung ke rumah Pushpavalli untuk melakukan sebuah [[tes layar]] kepada Rekha dengan mendiktekan sejumlah dialog berbahasa Hindi yang kemudian akan Rekha tulis ulang dalam [[huruf Latin]]. Setelah menghapal dan mengucapkannya ulang, Pal terpukau dengan kemampuan Rekha untuk berbahasa Hindi layaknya, mengatakan, "Seolah-olah ia adalah penutur asli dari [bahasa tersebut]."<ref>{{harvnb|Usman|2016|p=41}}</ref> Dari kunjungan tersebut, Rekha mendapatkan sebuah kontrak selama lima tahun untuk membintangi delapan film yang diproduseri oleh Pal dan saudara laki-lakinya Shatrujit.<ref>{{Harvnb|Usman|2016|p=41–43}}</ref>
 
==Kehidupan dan karier==
{{see also|Filmografi Rekha}}
===1969–1973: Debut dalam perfilman Hindi===
{{quote box
| quote = "Baru pada 1970an—film pertama saya adalah sebuah kesuksesan—saya menjadi seorang bintang satu malam, tetapi bagi saya yang menyenangkan adalah teman-teman sekolah menyukai film saya, dan hal tersebut membuat saya bahagia, saya benar-benar tidak tahu apa yang saya lakukan awalnya."
| width = 23em
| align = left
| source =&nbsp;—Rekha, dalam sebuah wawancara dengan ''[[The Asian Age]]'', 2019<ref>{{cite news |url=https://www.asianage.com/life/art/241019/rekha-i-have-never-taken-any-kind-of-training-in-dance.html |title=Rekha: 'I have never taken any kind of training in dance' |date=24 Oktober 2019 |last=Soparrkar |first=Sandip |work=[[The Asian Age]] |publisher=Deccan Chronicle Holdings Limited |archive-url=https://web.archive.org/web/20201024121629/https://www.asianage.com/life/art/241019/rekha-i-have-never-taken-any-kind-of-training-in-dance.html |archive-date=24 Oktober 2020 |access-date=24 Oktober 2020 |url-status=live }}</ref>
}}
Pada 1969, Rekha pindah ke [[Mumbai]].<ref>{{Harvnb|Usman|2016|p=42}}</ref> Di sana, ia menyewa sebuah kamar di Hotel Ajanta untuk penginapannya saat pemfilman ''Anjana Safar'' dan seluruh tagihan dibayar oleh Pal. Ia mendapatkan sebuah bayaran sebesar {{INRConvert|25|k}} untuk memainkan peran Sunita, seorang wanita yang terlibat dalam sebuah perburuan harta karun di [[Afrika]].<ref>{{Harvnb|Usman|2016|p=43}}</ref> Pengambilan gambar dimulai pada Agustus di [[Mehboob Studio]], dan dilakukan antara pukul sembilan pagi dan sepuluh malam; Rekha mengutip pengalaman tersebut sebagai "tantangan", karena "ibuku tidak bersama denganku" akibat sakit parah; saudari Pushpavalli kemudian menemaninya.<ref name="Rendezvous" /><ref name="Usman 2016, p. 49">{{Harvnb|Usman|2016|p=49}}</ref> Adegan pertama yang direkam menampilkan ciuman antara Rekha dengan lawan mainnya [[Biswajit Chatterjee]]. Menurut produser [[Raja Nawathe]], itu secara sengaja tidak diberitahukan kepada Rekha untuk menangkap reaksi terkejut aslinya.<ref>{{Harvnb|Ganti|2004|p=133}}; {{Harvnb|Usman|2016|pp=46, 49}}</ref> Adegan tersebut akhirnya disensor oleh [[Badan Sertifikasi Film Pusat]], tetapi berhasil untuk dipasang pada sampul untuk keluaran 1970 ''[[Life (majalah)|Life]]''.<ref>{{harvnb|Usman|2016|p=52}}</ref><ref>{{cite magazine |last1=Raju |first1=Audinarayan |last2=Puri |first2=G. N. |editor-last=Shashi |editor-first=S. S. |title=She misses her kisses |date=5 April 1970 |magazine=[[Sainik Samachar]] |publisher=[[Menteri Pertahanan (India)|Menteri Pertahanan]] |volume=17 |issue=1–26 |page=2 }}</ref> ''Anjana Safar'' berganti judul menjadi ''Do Shikaari'', dan perilisannya yang tertunda hingga 1979 meraih sambutan negatif komersial maupun kritis.<ref>{{harvnb|Usman|2016|p=46}}</ref><ref>{{cite web |url=http://boxofficeindia.com/showProd.php?itemCat=185&catName=MTk3OQ== |title=Box Office 1979 |website=[[Box Office India]] |access-date=24 Oktober 2020 |archive-url=https://web.archive.org/web/20090216230645/http://boxofficeindia.com/showProd.php?itemCat=185&catName=MTk3OQ== |archive-date=16 Februari 2009 |url-status=dead }}</ref> Penampilannya juga mendapatkan tanggapan buruk dari penonton, dan Yasser Usman merasa bahwa hal tersebut dipengaruhi oleh statusnya sebagai seseorang dari India Selatan dan kulit gelapnya.<ref name="Usman 2016, p. 44" />
 
Pada Agustus 1969, syuting untuk tiga film—''[[Sawan Bhadon]]'', ''[[Haseenon Ka Devata]]'', dan ''[[Mehmaan (film)|Mehmaan]]''—yang merupakan hasil dari kontrak antara Rekha dengan Pal dimulai.<ref name="Usman 2016, p. 44">{{Harvnb|Usman|2016|p=47}}</ref> Dalam film aksi percintaan ''Sawan Bhadon'', Rekha menggantikan [[Jayshree T.]] untuk memerankan Chanda, seorang wanita desa yang tidak mendapatkan restu orangtuanya untuk menikah dengan pujaan hatinya. Pada masa-masa tersebut, potongan rambut bagi wanita dalam film adalah sebuah tren. Oleh karenanya, Rekha memakai sebuah [[Rambut palsu|wig]] meskipun rambutnya telah sangat panjang dan tebal. Wig tersebut tidak muat pada kepalanya akibat rambutnya, mendorong penata rambutnya Khatoon dan Khateeja untuk memotong hampir seluruh rambut Rekha.<ref name="Usman 2016, p. 58">{{Harvnb|Usman|2016|p=58}}</ref> Selama pengambilan gambar, ia dibantu oleh produser Mohan Segal untuk intonasi dan diksi berbahasa Hindi-nya.<ref>{{Harvnb|Usman|2016|p=59}}</ref> ''Sawan Bhadon'' kemudian dirilis pada 1970, dengan kritikus yang terpecah belah dalam ulasan mereka.<ref name="Usman 2016, p. 58" /> Menulis untuk ''[[The Hindu]]'', Vijay Lokapally menganggap film tersebut memberikan Rekha sebuah "petunjuk cukup" untuk membuatnya dirinya menjadi salah satu bintang perempuan "papan atas" pada masanya.<ref>{{Cite news |last=Lokapally |first=Vijay |title=Anokhi Ada (1973) |url=https://www.thehindu.com/features/friday-review/Anokhi-Ada-1973/article14639467.ece |date=15 September 2016 |work=The Hindu |publisher=The Hindu Group |archive-url=https://web.archive.org/web/20161222110946/https://www.thehindu.com/features/friday-review/Anokhi-Ada-1973/article14639467.ece |archive-date=22 Desember 2016 |access-date=24 Oktober 2020 |url-status=live }}</ref> Dibuat dengan anggaran rendah, film tersebut merupakan kesuksesan komersial pertama Rekha, menghasilkan {{INRConvert|20|m}}.<ref>{{Harvnb|Usman|2016|pp=60–61}}</ref><ref>{{Cite web|title=Box Office 1970|url=http://boxofficeindia.com/showProd.php?itemCat=176&catName=MTk3MA==|website=Box Office India|archive-url=https://web.archive.org/web/20100102010033/http://boxofficeindia.com/showProd.php?itemCat=176&catName=MTk3MA==|archive-date=2 Januari 2010|access-date=24 Oktober 2020|url-status=dead}}</ref> Film drama Telugu ''[[Ammakosam]]'' dirilis pada akhir tahun, dan Rekha mendedikasikan film tersebut untuk ibunya.<ref>{{cite news |last=Express News Service |date=18 November 2019 |url=https://www.newindianexpress.com/entertainment/telugu/2019/nov/18/want-to-return-to-tollywood-rekha-2063254.html |title=Want to return to Tollywood: Rekha |work=[[The New Indian Express]] |publisher=Express Publications |archive-url=https://web.archive.org/web/20191119021734/https://www.newindianexpress.com/entertainment/telugu/2019/nov/18/want-to-return-to-tollywood-rekha-2063254.html |archive-date=19 November 2019 |access-date=24 Oktober 2020 |url-status=live }}</ref>
 
Pasca keberhasilan ''Sawan Bhadon'', karier Rekha mulai naik daun.<ref name="Usman 2016, p. 65" /> Ketika masa-masa tersebut, ia mulai menurunkan berat badannya, berfokus pada penataan rias, rambut dan busananya, dan menjadi seorang guru kebugaran dan kecantikan. Semenjak itu, ia memilih untuk mengambil peran-peran yang menurutnya lebih "menantang dan substansif".<ref>{{harvnb|Ganti|2004|p=133}}</ref> Ia tampil dalam tiga film pada 1971, diawali dengan rilis ''Haseenon Ka Devata''. Film tersebut gagal secara komersial, sama seperti dua film berikutnya: ''[[Elaan (film 1971)|Elaan]]'' dan ''[[Dost Aur Dushman]]''. Setelah ''[[Zameen Aasmaan]]'', ''[[Sazaa (film 1972)|Sazaa]]'', ''[[Gora Aur Kala]]'', dan ''[[Gaon Hamara Shaher Tumhara]]'', Rekha tampil sebagai seorang gadis yang tidak bahagia atas pernikahannya dalam film drama S. M. Abbas ''[[Ek Bechara]]'' (1972). Produser B. N. Ghosh telah memasukkan Rekha sebagai anggota pemain film tersebut sejak tahun lalu.<ref name="Usman 2016, p. 65">{{Harvnb|Usman|2016|p=65}}</ref> Pengambilan gambar dilakukan di [[Shimla]], dan media mulai melaporkan hubungan romansa antara Rekha dengan lawan mainnya [[Jeetendra]]. Mereka kemudian pergi ke Mumbai setelah pemfilman diselesaikan untuk melakukan makan malam. Pasangan tersebut setelahnya menandatangani sebuah kontrak untuk membintangi ''[[Anokhi Ada]]'' setelah kesuksesan komersial dari ''Ek Bechara''.<ref name="Usman 2016, pp. 65–66">{{Harvnb|Usman|2016|pp=65–66}}</ref> Pada tahun yang sama, Rekha tampil dalam tiga film lainnya—''[[Do Yaar]]'', ''[[Double Cross (film 1972)|Double Cross]]'', dan ''[[Raampur Ka Lakshman]]''—yang seluruhnya tidak terlalu disambut baik di box office.<ref>{{cite web |url=http://boxofficeindia.com/showProd.php?itemCat=178&catName=MTk3Mg== |title=Box Office 1972 |website=Box Office India |access-date=24 Oktober 2020 |archive-url=https://web.archive.org/web/20100102010158/http://boxofficeindia.com/showProd.php?itemCat=178&catName=MTk3Mg== |archive-date=2 Januari 2010 |url-status=dead }}</ref>
 
Film pertama Rekha pada 1973 adalah ''Mehmaan'', sebuah drama kejahatan dari sutradara Kotayya Pratyagatma. Film tersebut mengisahkan sebuah usaha seorang inspektur polisi (diperankan oleh Biswajit Chatterjee) untuk menemukan pelaku pembunuhan ayahnya, dan menampilkan Rekha dalam peran pendukung sebagai Sheela, seorang wanita idaman dari karakter Chatterjee. ''Mehmaan'' dinyatakan gagal secara komersial, sama seperti ''[[Khoon Khoon]]'', ''[[Kashmakash]]'', ''[[Dharma (film 1973)|Dharma]]'', dan ''[[Barkha Bahar]]''. Sebaliknya, dua asosiasinya dengan [[Dharmendra]], dalam film drama ''[[Keemat (film 1973)|Keemat]]'' dan cerita seru mata-mata ''[[Kahani Kismat Ki]]'', berhasil secara box office dan membuat pemasangan mereka dalam layar menjadi populer;<ref name="BO 1973">{{Cite web|title=Box Office 1973|url=http://boxofficeindia.com/showProd.php?itemCat=179&catName=MTk3Mw==|website=Box Office India|archive-url=https://web.archive.org/web/20100102010230/http://boxofficeindia.com/showProd.php?itemCat=179&catName=MTk3Mw==|archive-date=2 Januari 2010|access-date=25 Oktober 2020|url-status=dead}}</ref> Yasser Usman berkomentar bahwa kesuksesan tersebut "dimanfaatkan" oleh banyak sutradara dan produser pada masa mendatang.<ref name="Usman 2016, p. 72">{{harvnb|Usman|2016|p=72}}</ref> ''The Hindu'' memberikan ulasan campuran kepada Rekha, menyebutnya "terlalu muda" untuk peran seorang penolong mata-mata dalam ''Keemat'', tetapi memuji kontribusinya dengan Dharmendra terhadap film tersebut.<ref>{{Cite news|last=Lokapally|first=Vijay|date=22 September 2016|title=Keemat (1973)|url=https://www.thehindu.com/features/friday-review/Keemat-1973/article14993419.ece|work=The Hindu|publisher=The Hindu Group|archive-url=https://web.archive.org/web/20170228034808/https://www.thehindu.com/features/friday-review/Keemat-1973/article14993419.ece|archive-date=28 Februari 2017|access-date=25 Oktober 2020|url-status=live}}</ref> Adegan ketika Rekha mengenakan sebuah handuk setelah selesai mandi dari film tersebut juga menjadi populer.<ref name="Usman 2016, p. 72" />
 
