Wabah: Perbedaan revisi

1.209 bita ditambahkan ,  4 bulan yang lalu
k
Penambahan referensi dan perbaikan penulisan
k (Penambahan referensi dan perbaikan penulisan)
'''Wabah''' adalah istilah umum untuk menyebut kejadian tersebarnya [[penyakit]] pada daerah yang luas dan pada banyak orang, maupun untuk menyebut [[penyakit]] yang menyebar tersebut.<ref> {{cite journal|title=When is an Epidemic an Epidemic ?|authors=M.S. Green et al.|journal=Israel Medical Association Journal|volume=4|number=1|year=2002|page=3-6|pmid=11802306|url=https://www.ima.org.il/medicineIMAJ/ViewNewspaper.aspx?NewspaperId=127}} </ref> Wabah dipelajari dalam '''[[epidemiologi]]'''.
 
Dalam epidemiologi, '''epidemi''' (dari [[bahasa Yunani]] ''epi-'' pada + ''demos'' rakyat) adalah [[penyakit]] yang timbul sebagai kasus baru pada suatu [[populasi]] tertentu manusia, dalam suatu periode waktu tertentu, dengan laju yang melampaui laju "ekspektasi" (dugaan), yang didasarkan pada pengalaman mutakhir. Dengan kata lain, epidemi adalah wabah yang terjadi secara lebih cepat daripada yang diduga. Jumlah kasus baru penyakit di dalam suatu populasi dalam periode waktu tertentu disebut ''incidence rate'' ([[bahasa Inggris]]; "laju timbulnya penyakit").
 
Dalam [[Hukum|peraturan]] yang berlaku di [[Indonesia]], pengertian wabah dapat dikatakan sama dengan epidemi, yaitu "berjangkitnya suatu [[penyakit menular]] dalam [[masyarakat]] yang jumlah penderitanya meningkat secara nyata melebihi ... keadaan yang lazim pada waktu dan daerah tertentu serta dapat menimbulkan malapetaka" ([http://www.theceli.com/dokumen/produk/1984/4-1984.htm UU 4/1984]).
 
Suatu wabah dapat terbatas pada lingkup kecil tertentu (disebut ''outbreak'', yaitu serangan penyakit), lingkup yang lebih luas ("epidemi") atau bahkan lingkup global ('''pandemi''').
 
Penyakit-yang-umum yang terjadi pada laju yang konstan namun cukup tinggi pada suatu populasi disebut sebagai '''endemik'''. Contoh penyakit endemik adalah [[malaria]] di sebagian [[Afrika]] (misalnya, [[Liberia]]). Di tempat seperti itu, sebagian besar populasinya diduga terjangkit malaria pada suatu waktu dalam masa hidupnya.
 
Contoh wabah yang cukup dikenal termasuk [[wabah pes]] yang terjadi di [[Eropa]] pada [[zaman pertengahan]] yang dikenal sebagai ''the Black Death'' ("kematian hitam"), [[pandemi influensa besar]] yang terjadi pada akhir [[Perang Dunia I]], dan epidemi [[AIDS]] dewasa ini, yang oleh sekalangan pihak juga dianggap sebagai pandemi.
 
== Endemi ==
Suatu [[infeksi]] dikatakan sebagai '''endemik''' (dari [[bahasa Yunani]] ''en-'' di dalam + ''demos'' rakyat) pada suatu [[populasi]] jika infeksi tersebut berlangsung di dalam populasi tersebut tanpa adanya pengaruh dari luar.<ref> {{cite web|title=Medical Definition of Endemic|author= William C. Shiel Jr.|date=12 Maret 2018|accessdate=16 Maret 2021|website=medicinenet.com|url=https://www.medicinenet.com/endemic/definition.htm}} </ref>
 
Suatu infeksi penyakit dikatakan sebagai endemik bila setiap orang yang terinfeksi penyakit tersebut menularkannya kepada tepat satu orang lain (secara rata-rata). Bila infeksi tersebut tidak lenyap dan jumlah orang yang terinfeksi tidak bertambah secara [[eksponensial]], suatu infeksi dikatakan berada dalam ''keadaan tunak endemik'' (''endemic steady state''). Suatu infeksi yang dimulai sebagai suatu epidemi pada akhirnya akan lenyap atau mencapai keadaan tunak endemik, bergantung pada sejumlah faktor, termasuk virulensi dan cara [[penyakit menular|penularan]] penyakit bersangkutan.
 
