Polisi Pamong Praja: Perbedaan revisi

12 bita ditambahkan ,  8 bulan yang lalu
k
Suntingan 114.5.104.156 (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh Gervant of Shiganshina
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler Dikembalikan
k (Suntingan 114.5.104.156 (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh Gervant of Shiganshina)
Tag: Pengembalian
 
Satpol PP dapat berkedudukan di Daerah [[Provinsi]] dan Daerah [[Kabupaten]]/[[Kota]].
* Di Daerah Provinsi, Satuan Polisi Pamong Praja dipimpin oleh Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada [[Gubernur]] melalui [[Sekretaris Daerah]]
* Di Daerah Kabupaten/Kota, Satuan Polisi Pamong Praja dipimpin oleh Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada [[Bupati]]/[[WalikotaWali kota]] melalui Sekretaris Daerah
 
== Sejarah ==
[[Berkas:HUT Satpol PP ke-66 dan Satuan Perlindungan Masyarakat ke-54.jpg|jmpl|Satpol PP di [[Provinsi Sumatra Barat]]]]
 
Polisi Pamong Praja didirikan di [[Yogyakarta]] pada tanggal [[3 Maret]] [[1950]] moto ''PradjaPraja Wibawa'', untuk mewadahi sebagian ketugasan pemerintah daerah. Sebenarnya ketugasan ini telah dilaksanakan pemerintah sejak zaman kolonial. Sebelum menjadi Satuan Polisi Pamong Praja setelah proklamasi kemerdekaan di mana diawali dengan kondisi yang tidak stabil dan mengancam [[NKRI]], dibentuklah [[Detasemen Polisi]] sebagai Penjaga Keamanan Kapanewon di Yogjakarta sesuai dengan [[Surat Perintah]] Jawatan Praja di Daerah Istimewa Yogyakarta <ref>Surat Perintah Kepala Jawatan Praja Daerah Istimewa Yogyakarta No 1/1948 tanggal 30 Oktober 1948 tentang Detasemen Polisi</ref> untuk menjaga ketentraman dan ketertiban masyarakat.
 
Pada tanggal [[10 November]] [[1948]], lembaga ini berubah menjadi Detasemen Polisi Pamong Praja <ref>Surat Perintah kepala Jawatan Praja Daerah Istimewa Yogyakarta No 2/1948</ref>.