''Anokhi Ada'' juga dirilis 1973, dan menjadi kegagalan finansial terakhir Rekha pada tahun tersebut.<ref name="BO 1973" /> Disutradarai oleh Kundan Kumar dan ditulis oleh Raji Ajmeri, ia ditampilkan sebagai Neeta Gupta, seorang mitra bisnis. Ketika pengambilan gambar, hubungannya dengan Jeetendra mengalami perenggangan dan terekspos oleh publik. Karenanya, mereka sering berkelahi di depan publik dan menyebabkan tahap pemfilman terkendala.<ref name="Usman 2016, pp. 65–66" /> Berbicara kepada [[Jerry Pinto]], Rekha mengenang masa tersebut sebagai "kepahitan luar biasa", menambahkan, "Saya ingin ia bersikap untuk adil kepada saya, memberikan sebanyak yang ia dapat dari hubungan tersebut."<ref>{{harvnb|Usman|2016|pp=66, 216}}</ref> Setelahnya, Rekha berpacaran kembali dengan [[Vinod Mehra]], yang juga berakhir tidak lama kemudian; ia kemudian berteman baik dengan Khanna.<ref>{{Harvnb|Usman|2016|pp=67–72}}</ref> Film romansa [[Hrishikesh Mukherjee]] ''[[Namak Haraam]]'' menandai rilis terakhir Rekha pada tahun tersebut, dan film tersebut suskes secara komersial dan kritis.<ref name="BO 1973" /><ref>{{cite news |url=https://www.thehindu.com/features/cinema/cinema-columns/namak-haraam-1973/article6151274.ece |title=Namak Haraam (1973) |last=Lokapally |first=Vijay |title=Namak Haraam (1973) |date=26 Juni 2014 |work=The Hindu |publisher=The Hindu Group |archive-url=https://web.archive.org/web/20140814233203/https://www.thehindu.com/features/cinema/cinema-columns/namak-haraam-1973/article6151274.ece |archive-date=14 Agustus 2014 |access-date=25 Oktober 2020 |url-status=live }}</ref> Meskipun tidak satupun adegan menampilkan mereka berdua, itu menandai kerja sama pertama Rekha dengan [[Amitabh Bachchan]], salah satu bintang laki-laki tersukses pada dekade tersebut.<ref name="Usman 2016, p. 72" /><ref>{{cite news |url=https://www.bbc.com/news/world-asia-india-19893525 |title=Why Amitabh Bachchan is more than a superstar |publisher=[[BBC News]] |date=10 Oktober 2012 |archive-url=https://web.archive.org/web/20121014013931/https://www.bbc.com/news/world-asia-india-19893525 |archive-date=14 Oktober 2012 |access-date=25 Oktober 2020 |url-status=live }}</ref>
 
===1974–1977: Fluktuasi komersial dan ''Ghar''===
Rekha membintangi empat film pada 1974, dengan tiga di antaranya mengalami kegagalan secara komersial dan kritis: ''[[Woh Main Nahin]]'', ''[[Duniya Ka Mela]]'', dan ''[[Do Aankhen]]''.<ref name="BO 1974">{{Cite web|title=Box Office 1974|url=http://boxofficeindia.com/showProd.php?itemCat=180&catName=MTk3NA==|website=Box Office India|archive-url=https://web.archive.org/web/20100102010058/http://boxofficeindia.com/showProd.php?itemCat=180&catName=MTk3NA==|archive-date=2 Januari 2010|access-date=26 Oktober 2020|url-status=dead}}</ref> Film [[neo-noir]] Mohan Segal ''Woh Main Nahin'', bersama [[Navin Nischol]], merupakan film pertama Rekha pada tahun tersebut. Sebuah adaptasi dari [[permainan drama]] Marathi 1962 ''[[To Mee Navhech]]'', film tersebut mengisahkan seorang pelestari hutan yang menyelamatkan seorang wanita dari terkaman binatang buas.<ref>{{Cite news|last=Lokapally|first=Vijay|date=15 Oktober 2015|title=Woh Main Nahin (1974)|url=https://www.thehindu.com/features/friday-review/woh-main-nahin-1974/article7766449.ece|work=The Hindu|publisher=The Hindu Group|archive-url=https://web.archive.org/web/20151016163707/https://www.thehindu.com/features/friday-review/woh-main-nahin-1974/article7766449.ece|archive-date=16 Oktober 2015|access-date=26 Oktober 2020|url-status=live}}</ref> Dalam ''[[Pran Jaye Per Vachan Na Jaye]]'', sebuah film musikal garapan [[S. Ali Raza]], menjadi satu-satunya kesuksesan finansial Rekha pada 1974, menghasilkan {{INRConvert|28|m}}.<ref name="BO 1974" /> Ia mengalami pergantian lawan main untuk proyek berikutnya ''Duniya Ka Mela'', setelah produser G. M. Roshan mengeluarkan Amitabh Bachchan dan menggantikannya dengan [[Sanjay Khan]].<ref>{{Harvnb|Usman|2016|p=79}}</ref> Rilis terakhirnya pada tahun tersebut ''Do Aankhen'', sebuah drama keluarga beranggaran rendah garapan Ajoy Biswas.<ref>{{harvnb|Valicha|1996|p=245}}; {{harvnb|Usman|2016|p=82}}</ref> Menjelang akhir tahun, ia mulai berpacaran dengan pemeran teater [[Kiran Kumar]], sering dipanggil olehnya sebagai Kin Kin; semenjak saat tersebut, Rekha mulai sering untuk tampil bersama dengannya dalam berbagai acara film.<ref>{{Harvnb|Usman|2016|p=73}}</ref>
 
Rekha hanya menghasilkan satu kesuksesan komersial pada 1975, ''[[Dharmatma]]'', sama seperti tahun sebelumnya.<ref name="BO 1975">{{cite web |url=http://boxofficeindia.com/showProd.php?itemCat=181&catName=MTk3NQ== |title=Box Office 1975 |website=Box Office India |archive-url=https://web.archive.org/web/20100102010253/http://boxofficeindia.com/showProd.php?itemCat=181&catName=MTk3NQ== |archive-date=2 Januari 2010 |access-date=26 Oktober 2020 |url-status=dead }}</ref> Dalam film tersebut, ia berperan sebagai Anu (seorang teman masa kecil dari karakter [[Feroz Khan]]). Film tersebut berdasarkan pada film kejahatan Amerika Serikat ''[[The Godfather]]'' (1972), dan menjadi film India pertama yang mengambil gambar di Afghanistan.<ref>{{Cite news |last=[[Indo-Asian News Service]] |title=Khans in Bollywood: Afghan traces their Pathan roots |url=https://www.deccanherald.com/content/162005/khans-bollywood-afghan-traces-their.html |date=17 Mei 2011 |work=[[Deccan Herald]] |publisher=The Printers |location=Mysore, India |archive-url=https://web.archive.org/web/20140725055233/https://www.deccanherald.com/content/162005/khans-bollywood-afghan-traces-their.html |archive-date=25 Juli 2014 |access-date=26 Oktober 2020 |url-status=live }}</ref><ref>{{Cite web |title=Bollywood eyes Afghan market |url=http://news.bbc.co.uk/2/hi/entertainment/1679115.stm |date=27 November 2001 |publisher=BBC News |archive-url=https://web.archive.org/web/20021019161150/http://news.bbc.co.uk/2/hi/entertainment/1679115.stm |archive-date=19 Oktober 2002 |access-date=26 Oktober 2020 |url-status=live }}</ref> Hubungan Rekha dengan Kiran Kumar menciptakan kendala terhadap tahap produksinya. Pasca cuti jadwal pertama di [[Mahabaleshwar]] berakhir, Rekha tidak muncul untuk syuting berikutnya hingga dua hari ke depan. Sengaja untuk melakukannya, ia mengatakan bahwa "secara iseng" berkendara ke Mumbai untuk menemui Kiran. Pada masa mendatang, produser Shiv Kumar mengenang masa tersebut sebagai "pengalaman pahit" dalam produksi ''Dharmatma''.<ref>{{harvnb|Usman|2016|p=74}}</ref> Ayah dari Kiran, Jeevan (seorang pembuat film berketurunan [[Kashmir Pandit]]), kemudian berusaha memahami tentang hubungan anaknya dengan Rekha, dan setelahnya melarang hubungan tersebut; ia meyakini bahwa seorang anak "haram" tidak dapat menjadi anggota dari sebuah keluarga. Masalah tersebut kemudian menjadi sorotan dalam media.<ref>{{harvnb|Usman|2016|p=75}}</ref> Sementara itu, perilisan ''Dharmatma'' mendatangkan sambutan campuran secara kritis; Suresh Kohli menemukan penampilan Rekha lebih "unggul" dalam adegan "menggoda", meskipun merasa tubuhnya "terlalu gemuk".<ref>{{Cite news|last=Kohli|first=Suresh|date=17 Januari 2013|title=Dharmatma (1975)|url=http://www.thehindu.com/features/cinema/dharmatma-1975/article4316386.ece|work=The Hindu|publisher=The Hindu Group|archive-url=https://archive.vn/eNwFk|archive-date=16 Juni 2013|access-date=26 Oktober 2020|url-status=live}}</ref>
 
Kesuksesan ''Dharmatma'' dilanjutkan oleh Rekha dengan dua film yang disambut secara kurang baik di box office.<ref name="BO 1975" /> ''[[Aakraman]]'' karya [[J. Om Prakash]] menampilkan Rekha sebagai seorang wanita yang terjebak dalam sebuah cinta segitiga.<ref>{{cite magazine |url=http://www.outlookindia.com/magazine/story/the-plough-the-gun/294333 |title=The plough & the gun |work=[[Outlook (majalah India)|Outlook]] |date=25 Mei 2015 |last=Joshi |first=Namrata |author-link=Namrata Joshi |archive-url=https://web.archive.org/web/20160927180449/http://www.outlookindia.com/magazine/story/the-plough-the-gun/294333 |archive-date=27 September 2016 |access-date=27 Oktober 2020 |url-status=live }}</ref> [[Qurratulain Hyder]] memanggil alur film tersebut "sangat-sangat [[klisé]]" dan menyebut penampilan Rekha hanya "sebuah pajangan".<ref>{{cite magazine |last=Hyder |first=Qurratulain |author-link=Qurratulain Hyder |title=Aakraman |magazine=The Illustrated Weekly of India |date=15 Juni 1975 |publisher=The Times Group |pages=39–40 }}</ref> Kedua adalah ''[[Dharam Karam]]'', salah satu perwakilan di [[Festival Film Internasional India ke-5]].<ref>{{cite news |title='Aakraman': Off the mark! |magazine=Film World |year=1975 |last=Ramachandran |first=T. M. |pages=49–56 }}</ref> Kritikus melihat Rekha "tidak terlalu memancarkan semangat" pada perannya.<ref>{{cite news |url=https://www.thehindu.com/features/friday-review/dharam-karam-1975/article8253479.ece |title=Dharam Karam (1975) |last=Salam |first=Ziya Us |date=18 Februari 2016 |work=The Hindu |publisher=The Hindu Group |archive-url=https://web.archive.org/web/20160219100829/https://www.thehindu.com/features/friday-review/dharam-karam-1975/article8253479.ece |archive-date=19 Februari 2016 |access-date=27 Oktober 2020 |url-status=live }}</ref> ''[[Do Anjaane]]'' menjadi kesuksesan Rekha satu-satunya pada 1976.<ref>{{Cite news|last=Malhotra|first=Aps|date=17 Februari 2017|title=Khalifa (1976)|url=https://www.thehindu.com/todays-paper/tp-features/tp-fridayreview/khalifa-1976/article17317874.ece|work=The Hindu|publisher=The Hindu Group|archive-url=https://web.archive.org/web/20170217230532/https://www.thehindu.com/todays-paper/tp-features/tp-fridayreview/khalifa-1976/article17317874.ece|archive-date=17 Februari 2017|access-date=27 Oktober 2020|url-status=live}}</ref> Ranjan Das Gupta dari ''The Hindu'' menyimpulkan bahwa keberhasilan film tersebut memberikan Rekha sebuah status "pemeran berjasa" dari perfilman Hindi,<ref name="Ever gorgeous">{{Cite news |last=Gupta |first=Ranjan Das |date=10 Oktober 2010 |url=http://www.hindu.com/mp/2010/10/16/stories/2010101650330700.htm |title=Ever gorgeous |work=The Hindu |publisher=The Hindu Group |archive-url=https://web.archive.org/web/20110629033342/http://www.hindu.com/mp/2010/10/16/stories/2010101650330700.htm |archive-date=29 Juni 2011 |access-date=27 Oktober 2020 |url-status=dead }}</ref> dan ''Film World'' menambahkan jika prospek kariernya meningkat.<ref name="Usman 2016, p. 86">{{harvnb|Usman|2016|p=86}}</ref> Berdasarkan pada ''Ratrir Yatri'' karya novelis [[Nihar Ranjan Gupta]], ''Do Anjaane'' menampilkan Rekha sebagai seorang wanita yang menikah dengan seorang kerani kelas menengah.<ref name="Ever gorgeous" /> Rekha menerima peran tersebut—yang sebelumnya telah ditolak oleh [[Sharmila Tagore]] dan [[Mumtaz (aktris)|Mumtaz]]—semata-mata untuk menghindari [[typecasting]].<ref>{{Harvnb|Usman|2016|p=82}}</ref> Tahap produksi dilakukan di [[Kolkata]], sebuah kota yang sebelumnya asing bagi Rekha, dan memakan waktu selama beberapa bulan; Rekha mengutip bahwa masa-masa tersebut telah memberikannya "kegugupan berlebih".<ref>{{Harvnb|Usman|2016|pp=84–85}}</ref>
 