Dalam bahasa percakapan, '''penyakit endemik''' sering diartikan sebagai suatu penyakit yang ditemukan pada daerah tertentu. Sebagai contoh, [[AIDS]] sering dikatakan "endemik" di Afrika walaupun kasus AIDS di Afrika masih terus meningkat (sehingga tidak dalam keadaan tunak endemik). Lebih tepat untuk menyebut kasus AIDS di Afrika sebagai suatu epidemi.
 
== Pandemi ==
Suatu '''pandemi''' (dari [[bahasa Yunani]] ''pan'' semua + ''demos'' rakyat) atau epidemi global atau wabah global merupakan terjangkitnya [[penyakit menular]] pada banyak orang dalam daerah geografi yang luas dan menyebabkan kematian dalam jumlah yang besar.<ref> {{cite journal|title=Pandemic Control Measures|author=Taro Yamamoto|journal=Japanese Medical Association Journal|volume=56|number=1|year=2013|page=51|issn=2188-8426|url=https://www.med.or.jp/english/journal/toc/v56no01.html}} </ref>
 
Menurut [[Organisasi Kesehatan Dunia]] (WHO), suatu pandemi dikatakan terjadi bila ketiga syarat berikut telah terpenuhi:
 
* [[Influensa]]
** "Flu Asiatik" atau juga bisa disebut "Flu Russia", 1889–1890pandemi ini terbagi menjadi tiga gelombang dari tahun 1889 hingga 1892.<ref> {{cite journal|title=Daily persistent headache after a viral illness during a worldwide pandemic may not be a new occurrence: Lessons from the 1890 Russian/Asiatic flu|author=Todd D. Rozen|journal=Cephalalgia|volume=40|number=13|page=1406-1407|year=2020|pmid=3314604 |url=https://journals.sagepub.com/doi/full/10.1177/0333102420965132}} </ref> Dilaporkan pertama kali pada bulan Mei 1889 di [[Bukhara]], Rusia. Pada bulan Oktober, wabah tersebut merebak sampai [[Tomsk]] dan daerah [[Kaukasus]]. Wabah ini dengan cepat menyebar ke barat dan menyerang Amerika Utara pada bulan Desember 1889, [[Amerika Selatan]] pada Februari–April 1890, India pada Februari–Maret 1890, dan [[Australia]] pada Maret–April 1890. Wabah ini diduga disebabkan oleh virus flu tipe H2N8 dan mempunyai laju serangan dan laju mortalitas yang sangat tinggi.
** "[[Flu Spanyol]]", 1918–1919. Pertama kali diidentifikasi awal Maret 1918 di basis pelatihan militer AS di Fort Riley, [[Kansas]], pada bulan Oktober 1918 wabah ini sudah menyebar menjadi pandemi di semua benua. Wabah ini sangat mematikan dan sangat cepat menyebar (pada bulan Mei 1918 di [[Spanyol]], delapan juta orang terinfeksi wabah ini), berhenti hampir secepat mulainya, dan baru benar-benar berakhir dalam waktu 18 bulan. Dalam enam bulan, 25 juta orang tewas; diperkirakan bahwa jumlah total korban jiwa di seluruh dunia sebanyak dua kali angka tersebut. Diperkirakan 17 juta jiwa tewas di India, 500.000 di [[Amerika Serikat]] dan 200.000 di [[Inggris]]. Virus penyebab wabah tersebut baru-baru ini diselidiki di ''Centers for Disease Control and Prevention'', AS, dengan meneliti jenazah yang terawetkan di lapisan es (''[[permafrost]]'') [[Alaska]]. Virus tersebut diidentifikasikan sebagai tipe [[H1N1]].
** "[[Flu Asia]]", 1957–1958. Wabah ini pertama kali diidentifikasi di Tiongkok pada awal Februari 1957, kemudian menyebar ke seluruh dunia pada tahun yang sama. Wabah tersebut merupakan [[flu burung]] yang disebabkan oleh virus flu tipe H2N2 dan memakan korban sebanyak satu sampai empat juta orang.
 
Pada bulan Oktober 2005, kasus [[flu burung]] (dari galur mematikan [[H5N1]]) ditemukan di [[Turki]] setelah memakan sejumlah korban jiwa di berbagai negara (termasuk Indonesia) sejak pertama kali diidentifikasi pada tahun 2003. Namun, pada akhir Oktober 2005 hanya 67 orang meninggal akibat H5N1; hal ini tidak serupa dengan pandemi-pandemi influensa yang pernah terjadi.
 
== Referensi ==
{{reflist}}
 
== Lihat pula ==