Rekha memulai 1977 dengan lima film gagal secara berturut-turut—''[[Saal Solvan Chadya]]'', ''[[Ram Bharose]]'', ''[[Kachcha Chor]]'', ''[[Farishta Ya Qatil]]'', dan ''[[Ek Hi Raasta]]''—dan kritikus berkomentar bahwa seluruh film tersebut "terlupakan" pada masa mendatang.<ref name="BO 1997">{{Cite web|title=Box Office 1977|url=http://boxofficeindia.com/showProd.php?itemCat=183&catName=MTk3Nw==|website=Box Office India|archive-url=https://web.archive.org/web/20100102010118/http://boxofficeindia.com/showProd.php?itemCat=183&catName=MTk3Nw==|archive-date=2 Januari 2010|access-date=28 Oktober 2020|url-status=dead}}</ref><ref>{{Harvnb|Usman|2016|p=92}}</ref> Pada tahun yang sama, Rekha ditampilkan sebagai seorang pengantin yang tidak stabil secara mental dalam ''[[Dildaar]]'' dan seorang wanita yang dipaksa untuk mengikuti aliran jahat dalam ''[[Chakkar Pe Chakkar]]''; keduanya berkinerja secara rata-rata menurut [[Box Office India]].<ref name="BO 1997" /> Namun, rilisnya yang paling signifikan pada tahun tersebut datang dengan ''[[Khoon Pasina]]'', menceritakan tentang seorang bos kejahatan (diperankan oleh Amitabh Bachchan) dan pertemuannya dengan calon istrinya (diperankan oleh Rekha). Rumor mengenai hubungan luar pernikahan antara kedua pemeran tersebut yang mulai beredar sejak kesuksesan ''Do Anjaane'' meningkatkan apresiasi penonton terhadap perpaduan akting mereka, dan menjadikan film tersebut sebagai film India berpenghasilan tertinggi keenam pada 1977.<ref name="BO 1997" /><ref>{{harvnb|Usman|2016|pp=91–95}}</ref>
 
Fluktuasi karier Rekha berlanjut pada tahun berikutnya. ''[[Muqaddar Ka Sikandar]]'', salah satu film terlaris pada masa tersebut, memberikannya nominasi [[Penghargaan Filmfare untuk Aktris Pendukung Terbaik|Aktris Pendukung Terbaik]] Filmfare pertamanya untuk peran pelacurnya.<ref name="BO 1978">{{Cite web|title=Box Office 1978|url=http://boxofficeindia.com/showProd.php?itemCat=184&catName=MTk3OA==|website=Box Office India|archive-url=https://web.archive.org/web/20100102010127/http://boxofficeindia.com/showProd.php?itemCat=184&catName=MTk3OA==|archive-date=2 Januari 2010|access-date=28 Oktober 2020|url-status=dead}}</ref><ref>{{cite web |title=The Nominations&nbsp;– 1978 |url=http://filmfareawards.indiatimes.com/articleshow/articleshow/367020.cms |publisher=[[Times Internet|Indiatimes]] |archive-url=https://web.archive.org/web/20071029231325if_/http://filmfareawards.indiatimes.com/articleshow/articleshow/367020.cms |archive-date=29 Oktober 2007 |access-date=28 Oktober 2020 |url-status=dead }}</ref> Berbicara kepada [[Dinesh Raheja]], ia mengutip peran tersebut sebagai "fase permulaan dari masa ... yang paling indah dari hidupku".<ref>{{Harvnb|Usman|2016|p=104}}</ref> Baik film tersebut maupun kinerja Rekha, semuanya ditanggapi secara positif oleh kritikus; Sandeep Yadav berpendapat bahwa Rekha "memberikan sebuah dampak besar" untuk ''Muqaddar Ka Sikandar'', dan [[Firstpost]] menyebut film tersebut "memiliki hampir semua unsur ... untuk mendefinisikan perfilman 1970-an".<ref>{{Cite news|last=Yadav|first=Sandeep|date=12 Mei 2016|title=Muqaddar Ka Sikandar (1978)|url=https://www.thehindu.com/features/friday-review/muqaddar-ka-sikandar-1978/article8591212.ece|work=The Hindu|publisher=The Hindu Group|archive-url=https://archive.vn/i2sa2|archive-date=28 Oktober 2020|access-date=28 Oktober 2020|url-status=live}}</ref><ref>{{cite web |last=Chintamani |first=Gautam |date=8 November 2018 |title=Muqaddar Ka Sikandar: Underrated Amitabh Bachchan-starrer is the quintessential '70s Hindi film |url=https://www.firstpost.com/entertainment/muqaddar-ka-sikandar-underrated-amitabh-bachchan-starrer-is-the-quintessential-70s-hindi-film-5519601.html |website=[[Firstpost]] |publisher=[[Reliance Industries]] |archive-url=https://web.archive.org/web/20181213211256/https://www.firstpost.com/entertainment/muqaddar-ka-sikandar-underrated-amitabh-bachchan-starrer-is-the-quintessential-70s-hindi-film-5519601.html |archive-date=13 Desember 2018 |access-date=28 Oktober 2020 |url-status=live }}</ref> Salah satu kegagalan komersial Rekha pada 1978, film drama sosial ''[[Ghar (film)|Ghar]]'', di mana ia berperan sebagai korban pemerkosaan, menandai titik balik dalam kariernya.<ref name="Ageless diva" /> Sutradara [[Gulzar]] ikut berkontribusi dalam komposisi lirikal dari dua lagu ("Aapki Ankhon Mein Kuchh" dan "Aaj Kal Paon Zameen Par Nahi") dalam film tersebut dengan tujuan untuk "memperkuat" perpaduan akting Rekha dan lawan pemerannya Vinod Mehra.<ref>{{Harvnb|Usman|2016|p=98}}</ref> Raheja, menulis untuk artikel retrospektif [[Rediff.com]], mengganggap ''Ghar'' "menandai kedatangan [karakter] dewasa Rekha", serupa, Murali Gopalan dari ''[[Business Line]]'' memuji "sensitivitas luar biasa" Mehra dan Rekha dalam menggambarkan subjek pemerkosaan.<ref>{{Cite web|last=Raheja|first=Dinesh|date=17 Mei 2003|title=Rekha: The divine diva|url=https://www.rediff.com/entertai/2003/may/17dinesh.htm|publisher=Rediff.com|archive-url=https://web.archive.org/web/20030626022442/https://www.rediff.com/entertai/2003/may/17dinesh.htm|archive-date=26 Juni 2003|access-date=23 Oktober 2020|url-status=live}}</ref><ref>{{cite news |url=https://www.thehindubusinessline.com/news/variety/ghar-a-70s-balm-for-these-troubled-times/article20543215.ece1 |title=Ghar, a 70s balm for these troubled times |last=Gopalan |first=Murali |date=12 Maret 2018 |work=[[Business Line]] |publisher=The Hindu Group |location=Mumbai, India |archive-url=https://web.archive.org/web/20201029064615/https://www.thehindubusinessline.com/news/variety/ghar-a-70s-balm-for-these-troubled-times/article20543215.ece1 |archive-date=29 Oktober 2020 |access-date=29 Oktober 2020 |url-status=live }}</ref> Rekha dinominasikan untuk [[Penghargaan Filmfare untuk Aktris Terbaik]] atas penampilannya, dan ia kemudian membeli sebuah rumah baru setelah mendapatkan upah dari proyek tersebut.<ref name="awards">{{cite web |title=Rekha: Awards & nominations |url=http://www.bollywoodhungama.com/celebrities/awards/10690/index.html |website=[[Bollywood Hungama]] |archive-url=https://web.archive.org/web/20091015061024/http://www.bollywoodhungama.com/celebrities/awards/10690/index.html |archive-date=15 Oktober 2020 |access-date=28 Oktober 2020 |url-status=dead }}</ref><ref>{{Cite web|last=Rediff Entertainment Bureau|date=8 Oktober 2004|title=The best Rekha pix! [''sic'']|url=https://m.rediff.com/movies/2004/oct/08sld3.htm|publisher=Rediff.com|archive-url=https://web.archive.org/web/20201030092024/https://m.rediff.com/movies/2004/oct/08sld3.htm|archive-date=30 Oktober 2020|access-date=30 Oktober 2020|url-status=live}}</ref>
 
Pada tahun selanjutnya, Rekha melanjutkan keberhasilan kritisnya dalam ''Ghar'' dengan dua kolaborasi dengan Amitabh Bachchan: ''[[Mr. Natwarlal]]'' dan ''[[Suhaag (film 1979)|Suhaag]]''. Dalam film pertama, sebuah komedi aksi yang menandai kerja sama keduanya dengan sutradara Rakesh Kumar, Rekha berperan sebagai seseorang yang disukai oleh seorang penyamar. Beberapa adegan film tersebut diambil gambar di [[Kashmir]], dan Rekha diharuskan untuk bangun pada pukul dua pagi untuk mengurusi riasan wajahnya dan kemudian pergi ke lokasi syuting pada dua jam kemudian. Selama masa tersebut, rumor perselingkuhan Bachchan dan Rekha sering dimanfaatkan oleh beberapa pembuat film untuk menambahkan publisitas dari film-film mereka, termasuk Kumar, dengan memasukkan sejumlah adegan terkait hal tersebut ke dalam ''Mr. Natwarlal'', yang akhirnya berhasil membuat film tersebut sukses.<ref>{{Harvnb|Usman|2016|p=111}}; {{Harvnb|Raheja|Kothari|1996|pp=109–111}}</ref><ref>{{cite news |url=https://www.thehindu.com/features/friday-review/mr-natwarlal-1979/article8418624.ece |title=Mr. Natwarlal (1979) |last=Lokapally |first=Vijay |date=31 Maret 2016 |work=The Hindu |publisher=The Hindu Group |archive-url=https://web.archive.org/web/20160406011914/https://www.thehindu.com/features/friday-review/mr-natwarlal-1979/article8418624.ece |archive-date=6 April 2016 |access-date=29 Oktober 2020 |url-status=live }}</ref> Rekha dipertemukan kembali dengan [[Dharmendra]] dalam ''[[Kartavya (film 1979)|Kartavya]]'', sebuah buat ulang dari film 1973 ''[[Gandhada Gudi]]''.<ref>{{cite news |url=https://www.thehindu.com/news/national/karnataka/pb-sreenivas-was-the-voice-of-rajkumar/article4617526.ece |title=P.B. Sreenivas was the voice of Rajkumar |last=Khajane |first=Muralidhara |work=The Hindu |publisher=The Hindu Group |date=15 April 2013 |archive-url=https://web.archive.org/web/20130416190011/https://www.thehindu.com/news/national/karnataka/pb-sreenivas-was-the-voice-of-rajkumar/article4617526.ece |archive-date=16 April 2013 |access-date=29 Oktober 2020 |url-status=live }}</ref> Film tersebut membahas tema satwa liar, yang tidak terlalu umum dalam perfilman Hindi, dan menampilkan Rekha dalam peran Nita, seorang [[ekspatriat]] yang bekerja untuk sebuah majalah.<ref>{{Cite news|last=Malhotra|first=Aps|date=15 Desember 2016|title=Kartavya (1979)|url=https://www.thehindu.com/entertainment/movies/Kartavya-1979/article16833496.ece|work=The Hindu|publisher=The Hindu Group|archive-url=https://web.archive.org/web/20161215112017/https://www.thehindu.com/entertainment/movies/Kartavya-1979/article16833496.ece|archive-date=15 Desember 2016|access-date=29 Oktober 2020|url-status=live}}</ref><ref>{{cite web |url=https://www.bollywoodhungama.com/news/slideshows/golmaal-was-entirely-shot-in-my-bandra-bungalow-in-just-40-days-hrishikesh-mukherjee/golmaal-was-entirely-shot-in-my-bandra-bungalow-in-just-40-days-hrishikesh-mukherjee-6 |title=“Golmaal was entirely shot in my Bandra bungalow in just 40 days”&nbsp;– Hrishikesh Mukherjee |author=Bollywood Hungama News Network |website=Bollywood Hungama |date=15 Maret 2016 |archive-url=https://web.archive.org/web/20170307210704/https://www.bollywoodhungama.com/news/slideshows/golmaal-was-entirely-shot-in-my-bandra-bungalow-in-just-40-days-hrishikesh-mukherjee/golmaal-was-entirely-shot-in-my-bandra-bungalow-in-just-40-days-hrishikesh-mukherjee-6 |archive-date=7 Maret 2017 |access-date=29 Oktober 2020 |url-status=live }}</ref>
 
===1980–1981: Masa kejayaan dan kontroversi ''Silsila''===
1980-an menandai fase kejayaan dalam karier Rekha.<ref>{{Harvnb|Usman|2016|p=109}}</ref> Pada masa tersebut, ia mulai beralih ke [[sinema paralel|industri perfilman paralel]], yang belum pernah dilakukan olehnya sebelumnya.<ref>{{Harvnb|Usman|2016|p=117}}</ref> Situs web keuangan [[Box Office India]] menempatkan Rekha pada posisi pertama sebagai "aktris teratas" 1980.<ref name="Top Actress">{{Cite web|title=Top Actress|url=http://www.boxofficeindia.com/cpages.php?pageName=top_actress|website=Box Office India|archive-url=https://web.archive.org/web/20131204132433/http://www.boxofficeindia.com/cpages.php?pageName=top_actress|archive-date=4 Desember 2013|access-date=30 Oktober 2020|url-status=dead}}</ref> Dalam rilis pertamanya pada tahun tersebut—film aksi [[Vijay Anand (pembuat film)|Vijay Anand]] ''[[Ram Balram]]''—ia memainkan sebuah peran pendukung sebagai Shobha, seorang putri dari seorang profesor perguruan tinggi, bersama dengan [[Zeenat Aman]]. Film tersebut memiliki penayangan perdana yang disambut secara baik dan cukup terkenal di kalangan audien, sama seperti film berikutnya ''[[Maang Bharo Sajana]]'' (sebuah buat ulang dari film Telugu 1979 ''[[Karthika Deepam (film)|Karthika Deepam]]''), di mana ia dipertemukan kembali dengan Jeetendra dan beradu akting dengan [[Moushumi Chatterjee]] dan [[Kajal Kiran]].<ref name="BO 1980">{{Cite web|title=Box Office 1980|url=http://boxofficeindia.com/showProd.php?itemCat=186&catName=MTk4MA==|website=Box Office India|archive-url=https://web.archive.org/web/20100102005754/http://boxofficeindia.com/showProd.php?itemCat=186&catName=MTk4MA==|archive-date=2 Oktober 2010|access-date=30 Oktober 2020|url-status=dead}}</ref>
 
Namun, ''[[Khubsoorat]]'' adalah rilis Rekha yang mendapatkan perhatian terbesar pada 1980. Film komedi tersebut menjadi film pertamanya yang berpusatkan pada peran Rekha, dan menampilkannya sebagai Manju Dayal, seorang gadis yang lincah dan nakal; ia menemukan "watak kegesitan" dalam karakter perannya, dan menyebut Manju "agak mirip seperti saya". Film tersebut (dibuat dengan sebuah anggaran kecil) mengharuskan Rekha untuk mengenakan 25 gaya berpakaian berbeda, salah satunya adalah sebuah gaun sederhana dan dua kepangan pada rambutnya, yang sangat terkenal hingga menjadi salah satu tren untuk perempuan pada masa tersebut.<ref>{{Harvnb|Usman|2016|pp=119–120}}</ref> ''Khubsoorat'' sukses secara komersial, meskipun tidak sebesar dua film sebelumnya, namun film tersebut mendapatkan sambutan kritis yang sangat meriah; ''[[Filmfare]]'' memasukkan penampilan Rekha dalam daftar retrospektif "80 Penampilan Ikonis", dan menulis, "''Khubsoorat'' adalah salah satu film di mana Rekha sebenarnya muncul ... ia memiliki kesempatan untuk memerankan seseorang yang semangat [dan] menikmati setiap suasana hati dan warna karakternya."<ref name="BO 1980" /><ref>{{Cite news|date=6 Juni 2010|title=80 Iconic Performances 5/10|url=http://filmfare.com:80/articles/80-iconic-performances-510-955.html|work=Filmfare|publisher=The Times Group|archive-url=https://web.archive.org/web/20110407062344/http://filmfare.com:80/articles/80-iconic-performances-510-955.html|archive-date=7 April 2011|access-date=30 Oktober 2020|url-status=dead}}</ref> M. L. Dhawan dari ''[[The Tribune (Chandigarh)|The Tribune]]'' menggambarkan Rekha "gagah" dan "menyelimuti" film tersebut dengan "semangat alami"-nya.<ref>{{Cite news|last=Dhawan|first=M. L.|date=2 Desember 2001|title=When substance was more important|url=https://www.tribuneindia.com/2001/20011202/spectrum/main6.htm|work=[[The Tribune (Chandigarh)|The Tribune]]|publisher=Tribune Trust|archive-url=https://web.archive.org/web/20020208223910/https://www.tribuneindia.com/2001/20011202/spectrum/main6.htm|archive-date=8 Februari 2002|access-date=30 Oktober 2020|url-status=live}}</ref> Film tersebut meraih [[Penghargaan Filmfare untuk Film Terbaik]], dan memberikan Rekha penghargaan Aktris Terbaik pertamanya dari acara serupa.<ref name="awards" /><ref>{{Harvnb|Mishra|2006|p=118}}</ref>
 
Rekha mengutip penampilannya dalam [[Umrao Jaan (film 1981)|sebuah adaptasi film]] dari novel Urdu karya [[Mirza Hadi Ruswa]] ''[[Umrao Jaan Ada]]'' sebagai "langkah paling penting" dalam kariernya.<ref name="An enigma called Rekha" /><ref name="Umrao Jaan Ada" /><ref name="The diva rules" /> Berlatarbelakangkan pada 1840-an, perannya dalam film musikal erotis tersebut, Amiran (seorang gadis [[Faizabad]] yang dijual ke sebuah [[bordil]] di [[Lucknow]]), mengharuskannya untuk mempelajari [[bahasa Urdu]] dan menggunakan [[sari Banasari]] ibunya.<ref name="An enigma called Rekha" /><ref>{{cite news |url=http://www.filmfare.com/site/jan97/purely.htm |title=Hurts so good |last=Mohamed |first=Khalid |author-link=Khalid Mohamed |date=Januari 1997 |work=Filmfare |publisher=The Times Group |archive-url=http://web.archive.org/web/19970428125718/http://www.filmfare.com/site/jan97/purely.htm |archive-date=28 April 1997 |access-date=20 November 2020 |url-status=dead }}</ref> Ia mengaku merasa terhubung dengan perannya, dan menggambarkan bagaimana itu sangat berpengaruh besar bagi kehidupannya.<ref name="The diva rules">{{Cite news|last=Mukherjee|first=Promita|date=3 Agustus 2008|title=The diva rules|url=http://www.telegraphindia.com/1080803/jsp/graphiti/story_9633760.jsp|work=The Telegraph|publisher=ABP Group|archive-url=https://web.archive.org/web/20110629125637/http://www.telegraphindia.com/1080803/jsp/graphiti/story_9633760.jsp|archive-date=29 Juni 2011|access-date=31 Oktober 2020|url-status=dead}}</ref><ref name="breaks her silence">{{Cite news|last=Gupta|first=Ranjan Das|date=8 Desember 2010|title=Rekha breaks her silence|url=https://www.thehindu.com/features/metroplus/Rekha-breaks-her-silence/article15780048.ece|work=The Hindu|publisher=The Hindu Group|archive-url=https://web.archive.org/web/20180505210430/https://www.thehindu.com/features/metroplus/Rekha-breaks-her-silence/article15780048.ece|archive-date=5 Mei 2018|access-date=31 Oktober 2020|url-status=live}}</ref> Film tersebut menghabiskan total biaya produksi {{INRConvert|5|m}}, dengan sekitar {{INRConvert|225|k}} dihabiskan untuk busana Rekha.<ref name="Umrao Jaan Ada">{{Cite news|last=Subramaniam|first=Chitra|date=15 April 1980|title=Umrao Jaan attempts to recapture aristocratic grandeur of Awadh|url=https://www.indiatoday.in/magazine/society-the-arts/films/story/19800415-umrao-jaan-attempts-to-recapture-aristocratic-grandeur-of-awadh-806570-2014-02-01|work=[[India Today]]|publisher=[[Living Media]]|archive-url=https://web.archive.org/web/20201031081328/https://www.indiatoday.in/magazine/society-the-arts/films/story/19800415-umrao-jaan-attempts-to-recapture-aristocratic-grandeur-of-awadh-806570-2014-02-01|archive-date=31 Oktober 2020|access-date=31 Oktober 2020|url-status=live}}</ref> Selama pengambilan gambar, Rekha menyadari bahwa gaya narasi film tersebut benar-benar berbeda daripada proyek sebelumnya. Hal tersebut menyebabkan konflik dan banyak diskusi dilakukan dengan para tim kreatif. Dialog berbahasa Urdu dari ''Umrao Jaan'' juga mempersulit Rekha dalam tahap [[penyulihan suara|sulih suara]]; menurut Yasser Usman, Rekha biasanya hanya membutuhkan antara tiga dan empat jam untuk menyelesaikan seluruh penyulihan berbahasa Hindi, namun kali ini, ia membutuhkan enam jam.<ref>{{Harvnb|Usman|2016|pp=150–151}}</ref> Sutradara [[Muzaffar Ali]] mengharapkan film tersebut akan meraih sambutan yang cukup dari audien dengan ditampilkannya Rekha, tetapi setelah perilisannya pada 1981, ''Umrao Jaan'' justru dinyatakan gagal meskipun kritikus memberikan pujian kepada Rekha.<ref name="Umrao Jaan Ada" /><ref name="BO 1981">{{cite web |url=http://boxofficeindia.com/showProd.php?itemCat=187&catName=MTk4MQ== |title=Box Office 1981 |website=Box Office India |archive-url=https://web.archive.org/web/20100102005828/http://boxofficeindia.com/showProd.php?itemCat=187&catName=MTk4MQ== |archive-date=2 Januari 2010 |access-date=31 Oktober 2020 |url-status=dead }}</ref><ref>{{harvnb|Ganti|2004|p=133}}; {{harvnb|Usman|2016|p=154}}; {{harvnb|Dwyer|2019|p=237}}</ref> Film tersebut memenangkan empat [[Penghargaan Film Nasional]], termasuk [[Penghargaan Film Nasional untuk Aktris Terbaik|Aktris Terbaik]] untuk Rekha.<ref name="An enigma called Rekha" />
 
Kritikus mencatat bahwa dengan kesuksesan ''[[Saajan Ki Saheli]]'' dan ''[[Baseraa]]'', Rekha berhasil untuk merebut posisi sebagai bintang perempuan teratas India pada 1981.<ref>{{Harvnb|Usman|2016|p=118}}</ref> ''Saajan Ki Saheli'' (sebuah film keluarga dari [[Saawan Kumar Tak]]), di mana ia tampil sebagai Moon Moon, seorang klien yang merupakan seorang selingkuhan dari karakter [[Rajendra Kumar]], mempertemukannya kembali dengan Vinod Mehra; selama tahap produksi, Rekha tetap menjaga hubungan pertemanan dengannya. ''Saajan Ki Saheli'' sukses secara finansial, dan menurut biografer Rekha, hal tersebut dipengaruhi oleh publisitas besar dengan adanya Rekha dalam film tersebut.<ref>{{Harvnb|Usman|2016|p=120}}</ref> Dalam ''Baseera'', ia memainkan peran Nima, seorang wanita yang menikah dengan suami dari saudara perempuannya. Meskipun tidak terlalu berhasil berdasarkan pada komersial, film tersebut mendapatkan sambutan dari segi kritis.<ref name="BO 1981" /><ref>{{Cite news|last=Sharma|first=Devesh|date=10 Oktober 2018|title=5 non-glamorous roles where Rekha aced as an actor|url=https://www.filmfare.com/features/5-non-glamorous-roles-where-rekha-aced-as-an-actor-30668-4.html|work=Filmfare|publisher=The Times Group|archive-url=https://web.archive.org/web/20181011115541/https://www.filmfare.com/features/5-non-glamorous-roles-where-rekha-aced-as-an-actor-30668.html|archive-date=11 Oktober 2018|access-date=1 November 2020|url-status=live}}</ref> ''[[Kalyug (film 1981)|Kalyug]]'' menandai kontribusi terawalnya terhadap perfilman paralel.<ref>{{harvnb|Usman|2016|pp=154–157}}</ref> Dikenal sebagai versi modern dari ''[[Mahabharata]]'',<ref>{{Harvnb|Thoraval|2000|p=162}}</ref> itu menampilkan [[Raj Babbar]] sebagai seorang pemilik perusahaan dan Rekha sebagai istrinya. Ulasan-ulasan kritikus terpecah belah; [[Madhu Trehan]] dari ''[[India Today]]'' menyambut secara positif, menyebut ekspresi Rekha terlihat "sangat natural", sementara ''[[Telangana Today]]'' merasa seluruh karakter film tersebut "kurang [ber]kembang".<ref>{{Cite news|last=Theran|first=Madhu|author-link=Madhu Theran|date=15 Mei 1981|title=Kalyug: Intrigues of the rich|url=https://www.indiatoday.in/magazine/society-the-arts/films/story/19810515-film-review-kalyug-starring-shashi-kapoor-rekha-kulbhushan-kharbanda-raj-babbar-805938-2014-02-26|work=India Today|publisher=Living Media|archive-url=https://web.archive.org/web/20201101101258/https://www.indiatoday.in/magazine/society-the-arts/films/story/19810515-film-review-kalyug-starring-shashi-kapoor-rekha-kulbhushan-kharbanda-raj-babbar-805938-2014-02-26|archive-date=1 November 2020|access-date=1 November 2020|url-status=live}}</ref><ref>{{Cite news|last=Saumya|first=Kota|date=7 April 2018|title=Kalyug: Not so wicked|url=https://telanganatoday.com/kalyug-wicked|work=[[Telangana Today]]|publisher=Telangana Publications|archive-url=https://web.archive.org/web/20201101120337/https://telanganatoday.com/kalyug-wicked|archive-date=1 November 2020|access-date=1 November 2020|url-status=live}}</ref> ''Kalyug'' diputar di [[Festival Film Internasional Moskwa ke-12]].<ref>{{Harvnb|Ramachandran|Rukmini|1985|p=186}}</ref>
 
Rekha beradu akting dengan Amitabh Bachchan untuk terakhir kalinya dalam drama romansa [[Yash Chopra]] ''[[Silsila (film 1981)|Silsila]]''. Film tersebut turut dibintangi oleh istri Amitabh Bachchan [[Jaya Bachchan]], dan mengisahkan sebuah cinta segitiga di antara ketiga pemeran. Amitabh Bachchan memilih secara langsung Rekha untuk memainkan Chandni, selingkuhannya dalam ''Silsila''; pengumuman tersebut menjadi berita utama dalam beberapa surat kabar, dan biografer Rekha menyebut itu "mengejutkan" seluruh penggemar.<ref name="Usman 2016, p. 124" /> Produksi film tersebut tersendat akibat pertikaian antara Rekha dan Amitabh Bachchan atas sebuah alasan yang tidak diketahui—kemungkinan terbesar akibat hubungan perselingkuhan antara Rekha dan [[Amitabh Bachchan]]—setelah yang terakhir berteman dengan pemeran Iran bernama Nellie saat pemfilman ''[[Laawaris (film 1981)|Laawaris]]'' (1981).<ref name="Ageless diva" /><ref>{{cite news |url=https://www.hindustantimes.com/india/amitabh-and-rekha-s-never-ending-silsila/story-OqH0l4aTZvFhiJK0cdEXfK.html |title=Amitabh and Rekha's never-ending Silsila |date=11 Oktober 2012 |work=Hindustan Times |publisher=HT Media |archive-url=https://web.archive.org/web/20160128230224/https://www.hindustantimes.com/india/amitabh-and-rekha-s-never-ending-silsila/story-OqH0l4aTZvFhiJK0cdEXfK.html |archive-date=28 Januari 2016 |access-date=2 November 2020 |url-status=live }}</ref><ref name="Usman 2016, p. 124">{{Harvnb|Usman|2016|p=124}}</ref> Sebagai sebuah solusi untuk mencegah kontroversi berlanjut, Chopra memutuskan untuk mengeluarkan Rekha dan meminta [[Poonam Dhillon]] dan [[Parveen Babi]] untuk menggantikannya, namun, ia mengurungkannya setelah Jaya Bachchan meminta, dengan syarat bahwa film tersebut akan menjadi kolaborasi terakhir Rekha dan suaminya.<ref>{{Harvnb|Usman|2016|p=128}}</ref> Syuting dimulai di Kashmir, dan dilakukan secara sangat tertutup untuk menghindari berkumpulnya jurnalis.<ref>{{Harvnb|Usman|2016|p=131}}</ref>
 
''Silsila'' dirilis pada Juli 1981, dan meskipun pembukaannya sukses besar, keuntungan film tersebut hingga akhir pemutarannya tidak cukup untuk dideklarasikan berhasil.<ref>{{Harvnb|Usman|2016|pp=136, 138}}</ref> Kritikus ''India Today'' Sunil Sethi memanggil film tersebut "pementasan yang bagus [dan] riang",<ref>{{Cite news|last=Sethi|first=Sunil|date=15 September 1981|title=Silsila: Pretty nothingness|url=https://www.indiatoday.in/magazine/society-the-arts/films/story/19810915-film-review-silsila-starring-amitabh-bachchan-rekha-jaya-bachchan-shashi-kapoor-sanjeev-kumar-773234-2013-11-07|work=India Today|publisher=Living Media|archive-url=https://web.archive.org/web/20201102074042/https://www.indiatoday.in/magazine/society-the-arts/films/story/19810915-film-review-silsila-starring-amitabh-bachchan-rekha-jaya-bachchan-shashi-kapoor-sanjeev-kumar-773234-2013-11-07|archive-date=2 November 2020|access-date=2 November 2020|url-status=live}}</ref> dengan ''[[The Statesman]]'' menyebutnya "salah satu film paling dicintai pada masanya";<ref>{{Cite news|date=10 Oktober 2019|title='Silsila', 'Umrao Jaan', 'Khoobsurat': 5 Times Rekha Created Magic On Screen|url=https://economictimes.indiatimes.com/magazines/panache/silsila-umrao-jaan-khoobsurat-5-times-rekha-created-magic-on-screen/khoobsurat-1980/slideshow/71516714.cms|work=[[The Economic Times]]|publisher=The Times Group|archive-url=https://web.archive.org/web/20191012032609/https://economictimes.indiatimes.com/magazines/panache/silsila-umrao-jaan-khoobsurat-5-times-rekha-created-magic-on-screen/an-ageless-beauty/slideshow/71516837.cms|archive-date=12 Oktober 2019|access-date=2 November 2020|url-status=live}}</ref> sebuah ulasan terbitan ''[[The Economic Times]]'' menyerukan bahwa Rekha "melakukan bagian kecilnya dengan baik".<ref>{{Cite news|date=21 Agustus 2017|title=Silsila (1981)|url=https://www.thestatesman.com/silsila1981-inspired-by-the-real-life-love-triangle-of-amitabh-bachchan-jaya-and-rekha-silsila-was-one-of-the-most-loved-films-of-that-time-photo-twitter-2|work=[[The Statesman (India)|The Statesman]]|archive-url=https://web.archive.org/web/20201102074711/https://www.thestatesman.com/silsila1981-inspired-by-the-real-life-love-triangle-of-amitabh-bachchan-jaya-and-rekha-silsila-was-one-of-the-most-loved-films-of-that-time-photo-twitter-2|archive-date=2 November 2020|access-date=2 November 2020|url-status=live}}</ref> Film tersebut dimasukkan dalam beberapa daftar film India terbaik ''[[Hindustan Times]]'',<ref>{{Cite news|last=Dwyer|first=Rachel|author-link=Rachel Dwyer|date=12 Agustus 2017|title=70 iconic movies of independent India|url=https://www.hindustantimes.com/interactives/70-movies-independence-day/|work=Hindustan Times|archive-url=https://web.archive.org/web/20170813234921/https://www.hindustantimes.com/interactives/70-movies-independence-day/|archive-date=13 Agustus 2017|access-date=2 November 2020|url-status=live}}</ref> Rediff.com,<ref>{{Cite web|last=Verma|first=Sukanya|date=7 Maret 2019|title=Bollywood's best Air Force movies|url=https://www.rediff.com/movies/special/bollywoods-best-air-force-movies/20190307.htm|publisher=Rediff.com|archive-url=https://web.archive.org/web/20190307204620/https://www.rediff.com/movies/special/bollywoods-best-air-force-movies/20190307.htm|archive-date=7 Maret 2019|access-date=2 November 2020|url-status=live}}</ref> dan [[Time Out (majalah)|''Time Out'']],<ref>{{Cite news|date=5 Maret 2015|title=The 100 best Bollywood movies: the list at a glance|url=https://www.timeout.com/london/film/the-100-best-bollywood-movies-the-list-at-a-glance|work=[[Time Out (majalah)|Time Out]]|archive-url=https://web.archive.org/web/20150310091142/https://www.timeout.com/london/film/the-100-best-bollywood-movies-the-list-at-a-glance|archive-date=10 Maret 2015|access-date=2 November 2020|url-status=live}}</ref> dan kinerja Rekha juga muncul dalam serangkaian daftar ''[[Eastern Eye]]'',<ref>{{Cite news|last=Nazir|first=Asjad|date=1 Oktober 2020|title=Rekha: Memorable roles of a magical movie icon|url=https://www.easterneye.biz/rekha-memorable-roles-of-a-magical-movie-icon/|work=[[Eastern Eye]]|location=New Delhi, India|archive-url=https://web.archive.org/web/20201102084822/https://www.easterneye.biz/rekha-memorable-roles-of-a-magical-movie-icon/|archive-date=2 November 2020|access-date=2 November 2020|url-status=live}}</ref> [[NDTV]],<ref>{{Cite news|date=10 Oktober 2014|title=10 Films Rekha Made Awesome|url=https://movies.ndtv.com/bollywood/10-films-rekha-made-awesome-677540|publisher=[[NDTV]]|archive-url=https://web.archive.org/web/20141011031020/https://movies.ndtv.com/bollywood/10-films-rekha-made-awesome-677540|archive-date=11 Oktober 2014|access-date=2 November 2020|url-status=live}}</ref> dan ''[[The Indian Express]]''.<ref>{{Cite news|last=Gera|first=Sonal|date=10 Oktober 2015|title=Happy Birthday Rekha: Ten iconic roles of the Bollywood diva|url=https://indianexpress.com/article/entertainment/bollywood/happy-birthday-rekha-ten-iconic-roles-of-the-bollywood-diva/|work=The Indian Express|location=New Delhi, India|publisher=Indian Express Limited|archive-url=https://web.archive.org/web/20151012182258/https://indianexpress.com/article/entertainment/bollywood/happy-birthday-rekha-ten-iconic-roles-of-the-bollywood-diva/|archive-date=12 Oktober 2015|access-date=2 November 2020|url-status=live}}</ref> Ia kemudian tampil dalam ''[[Ghungroo Ki Awaaz]]'' dan ''[[Ek Hi Bhool]]'', masing-masing merupakan kegagalan dan keberhasilan secara komersial.<ref name="BO 1981" />
 
===1982–1987: Kemunduran===
Pertengahan 1980-an menjadi periode tergagal bagi Rekha dengan ''[[Ghazab]]'' (sebuah buat ulang dari film 1979 ''[[Kalyanaraman]]'')<ref>{{cite magazine|last=Piousji|date=30 Mei–5 Juni 1982|title=Khaas Baat|url=https://archive.org/details/dli.bengal.10689.20974/page/n469|magazine=Sunday|publisher=Ananda Bazar Publication|location=Kolkata, India|volume=9|issue=50|page=50}}</ref> menjadi kesuksesan komersial satu-satunya.<ref name="BO 1982" /> Kehidupan pribadinya justru lebih diperhatikan, dan mulai muncul rumor-rumor terkait hubungannya dengan pemeran-pemeran [[Kamal Haasan]], [[Shailendra Singh]] dan [[Sanjay Dutt]], dan produser [[T. K. Rajeev Kumar]].<ref>{{harvnb|Usman|2016|p=162}}</ref> Ia tampil sebagai Neelima, ibu dari pilot [[Mikoyan-Gurevich MiG-21]], Angad (diperankan oleh [[Kunal Kapoor (aktor)|Kunal Kapoor]]), dalam rilis tahun 1982 pertamanya ''[[Vijeta (film 1982)|Vijeta]]''. Penampilannya meraih pujian kritis dan ia mengutip peran tersebut sebagai salah satu "favorit pribadinya".<ref name="breaks her silence" /><ref name="BO 1982">{{Cite web|title=Box Office 1982|url=http://boxofficeindia.com/showProd.php?itemCat=188&catName=MTk4Mg==|website=Box Office India|archive-url=https://web.archive.org/web/20100102005947/http://boxofficeindia.com/showProd.php?itemCat=188&catName=MTk4Mg==|archive-date=2 Januari 2010|access-date=2 November 2020|url-status=dead}}</ref><ref>{{Cite web|last=Sood|first=Samira|date=15 Agustus 2020|title=Vijeta is the war film with a difference that deserves a rewatch this Independence Day|url=https://theprint.in/features/vijeta-is-the-war-film-with-a-difference-that-deserves-a-rewatch-this-independence-day/481750/|website=[[ThePrint]]|archive-url=https://web.archive.org/web/20201102121820/https://theprint.in/features/vijeta-is-the-war-film-with-a-difference-that-deserves-a-rewatch-this-independence-day/481750/|archive-date=2 November 2020|access-date=2 November 2020|url-status=live}}</ref> Rilis dengan sambutan kritis yang signifikan datang dengan kinerjanya dalam film komedi keluarga ''[[Jeevan Dhaara]]'', bersama sebuah [[kelompok pemeran]], termasuk Raj Babbar, [[Amol Palekar]], [[Simple Kapadia]], [[Rakesh Roshan]], dan [[Kanwaljit Singh (aktor)|Kanwaljit Singh]]. Menurut jurnalis Jerry Pinto, penyetujuan Rekha untuk membintangi film tersebut berdasarkan pada alasannya untuk menghilangkan typecasting pelacurnya, yang menurut Pinto tidak berdampak bagus untuk kariernya.<ref>{{Harvnb|Usman|2016|pp=181–182}}</ref> Rekha mendapatkan sebuah nominasi Aktris Terbaik di Filmfare.<ref name="awards" />
 
Salah satu perannya pada tahun berikutnya, ''[[Mujhe Insaaf Chahiye]]'' (beradu akting dengan [[Mithun Chakraborty]] dan [[Rati Agnihotri]]), sebuah drama karya [[Tatineni Rama Rao]] tentang orangtua tunggal, memberikannya sebuah nominasi Aktris Pendukung Terbaik kedua di Penghargaan Filmfare dan disambut oleh kritikus.<ref name="awards" /> Rani Burra menyebut film tersebut layak untuk meraih "penerimaan yang sama besarnya" dengan ''[[Ardh Satya]]'' (1983)—film tersukses pada tahun tersebut—dengan "tersiratkannya kemarahan yang terpendam dalam rata-rata orang India",<ref>{{Harvnb|Burra|1985|p=36}}</ref> dan sebuah edisi tahun 1989 dari majalah ''Democratic World'' menggambarkan penampilan Rekha "sama serius dan alaminya" seperti dalam salah satu filmnya, ''[[Ladaai]]'' (1989).<ref>{{cite magazine |url=https://books.google.co.id/books?id=OEl8BbJic0oC&dq |title=A new feather in chelam's cap |last=Darshak |year=1989 |volume=18 |publisher=
Gulab Singh & Sons |pages=18–19 |magazine=Democratic World }}</ref> Rilis lainnya pada tahun tersebut adalah ''[[Prem Tapasya]]'', ''[[Nishaan (film 1983)|Nishaan]]'', dan [[Agar Tum Na Hote|''Agar Tum Na Hote'']], dan kali ini tidak ada yang mendapatkan pujian kritikus.<ref>{{Harvnb|Rajadhyaksha|Willemen|1994|p=186}}; {{Harvnb|Jain|Rai|2002|p=64}}; {{Harvnb|Puri|Sabharwal|2006|p=163}}</ref> Pada tahun yang sama, ia menerbitkan ''Rekha's Mind and Body Temple'', sebuah buku di mana ia menjelaskan panduan tentang melakukan yoga dan latihan kebugaran.<ref>{{Cite web|date=10 Oktober 2009|title=What makes Rekha look so glamourous at 55?|url=https://zeenews.india.com/entertainment/celebrity/what-makes-rekha-look-so-glamourous-at-55_43229.html|publisher=[[Zee News]]|archive-url=https://web.archive.org/web/20160201010240/https://zeenews.india.com/entertainment/celebrity/what-makes-rekha-look-so-glamourous-at-55_43229.html|archive-date=1 Februari 2016|access-date=18 November 2020|url-status=live}}</ref>
 
Film semi-erotis ''[[Utsav]]'' (berdasarkan pada drama Sansekerta ''Daridra-Charudatta'' dan ''[[Mṛcchakatika]]'') berlatarbelakangkan abad kedua sebelum masehi dan menampilkan Rekha dalam peran Vasantsena, seorang pelacur yang bekerja untuk sebuah istana tersembunyi.<ref>{{Harvnb|Usman|2016|p=159}}</ref> Sebelum rilis, film tersebut telah mendapatkan publisitas besar-besaran ketika Rekha memberikan persetujuan untuk memainkan adegan intim; media melihat hal tersebut sebagai sebuah upaya bagi Rekha untuk "menghadang" datangnya aktris baru dalam industri film Hindi. Pemfilman dimulai pada awal 1984, dengan mengambil lokasi di [[Kundapur]]. Pada saat yang sama, sebuah serbuan pajak pendapatan terjadi di Mumbai dan membuat Rekha rugi secara keuangan dan kehilangan rumahnya.<ref>{{Harvnb|Usman|2016|pp=159–160}}</ref> ''Utsav'' kemudian dirilis pada tahun tersebut dan kritikus memberikan tanggapan beragam; sejarawan film Yves Thoraval merasa Rekha ditampilkan secara "lebih cantik daripada sebelum-sebelumnya", dengan ''India Today'' menambahkan bahwa beberapa [[Ambilan dekat|pengambilan dekat]] yang tertuju pada Rekha terasa "berlebihan".<ref>{{Harvnb|Thoraval|2000|p=369}}</ref><ref>{{Cite news|last=Sethi|first=Sunil|date=15 Mei 1984|title=The way of all flesh|url=https://www.indiatoday.in/magazine/society-the-arts/films/story/19840515-utsav-achieves-little-except-hope-to-get-into-censor-trouble-803615-1984-05-15|work=India Today|publisher=Living Media|archive-url=https://web.archive.org/web/20201104122240/https://www.indiatoday.in/magazine/society-the-arts/films/story/19840515-utsav-achieves-little-except-hope-to-get-into-censor-trouble-803615-1984-05-15|archive-date=4 November 2020|access-date=4 November 2020|url-status=live}}</ref> Untuk penampilannya, ia dianugerahi sebuah [[Penghargaan Asosiasi Jurnalis Film Benggala untuk Aktris Terbaik (Hindi)|Penghargaan Asosiasi Jurnalis Film Benggala untuk Aktris Terbaik]].<ref>{{Cite web|title=1989: 52nd Annual BFJA Awards|url=http://www.bfjaawards.com/legacy/pastwin/198952.htm|publisher=[[Penghargaan Asosiasi Jurnalis Film Benggala]]|archive-url=https://web.archive.org/web/20100108062601/http://www.bfjaawards.com/legacy/pastwin/198952.htm|archive-date=8 Januari 2010|access-date=4 November 2020|url-status=dead}}</ref>
 
Mengiringi lima penampilan yang tidak ada mendapatkan sambutan sama sekali pada 1986, tahun berikutnya Rekha berperan sebagai Sudha dalam ''[[Ijaazat]]'', sebuah film romansa tentang sepasang suami istri yang secara tidak sengaja bertemu di sebuah stasiun kereta api pasca lima tahun berpisah. Tampil bersama [[Naseeruddin Shah]] untuk pertama kalinya, Rekha mendapatkan ulasan-ulasan hangat dari para kritikus. Sebuah artikel ''Filmfare'' menyebut penampilannya sebagai "penampilannya yang paling menyedihkan",<ref>{{Cite news|date=13 Juli 2010|title=Top 5|url=https://www.filmfare.com/articles/top-5-1158.html|work=Filmfare|publisher=The Times Group|archive-url=https://web.archive.org/web/20100715052726/https://www.filmfare.com/articles/top-5-1158.html|archive-date=15 Juli 2010|access-date=5 November 2020|url-status=dead}}</ref> dengan M. L. Dhawan dari ''The Tribune'' menambahkan, "Rekha menangani situasi yang [biasanya] diciptakan oleh 'wanita lain' dengan kedewasaan dan secara pragmatis."<ref>{{Cite news|last=Dhawan|first=M. L.|date=21 Juli 2002|title=Year of the invisible hero|url=https://www.tribuneindia.com/2002/20020721/spectrum/main5.htm|work=The Tribune|publisher=Tribune Trust|archive-url=https://web.archive.org/web/20021002052526/https://www.tribuneindia.com/2002/20020721/spectrum/main5.htm|archive-date=2 Oktober 2002|access-date=5 November 2020|url-status=live}}</ref> Tidak satupun dari empat rilis berikutnya pada tahun serupa—''[[Pyar Ki Jeet]]'', ''[[Apne Apne]]'', ''[[Sansar (film 1987)|Sansar]]'', dan ''[[Jaan Hatheli Pe]]''—yang mendapatkan perhatian kritis.<ref>{{Harvnb|Usman|2016|p=166}}</ref>
 
===1988–1991: Kebangkitan dan pernikahan===
Prospek karier Rekha dilaporkan kembali membaik per akhir 1980-an.<ref name="Top Actress" /> Rakesh Roshan kemudian menampilkannya sebagai seorang janda yang tidak menarik dalam film cerita serunya ''[[Khoon Bhari Maang]]'' (1988), berdasarkan pada miniseri Austalia 1983 ''[[Return to Eden]]''.<ref>{{harvnb|Gulzar|Nihalani|Chatterjee|2003|p=401}}</ref> Ia mengutip mengenai perannya, "Untuk pertama kalinya peran utama[ku] muncul sebagai wanita yang kuat dan tangguh ... [dan] mencerminkan wanita India sekarang."<ref>{{Cite news|last=Rahman|first=M.|date=15 Juli 1998|title=Hindi films: On screen, it is no longer men alone who is spilling blood|url=https://www.indiatoday.in/magazine/society-the-arts/story/19880715-hindi-films-on-screen-it-is-no-longer-men-alone-who-is-spilling-blood-797492-1988-07-15|work=India Today|publisher=Living Media|archive-url=https://web.archive.org/web/20201106073111/https://www.indiatoday.in/magazine/society-the-arts/story/19880715-hindi-films-on-screen-it-is-no-longer-men-alone-who-is-spilling-blood-797492-1988-07-15|archive-date=6 November 2020|access-date=6 November 2020|url-status=live}}</ref> Gaya berpakaian Rekha dari film tersebut, yang oleh sejumlah pengulas rasa terpengaruh oleh beberapa sinetron terkenal pada masa tersebut, termasuk ''[[Dynasty (seri TV 1981)|Dynasty]]'' (1981), menjadi populer hingga sekarang.<ref>{{harvnb|Usman|2016|p=167}}</ref> ''Khoon Bhari Maang'' menandai kesuksesan komersial pertama Rekha dalam lima tahun terakhir, menghasilkan sebuah keuntungan sebesar {{INRConvert|20|m}}, dan ditanggapi secara positif oleh kritikus.<ref>{{Cite news|last=Jha|first=Lata|date=25 Juli 2016|title=Ten revenge dramas from Bollywood|url=https://www.livemint.com/Consumer/GXCD8vywatfXqFjObF5X8K/Ten-revenge-dramas-from-Bollywood.html|work=[[Mint (surat kabar)|Mint]]|publisher=HT Media|archive-url=https://web.archive.org/web/20160726134837/https://www.livemint.com/Consumer/GXCD8vywatfXqFjObF5X8K/Ten-revenge-dramas-from-Bollywood.html|archive-date=26 Juli 2016|access-date=6 Oktober 2020|url-status=live}}</ref> Menulis untuk ''The Tribune'', M. L. Dhawan melihat film tersebut sebagai "mahkota kemuliaan" bagi Rekha; Poulomi Das dari [[Arre (merek)|Arre]] melanjutkan, "''Khoon Bhari Maang'' menandai puncak Bollywood 80-an—sebuah masa dengan rambut dan mutiara besar, kerah pelapis pada pakaian mencolok ... dan ... perempuan pembalas dendam yang dilambangkan oleh Rekha."<ref>{{cite news |url=https://www.tribuneindia.com/2002/20020818/spectrum/main5.htm |title=Year of offbeat films |last=Dhawan |first=M. L. |date=18 August 2002 |work=The Tribune |publisher=Tribune Trust |archive-url=https://web.archive.org/web/20021002014336/https://www.tribuneindia.com/2002/20020818/spectrum/main5.htm |archive-date=2 Oktober 2002 |access-date=6 November 2020 |url-status=live }}</ref><ref>{{cite web |url=https://www.arre.co.in/bollywood/30-years-khoon-bhari-maang-rekha-kabir-bedi-crocodile/ |title=How Rekha made Khoon Bhari Maang a camp classic |last=Das |first=Poulomi |date=1 Januari 2019 |publisher=[[Arre (merek)|Arre]] |archive-url=https://web.archive.org/web/20200815053726/https://www.arre.co.in/bollywood/30-years-khoon-bhari-maang-rekha-kabir-bedi-crocodile/ |archive-date=15 Agustus 2020 |access-date=16 November 2020 |url-status=live }}</ref> Dengan penampilannya, Rekha meraih penghargaan Aktris Terbaik keduanya di Filmfare.<ref name="An enigma called Rekha" /><ref name="awards" />
 
{{quote box
| quote = "Jika sebuah pernikahan tidak bekerja, anda tidak dapat melakukan apapun terhadap hal tersebut. Saya bukan seseorang yang akan bertahan atas alasan-alasan palsu. Apa tujuan untuk meneruskan sebuah hubungan yang tidak memiliki masa depan."
| width = 25em
| align = left
| source =&nbsp;—Rekha berbicara tentang pernikahannya kepada ''[[Filmfare]]'' pada Desember 1990<ref>{{harvnb|Usman|2016|pp=16, 206}}</ref>
}}
Semua film Rekha yang dirilis tahun berikutnya—''[[Kasam Suhaag Ki]]'', ''[[Clerk (film 1989)|Clerk]]'', ''[[Souten Ki Beti]]'', ''[[Ladaai]]'', ''[[Bhrashtachar]]'', dan ''[[Bahurani (film 1989)|Bahurani]]''—gagal secara komersial; Yasser Usman menyimpulkan bahwa hal tersebut dipengaruhi oleh usia Rekha yang telah menginjak lebih dari tiga puluh tahunan, menyebabkan kekalahan telaknya dengan aktris muda yang sedang naik daun pada masa tersebut sedang sangat naik daun, termasuk [[Sridevi]], [[Meenakshi Seshadri]], dan [[Juhi Chawla]].<ref>{{cite web |url=http://boxofficeindia.com/showProd.php?itemCat=195&catName=MTk4OQ== |title=Box Office 1989 |website=Box Office India |archive-url=https://web.archive.org/web/20100102005931/http://boxofficeindia.com/showProd.php?itemCat=195&catName=MTk4OQ== |archive-date=2 Oktober 2010 |access-date=7 November 2020 |url-status=dead }}</ref><ref>{{Cite magazine|url=https://archive.org/details/dli.bengal.10689.12096?q=Rekha+married+Mukesh|title=Filmi gossip|magazine=Sunday|last=Kumar|first=V. Shiv|location=New Delhi, India|date=27 Mei–2 Juni 1990|volume=17–20|page=19}}</ref> Ketiga aktris tersebut mengambil alih posisi Rekha dalam industri film, membuat kariernya menjadi "tersendat-sendat".<ref>{{harvnb|Usman|2016|p=169}}</ref>
 
Rekha menikah dengan Mukesh Agarwal, seorang industrialis di Delhi, pada 4 Maret 1990 di sebuah kuil di [[Juhu]].<ref>{{Harvnb|Usman|2016|pp=2, 6}}</ref> Lahir pada 1953, Agarwal berasal dari sebuah keluarga [[Bania (kasta)|Bania]] kelas menengah. Mereka berkenalan pada awal 1990 ketika teman Rekha, Bina Ramani, memberitahukannya jika seorang penggemar beratnya ingin untuk berbicara dengannya lewat telepon.<ref>{{Harvnb|Usman|2016|pp=3–4}}</ref> Rekha dan Agarwal setelahnya bertemu tatap muka di Mumbai sebulan setelah perbincangan telepon tersebut.<ref>{{Harvnb|Usman|2016|p=5}}</ref> Pasca pernikahan, mereka melakukan sebuah [[bulan madu]] selama seminggu di [[London]]. Selama masa tersebut, ia baru mengetahui penyakit depresi akut suaminya; Agarwal sebelumnya telah berobat kepada psikoterapis Akash Bajaj sepuluh tahun pra-pertemuan pertamanya dengan Rekha.<ref>{{Harvnb|Usman|2016|pp=8–9}}</ref> Agarwal mulai tempramental kepada Rekha ketika dua bulan umur pernikahannya akibat krisis keuangan yang terjadi pada tahun tersebut, yang mana mengakibatkan bisnisnya mulai merugi. Karena tekanan tersebut, Agarwal memutuskan untuk bunuh diri dengan meneguk banyak pil pada Oktober 1990.<ref>{{Cite magazine|title=Dimple: The best of both worlds|url=https://archive.org/details/dli.bengal.10689.12061/page/n217/mode/2up?q=Rekha+Mukesh+Agarwal|pages=53|date=18 November 1990|magazine=The Illustrated of Weekly India|publisher=The Times Group|last=Gangadhar|first=V.}}</ref> Berita tersebut menjadi sebuah kontroversi besar dalam media dan sejumlah surat kabar dan majalah menyalahkan Rekha atas insiden tersebut.<ref>{{Harvnb|Usman|2016|pp=19–22, 169–171}}</ref> Dalam sebuah wawancara dengan ''Filmfare'' dua bulan kemudian, ia mengatakan: "Perceraian bukan ideku ... Mukesh yang menyinggung pertama kali."<ref>{{Harvnb|Usman|2016|pp=170–171}}</ref>
 
Kematian dari Agarwal juga berdampak pada karier akting Rekha. Film fantasi ''[[Sheshnaag (film)|Sheshnaag]]'', di mana ia tampil sebagai seekor kobra [[Perubahan bentuk|perubah bentuk]], dirilis tidak lama setelah kejadian dan mendorong banyak orang melakukan pemboikotan.<ref>{{harvnb|Usman|2016|pp=23–24}}</ref> Film tersebut gagal untuk menarik cukup penonton, menyebabkan kinerja box office dan Rekha disambut buruk.<ref>{{harvnb|Usman|2016|pp=26–27}}</ref> Meski begitu, film berikutnya ''[[Phool Bane Angaray]]'', sebuah drama aksi tentang gangster yang sangat korup di [[Udaipur]], disambut dengan lebih baik dan membuatnya dinominasikan untuk kategori Aktris Terbaik di FIlmfare.<ref name="awards" /> Di bawah arahan [[K. C. Bokadia]], ia memainkan peran seorang perwira polisi bersama [[Rajinikanth]] dan [[Prem Chopra]]. Selama produksi, ''Phool Bane Angaray'' mendapatkan perhatian besar wartawan dan, kali ini, media memberitakannya secara positif. Dengan penghasilan sekitar {{INRConvert|25|m}}, film tersebut menandai kesuksesan komersial pertama Rekha sejak ''Khoon Bhari Maang''.<ref>{{Cite web|title=Box Office 1991|url=http://boxofficeindia.com/showProd.php?itemCat=197&catName=MTk5MQ==|website=Box Office India|archive-url=https://web.archive.org/web/20100102005408/http://boxofficeindia.com/showProd.php?itemCat=197&catName=MTk5MQ==|archive-date=2 Januari 2010|access-date=9 November 2020|url-status=dead}}</ref> Film tersebut mendapatkan ulasan-ulasan yang campur aduk, tetapi kebanyakan kritikus memuji penampilan Rekha; N. Krishnaswamy dari ''The Indian Express'' melihat bagaimana perannya menyiratkan [[Rani dari Jhansi]], ratu dari [[Princely state|wilayah kerajaan]] [[Maratha (kasta)|Maratha]], menambahkan, "Ia menunggangi kuda, mengayunkan pedang, dan ... menjadi ''phool'' (setangkai bunga) dan ''angaarey'' (batu bara terbakar)."<ref>{{cite web |url=http://www.bollywoodhungama.com/movies/features/type/view/id/7078 |title=12 best cops acts in Bollywood |last=Jha |first=Subhash K. |date=25 Agustus 2014 |website=Bollywood Hungama |archive-url=https://web.archive.org/web/20140828192805/http://www.bollywoodhungama.com/movies/features/type/view/id/7078 |archive-date=28 Agustus 2014 |access-date=9 November 2020 |url-status=live }}</ref><ref>{{cite news |url=https://www.indiatoday.in/movies/bollywood/story/bollywood-actors-cops-singham-returns-ajay-devgn-rani-mukerji-mardaani-203509-2014-08-10 |title=B-town cops: A good buzz |last=Chakravorty |first=Vinayak |author-link=Vinayak Chakravorty |work=India Today |publisher=Living Media |date=10 Agustus 2014 |archive-url=https://web.archive.org/web/20191010235328/https://www.indiatoday.in/movies/bollywood/story/bollywood-actors-cops-singham-returns-ajay-devgn-rani-mukerji-mardaani-203509-2014-08-10 |archive-date=10 Oktober 2019 |access-date=9 November 2020 |url-status=live }}</ref><ref>{{Cite news|last=Krishnaswamy|first=N.|date=30 Agustus 1991|title=Phool bane angare|url=https://news.google.com/newspapers?nid=P9oYG7HA76QC&dat=19910830&printsec=frontpage&hl=en|work=The Indian Express|publisher=Indian Express Limited|page=7|access-date=9 November 2020|url-status=live}}</ref>
 
===1992–1999: Industri pemotretan gambar===
Rekha termotivasi untuk membintangi sejumlah film bergenre cerita seru aksi dan yang menampilkannya sebagai bintang perempuan utama setelah kesuksesan ''Khoon Bhari Maang'' dan ''Phool Bane Angaray''. Tetapi keputusan ditentang oleh banyak analis film; Jerry Pinto menyatakan bahwa pilihan tersebut "sangat berbahaya" bagi kariernya.<ref>{{harvnb|Usman|2016|p=168}}</ref> Enam film berikutnya—''[[Insaaf Ki Devi]]'' (1992), ''[[Geetanjali (film 1993)|Geetanjali]]'' (1993), ''[[Madam X (film 1994)|Madam X]]'' (1994), ''[[Nishana (film 1995)|Nishana]]'' (1995), ''[[Ab Insaf Hoga]]'' (1995), dan ''[[Aurat Aurat Aurat]]'' (1996)—gagal secara komersial dan membuat kritikus menciptakan sebuah kesimpulan bahwa perjalanan karier Rekha telah berakhir semenjak saat tersebut.<ref>{{Cite web|title=Box Office 1995|url=http://boxofficeindia.com/showProd.php?itemCat=201&catName=MTk5NQ==|website=Box Office India|archive-url=https://web.archive.org/web/20100102005351/http://boxofficeindia.com/showProd.php?itemCat=201&catName=MTk5NQ==|archive-date=2 November 2010|access-date=16 November 2020|url-status=dead}}</ref><ref>{{Cite web|title=Box Office 1996|url=http://boxofficeindia.com/showProd.php?itemCat=202&catName=MTk5Ng==|website=Box Office India|archive-url=https://web.archive.org/web/20100102005511/http://boxofficeindia.com/showProd.php?itemCat=202&catName=MTk5Ng==|archive-date=2 Januari 2010|access-date=16 November 2020|url-status=dead}}</ref><ref>{{Harvnb|Usman|2016|p=184–185}}</ref> Untuk membuat kariernya tetap bertahan, Rekha beralih ke industri pemotretan gambar. Ia sangat suka untuk bereksperimen dengan gaya berpakaiannya, dan memilih sendiri model rambut, riasan, dan busananya. Menurut fotografernya [[Jayesh Sheth]], Rekha adalah "orang pertama yang memulai ragam pemotretan gambar berbasis tema pribadi"; mereka bekerja sama selama dua belas tahun dan melakukan pemotretan setiap sebulan sekali. Selama sisa 1990-an, Rekha yang telah terobsesi dalam industri tersebut lebih banyak muncul dalam sampul majalah daripada film layar lebar. Ia menghadapi sebuah kontroversi pada 1996 setelah tampil dalam sampul ''[[Cine Blitz]]'', di mana ia berpose dengan pemeran [[Kajol]] dengan sebuah [[sweter]] sebagai busana. Pada masa tersebut, foto semacam itu dianggap terlalu cabul bagi banyak orang dan hal tersebut membuat mereka mendapatkan kritikan besar.<ref>{{Cite web|last=Shaiwala|first=Alifiya|date=2 Juli 2020|title=Remember when Rekha and Kajol teamed up for 'cosy' photoshoot in 1996?|url=https://www.republicworld.com/entertainment-news/bollywood-news/remember-when-rekha-and-kajol-teamed-up-for-cosy-photo-shoot-see-pics.html|publisher=[[Republic TV]]|archive-url=https://web.archive.org/web/20200911135643/https://www.republicworld.com/entertainment-news/bollywood-news/remember-when-rekha-and-kajol-teamed-up-for-cosy-photo-shoot-see-pics.html|archive-date=11 September 2020|access-date=16 November 2020|url-status=live}}</ref>
 
Kesuksesan Rekha pada periode tersebut meliputi ''[[Khiladiyon Ka Khiladi]]'' (1996) dan ''[[Aastha: In the Prison of Spring]]'' (1997). ''Khiladiyon Ka Khiladi'' berlatarbelakangkan [[Kota New York]], dan menampilkannya beradu akting dengan [[Akshay Kumar]] dan [[Raveena Tandon]]. Rekha menggantikan [[Dimple Kapadia]] untuk berperan sebagai Maya, seorang ketua kriminal yang memandu sebuah pertandingan gulat untuk menutupi kedoknya—sebuah peran yang menurutnya berfokus pada citra "menggairahkan"-nya.<ref>{{Cite news|last=Gupta|first=Ranjan Das|date=10 November 2009|title=‘I am very moody’|url=https://www.thehindu.com/features/cinema/lsquoI-am-very-moodyrsquo/article16891251.ece|work=The Hindu|publisher=The Hindu Group|archive-url=https://archive.vn/wchsv|archive-date=17 November 2020|access-date=17 November 2020|url-status=live}}</ref><ref name="A woman of a million miracles">{{Cite news|date=10 April 1999|title=Rekha: A woman of a million miracles|url=http://expressindia.com/screen/apr10/cover1.htm|work=[[Screen (majalah)|Screen]]|publisher=Indian Express Limited|archive-url=http://web.archive.org/web/19990427073424/http://expressindia.com/screen/apr10/cover1.htm|archive-date=27 April 1999|access-date=20 November 2020|url-status=dead}}</ref> Bersama Kumar, Rekha melakukan pengambilan gambar untuk "In The Night No Control" dan salah satu adegan menampilkan mereka mandi lumpur. Kontroversi adegan tersebut kemudian memunculkan rumor media mengenai hubungan romansa antara mereka, namun alih-alih menjatuhkan, itu justru membantunya untuk membangun kembali kariernya dan membuatnya mendapatkan citra "seksi-pada-usia-empat-puluh". ''Khiladiyon Ka Khiladi'' dilaporkan sukses secara komersial, dan menjadi salah satu film India berkeuntungan tertinggi pada tahun tersebut. Untuk penampilannya, Rekha dianugerahi [[Penghargaan Filmfare untuk Aktris Pendukung Terbaik]] dan [[Screen Award untuk Penjahat Terbaik]].<ref name="awards" />
 
{{quote box
| quote = "Kehidupan dimulai pada usia 40 tahun—ujar mereka. Tetapi bagiku, itu benar-benar dimulai pada usia 30 tahun, ketika proses kesalingmengertian dan toleransi telah dimulai, meskipun pada masa tersebut aku merasa bahwa hidupkan sebenarnya akan dimulai pada usia 60 tahun. Empat puluh adalah usia yang berbahaya untuk wanita ... Tetapi kemudian, aku merasa bahwa pada usia 30 tahun ketika seorang wanita berharap untuk menikah dan jam biologisnya berhenti untuk berdetik."
| source = Rekha, tentang masa jandanya, ''Filmfare'', Juni 1996<ref>{{cite magazine |title=Feelings |url=https://www.ebay.com/itm/Filmfare-96-Kajol-Juhi-Chawla-Rekha-Shashi-Kapoor-Urmila-Matondkar-Shabana-Azmi-/143911864223 |magazine=Filmfare |date=Juni 1996 |access-date=18 Februari 2021 |url-status=live }}</ref>
| align = right
| width = 25em
}}
Diproduksi oleh [[Film4 Productions]] dan [[Mirabai Films]], ''[[Kama Sutra: A Tale of Love]]'' (sebuah film sejarah karya [[Mira Nair]]) menandai proyek internasional Rekha. Akibat konten seksual berlebihnya, film tersebut berujung mengelami pencekalan oleh negara India.<ref>{{Cite news|date=3 Juni 2015|title=9 films banned in India that you will really want to watch|url=https://www.indiatoday.in/education-today/gk-current-affairs/story/top-9-films-banned-in-india-255450-2015-06-03|work=India Today|location=New Delhi, India|publisher=Living Media|archive-url=https://web.archive.org/web/20190627000047/https://www.indiatoday.in/education-today/gk-current-affairs/story/top-9-films-banned-in-india-255450-2015-06-03|archive-date=27 Juni 2019|access-date=18 November 2020|url-status=live}}</ref> Meski begitu, film tersebut diputar di [[Festival Film Internasional San Sebastián]] dan [[Festival Film Internasional Toronto]].<ref>{{Cite web|last=Bryson|first=Donna|date=21 Desember 1996|title=‘Kamasutra’ director awaits censor’s decision|url=https://apnews.com/article/892993b7d86de856d8cb5af7dcd14d29|publisher=[[Associated Press]]|archive-url=https://web.archive.org/web/20201117101502/https://apnews.com/article/892993b7d86de856d8cb5af7dcd14d29|archive-date=17 November 2020|access-date=17 November 2020|url-status=live}}</ref><ref name="Variety Kama Sutra">{{Cite news|last=McCarthy|first=Todd|author-link=Todd McCarthy|date=21 Oktober 1996|title=Kama Sutra: A Tale of Love|url=https://variety.com/1996/film/reviews/kama-sutra-a-tale-of-love-1200447209/|work=[[Variety (majalah)|Variety]]|publisher=[[Penske Media Corporation]]|archive-url=https://web.archive.org/web/20180525130439/https://variety.com/1996/film/reviews/kama-sutra-a-tale-of-love-1200447209/|archive-date=25 Mei 2018|access-date=17 November 2020|url-status=live}}</ref> Film tersebut—rilis keduanya pada 1996—dideklarasikan gagal secara komersial meskipun berhasil untuk memberikan Rekha sambutan kritikus.<ref>{{Cite web|title=Kama Sutra: A Tale of Love (1996)|url=https://www.boxofficemojo.com/title/tt0116743/|website=[[Box Office Mojo]]|archive-url=https://web.archive.org/web/20201118093947/https://www.boxofficemojo.com/title/tt0116743/|archive-date=18 November 2020|access-date=18 November 2020|url-status=live}}</ref> [[Todd McCarthy]] dari ''[[Variety (majalah)|Variety]]'' menyimpulkan bahwa penampilan Rekha "tersusun dengan sangat indah", dan melansir dari konsesus dari situs web agregator ulasan [[Rotten Tomatoes]], "''Kama Sutra'' secara menyegarkan mendekati sensualitas dari sudut pandang perempuan, tetapi audien akan dimatikan oleh jalan cerita konyol dari film romansa tersebut."<ref name="Variety Kama Sutra" /><ref>{{Cite web|title=Kama Sutra: A Tale of Love (1996)|url=https://www.rottentomatoes.com/m/kama_sutra_a_tale_of_love|publisher=[[Rotten Tomatoes]]|archive-url=https://web.archive.org/web/20201004162547/https://www.rottentomatoes.com/m/kama_sutra_a_tale_of_love|archive-date=4 Oktober 2020|access-date=18 November 2020|url-status=live}}</ref>
 
Film terakhir dari sutradara [[Basu Bhattacharya]], ''Aastha: In the Prison of Spring'', menampilkan Rekha sebagai Mansi, seorang ibu rumah tangga yang menjadi seorang pelacur untuk memenuhi keperluan hidupnya (sebuah peran yang ia kutip sebagai "jungkir balik" dalam hidupnya).<ref name="A woman of a million miracles" /><ref>{{Cite news|date=21 Juni 1997|title=Basuda, auteur of "sensitive" films dies at 62|url=http://www.indianexpress.com/res/web/pIe/ie/daily/19970621/17250833.html|work=The Indian Express|publisher=Indian Express Limited|archive-url=https://web.archive.org/web/20100816033849/http://www.indianexpress.com/res/web/pIe/ie/daily/19970621/17250833.html|archive-date=16 Agustus 2010|access-date=20 November 2020|url-status=dead}}</ref> Diwawancarai oleh ''[[Screen (majalah)|Screen]]'', Rekha mengekspresikan kesenangannya ketika Bhattacharya menawarkan peran tersebut kepadanya, menambahkan bahwa itu "sesuai dengan hati nuraninya".<ref name="nominees">{{Cite news|date=16 Januari 1998|title=Nominees for screen videocon awards|url=http://expressindia.com/screen/jan16/cover1.htm#2|work=Screen|publisher=Indian Express Limited|archive-url=https://web.archive.org/web/19980513075724/http://expressindia.com/screen/jan16/cover1.htm#2|archive-date=13 Mei 1998|access-date=20 Novembr 2020|url-status=dead}}</ref> ''Aastha'' dikenal dengan banyak dimunculkannya adegan percintaan yang bersifat "gamblang" dan memiliki subjek pembahasan utama tidak biasa, membuatnya tidak populer bagi audien.<ref>{{harvnb|Usman|2016|p=186}}</ref><ref>{{cite web |url=http://boxofficeindia.com/showProd.php?itemCat=203&catName=MTk5Nw== |title=Box Office 1997 |website=Box Office India |archive-url=https://web.archive.org/web/20100102005427/http://boxofficeindia.com/showProd.php?itemCat=203&catName=MTk5Nw== |archive-date=2 Oktober 2010 |access-date=20 November 2020 |url-status=dead }}</ref><ref>{{Cite news|last=Jha|first=Lata|date=2 Mei 2016|title=Ten times Bollywood went truly bold|url=https://www.livemint.com/Leisure/WfLJ7xi1lZtcOpEaWFvl9N/Ten-times-Bollywood-went-truly-bold.html|work=Mint|publisher=HT Media|archive-url=https://web.archive.org/web/20160503115342/https://www.livemint.com/Leisure/WfLJ7xi1lZtcOpEaWFvl9N/Ten-times-Bollywood-went-truly-bold.html|archive-date=3 Mei 2016|access-date=22 November 2020|url-status=live}}</ref> Meksipun begitu, pengulas ''India Today'' menyerukan bahwa Rekha telah menciptakan "penampilan terbaiknya dalam beberapa tahun terakhir".<ref>{{cite news |title=Basu Bhattacharya's Aastha, starring Rekha, Om Puri |url=https://www.indiatoday.in/magazine/your-week/story/19970131-film-review-of-basu-bhattacharya-aastha-starring-rekha-om-puri-831761-1997-01-31 |work=India Today |publisher=Living Media |date=31 Januari 1997 |archive-url=https://web.archive.org/web/20201120130045/https://www.indiatoday.in/magazine/your-week/story/19970131-film-review-of-basu-bhattacharya-aastha-starring-rekha-om-puri-831761-1997-01-31 |archive-date=8 November 2020 |access-date=8 November 2020 |url-status=live }}</ref><ref>{{Cite magazine|title=Verve: The Spirit of Today's Woman|magazine=[[Verve (majalah India)|Verve]]|year=1997|volume=4|issue=1|publisher=Indian and Eastern Engineer Ltd|page=31}}</ref> Ia dinominasikan untuk kategori [[Screen Award untuk Aktris Terbaik|Aktris Terbaik]] di Screen.<ref name="nominees" />
 
Rekha mengiringi ''Aastha: In the Prison of Spring'' dengan ''[[Qila (film)|Qila]]'' (1998) dan ''[[Mother (film 1999)|Mother]]'' (1999). Di bawah penyutradaraan [[Umesh Mehra]], Rekha memainkan Yamini, seorang wanita yang mengaku-ngaku telah diperkosa. Ia mengenang pengalamannya selama produksi film tersebut "seperti dalam sebuah keluarga", menambahkan, "Saya akan mendukung film tersebut setiap saat ... meskipun tidak [benar-benar menampilkan] saya sebagai seorang pemeran."<ref>{{Cite news|date=10 April 1998|title=Rekha on Qila|url=http://expressindia.com/screen/apr10/cover3.htm|work=Screen|publisher=Indian Express Limited|archive-url=http://web.archive.org/web/19991009175517/http://expressindia.com/screen/apr10/cover3.htm|archive-date=9 Oktober 1999|access-date=22 November 2020|url-status=dead}}</ref> Tidak seperti ekspektasinya, kritikus memberikan komentar buruk terhadap film tersebut; ''Screen'' merasa bahwa ia "disia-siakan dalam sebuah peran yang tidak mencolok",<ref>{{Cite news|date=24 April 1998|title=A shaky fort|url=http://expressindia.com/screen/apr24/reviews1.htm|work=Screen|publisher=Indian Express Limited|archive-url=https://web.archive.org/web/19980430113916/http://expressindia.com/screen/apr24/reviews1.htm|archive-date=30 April 1998|access-date=22 November 2020|url-status=dead}}</ref> dan surat kabar Pakistan ''[[Herald (Pakistan)|The Herald]]'' menganggap Rekha membuat musik film tersebut "terasa membosankan".<ref>{{Cite news|last=Shafique|first=Khurram Ali|date=Mei 1998|title=Film Review: Qila|work=[[Herald (Pakistan)|Herald]]|publisher=[[Dawn Media Group]]}}</ref> Sutradara [[Saawan Kumar Tak]] kemudian menampilkan Rekha sebagai seorang wanita penyelingkuh—bentuk peran yang baru baginya—dalam film komedi percintaan ''Mother''. Rekha menerima peran tersebut pada 1998, setelah lima belas tahun lalu ia menolaknya karena merasa belum cukup usia. Baik ''Qila'' dan ''Mother'' tidak berhasil di box office, namun penampilannya dalam ''Mother'' ditanggapi dengan lebih baik. Kritikus [[Anupama Chopra]] menyimpulkan bahwa Rekha cukup bagus dalam "paruh pertama komika dan paruh kedua yang menguras air mata" dari film tersebut, namun menjelek-jelekkan gaya berpakaian "berlebihan"-nya.
 
===2000–2006: Pergantian abad===
''[[Empire (majalah film)|Empire]]'' menggambarkan film fiksi ilmiah ''[[Koi... Mil Gaya]]''—film India pertama yang menampilkan seekor [[Kehidupan ekstraterestrial|alien]]—sebagai "film Bollywood paling tidak biasa" dari tahun 2003. Dalam film tersebut, Rekha berperan sebagai Sonia Mehra, istri dari seorang ilmuwan ekstraterestrial (diperankan oleh Rakesh Roshan) dan ibu dari seorang anak laki-laki dengan [[kecacatan perkembangan]] (diperankan oleh [[Hrithik Roshan]]). Film tersebut diputar di [[Festival Film Yerusalem]] dan [[Festival NatFilm]], dan populer baik bagi kalangan audien India dan luar negeri, dengan menghasilkan keuntungan sebesar {{INRConvert|823|m}}.<ref>{{Harvnb|Ganti|2012|p=236}}; {{Harvnb|McCann|2012|p=208}}</ref>
 
===2007–sekarang: Pergerakan karier baru===
 
==Citra media dan keartisan==
Menurut Ronjita Kulkarni dari Rediff.com, Rekha menjadi salah satu aktris terbaik selama 1970-an hingga 1990-an.<ref>{{Cite web|last=Kulkarni|first=Ronjita|date=11 Agustus 2003|title=Forever Rekha!|url=https://www.rediff.com/movies/2003/aug/11sld8.htm|publisher=Rediff.com|archive-url=https://web.archive.org/web/20030813011159/https://www.rediff.com/movies/2003/aug/11sld8.htm|archive-date=13 Agustus 2003|access-date=7 November 2020|url-status=live}}</ref>
 
==Penghargaan dan nominasi==
{{main|Daftar penghargaan dan nominasi yang diterima oleh Rekha}}
Rekha telah meraih beberapa penghargaan, termasuk sebuah Penghargaan Film Nasional untuk Aktris Terbaik untuk ''Umrao Jaan'' (1981) dan empat Penghargaan Filmfare: Aktris Terbaik untuk ''Khubsoorat'' (1980) dan ''Khoon Bhari Maang'' (1988), Aktris Pendukung Terbaik untuk ''Phool Bane Angaray'' (1991); dan [[Penghargaan Prestasi Seumur Hidup Filmfare|Penghargaan Prestasi Seumur Hidup]].<ref name="An enigma called Rekha" /><ref>{{Cite news |last=Gangadhar |first=V. |title=Queen bee: The legend of Rekha |url=https://www.tribuneindia.com/2005/20050424/spectrum/main1.htm |work=The Tribune |date=24 April 2005 |publisher=Tribune Trust |archive-url=https://web.archive.org/web/20050427003151/https://www.tribuneindia.com/2005/20050424/spectrum/main1.htm |archive-date=27 April 2005 |access-date=22 Oktober 2020 |url-status=live }}</ref>
 
==Lihat pula==
{{Portal|Film|India}}
* [[Daftar aktris Bollywood]]
* [[Daftar aktris film India]]
 
==Referensi==
{{reflist}}
 
==Daftar pustaka==
{{refbegin|2}}
* {{cite book |last=Bumiller |first=Elizabeth |author-link=Elizabeth Bumiller |date=1 Juni 1991 |url=https://archive.org/details/mayyoubemotherof00bumi |url-access=registration |title=May You Be the Mother of a Hundred Sons: A Journey Among the Woman of India |publisher=[[Penguin Books]] |location=New York, Amerika Serikat |isbn=978-0-14-015671-3 |ref={{sfnref|Bumiller|1991}} }}
* {{citation |last=Burra |first=Rani |url=https://books.google.co.id/books?id=xrPP3DW-CicC&q |title=Indian Cinema 1980–1985 |year=1985 |publisher=[[Direktorat Festival Film]] |location=New Delhi, India |oclc=15080872 |asin=B000SFB0JM |ref={{sfnref|Burra|1985}} }}
* {{cite book |last=Dwyer |first=Rachel |author-link=Rachel Dwyer |url=https://books.google.co.id/books?id=vQj8DwAAQBAJ&source=gbs_navlinks_s |title=100 Bollywood Films |date=25 Juli 2019 |publisher=[[Bloomsbury Publishing]] |isbn=978-18-38713-96-6 |ref={{sfnref|Dwyer|2019}} }}
* {{cite book |last=Ganti |first=Tejaswini |url=https://books.google.co.id/books?id=DIVlw5AzQTgC&source=gbs_navlinks_s |title=Bollywood: A Guidebook to Popular Hindi Cinema |year=2004 |publisher=[[Routledge]] |location=New York, Amerika Serikat |isbn=978-04-15288-53-8 |ref={{sfnref|Ganti|2004}} }}
* {{cite book |last1=Gulzar |author-link1=Gulzar |last2=Nihalani |first2=Govind |author-link2=Govind Nihalani |last3=Chatterjee |first3=Saibal |author-link3=Saibal Chatterjee |year=2003 |url=https://books.google.co.id/books?id=8y8vN9A14nkC&dq |title=Encyclopaedia of Hindi Cinema |publisher=[[Popular Prakashan]] |isbn=978-817-99106-6-5 |ref={{sfnref|Gulzar|Nihalani|Chatterjee|2003}} }}
* {{cite book |last=Guy |first=Randor |author-link=Randor Guy |url=https://books.google.co.id/books?id=YnkNAAAAIAAJ&dq |title=B. N. Reddi, a Monograph |year=1985 |publisher=[[Universitas Michigan]] |isbn=978-81-2010-003-9 |ref={{sfnref|Guy|1985}} }}
* {{cite book |last1=Jain |first1=Jasbir |last2=Rai |first2=Sudha |url=https://books.google.co.id/books?id=u3MLAQAAMAAJ&q=agar+tum+na+hote+rekha&dq |title=Films and Feminism: Essays in Indian Cinema |year=2002 |publisher=Rawat Publications |isbn=978-81-703371-3-3 |ref={{sfnref|Jain|Rai|2002}} }}
* {{cite book |last=Jain |first=Manju |url=https://books.google.co.id/books?id=ORE9TDOoU1IC&dq=most+successful+actress+indian+1980s+Rekha&source=gbs_navlinks_s |title=Narratives of Indian Cinema |year=2009 |publisher=Primus Books |isbn=978-81-90891-84-4 |ref={{sfnref|Jain|2009}} }}
* {{cite book |last=Mishra |first=D. P. |url=https://books.google.co.id/books?id=whtmAAAAMAAJ&dq=Khubsoorat+won+Filmfare&focus=searchwithinvolume&q=Khubsoorat |title=Great Masters of Indian Cinema: The Dadasaheb Phalke Award Winners |year=2006 |publisher=[[Kementerian Informasi dan Penyiaran (India)|Kementerian Informasi dan Penyiaran]] |isbn=978-812-3013-61-9 |ref={{sfnref|Mishra|2006}} }}
* {{cite book |last1=Puri |first1=Amrish |author-link1=Amrish Puri |last2=Sabharwal |first2=Jyoti |title=The Act of Life |url=https://books.google.com/books?id=tO9kAAAAMAAJ |year=2006 |publisher=Stellar Publishers |isbn=978-81-902247-4-1 |ref={{sfnref|Puri|Sabharwal|2006}} }}
* {{cite book |last1=Raheja |first1=Dinesh |author-link=Dinesh Raheja |last2=Kothari |first2=Jitendra |url=https://books.google.co.id/books?id=HixlAAAAMAAJ&dq=suhaag+1979+review&focus=searchwithinvolume&q=suhaag |title=The Hundred Luminaries of Hindi Cinema |year=1996 |publisher=[[India Book House]] |isbn=978-817-5080-07-2 |ref={{sfnref|Raheja|Kothari|1996}} }}
* {{cite book |last1=Rajadhyaksha |first1=Ashish |last2=Willemen |first2=Paul |url=https://books.google.co.id/books?id=jOtkAAAAMAAJ&q=prem+tapasya+rekha&dq |title=Encyclopaedia of Indian Cinema |year=1994 |publisher=[[Institut Film Inggris]] |isbn=978-08-51704-55-5 |ref={{harvnb|Rajadhyaksha|Willemen|1994}} }}
* {{cite book |last1=Ramachandran |first1=T. M. |last2=Rukmini |first2=S. |url=https://books.google.co.id/books?id=Q9rthUDKxyEC&q |title=70 Years of Indian Cinema, 1913–1983 |publisher=Cinema India-International |year=1985 |isbn=978-08-613209-0-5 |ref={{sfnref|Ramachandran|Rukmini|1985}} }}
* {{cite book |last=Thoraval |first=Yvos |url=https://books.google.co.id/books?id=-OpkAAAAMAAJ&dq |title=The Cinemas of India |year=2000 |publisher=[[Macmillan Publishers]] |isbn=978-03-339341-0-4 |ref={{sfnref|Thoraval|2000}} }}
* {{cite book |last=Usman |first=Yaseer |title=[[Rekha: The Untold Story]] |year=2016 |location=New Delhi, India |publisher=[[Juggernaut Books]] |isbn=978-81-932841-8-6 |ref={{sfnref|Usman|2016}} }}
* {{cite book |last=Valicha |first=Kishore |url=https://books.google.co.id/books?id=Xx5lAAAAMAAJ&q=Do+Aankhen+1974+Rekha&dq=Do+Aankhen+1974+Rekha&hl=en&sa=X&ved=2ahUKEwjSkO2K4dHsAhUFeisKHZo3B-gQ6AEwAHoECAEQAg |title=Dadamoni: The Authorized Biography of Ashok Kumar |year=1996 |publisher=[[Universitas Michigan]] |isbn=978-067-0872-71-8 |ref={{sfnref|Valicha|1996}} }}
{{refend}}
 
==Pranala luar==
{{commons category|Rekha}}
* {{IMDb name|id=0004334|name=Rekha}}
* {{Bollywood Hungama person|id=rekha|name=Rekha}}
 
[[Category:Kelahiran 1954]]
[[Category:Aktris film India]]
23.919

suntingan