Patriarki: Perbedaan revisi

3 bita dihapus ,  1 bulan yang lalu
Menolak perubahan teks terakhir (oleh 2404:160:8107:767E:654D:B626:A1DB:3714) dan mengembalikan revisi 17620411 oleh Maulana Adhi Nugraha
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler Dikembalikan
(Menolak perubahan teks terakhir (oleh 2404:160:8107:767E:654D:B626:A1DB:3714) dan mengembalikan revisi 17620411 oleh Maulana Adhi Nugraha)
Tag: Pengembalian manual
 
Sistem sosial patriarki menjadikan laki-laki memiliki hak istimewa terhadap perempuan. Dominasi mereka tidak hanya mencakup ranah personal saja, melainkan juga dalam ranah yang lebih luas seperti partisipasi politik, pendidikan, ekonomi, sosial, hukum dan lain-lain<ref>Guamawarti, Nandika Ajeng. 2009. Suatu Kajian Kriminologis Mengenai Kekerasan Terhadap Perempuan dalam Relasi Pacaran Heteroseksual. Jurnal Kriminologi Indonesia Vol 5 No. 1</ref>. Dalam ranah personal, budaya patriarki adalah akar munculnya berbagai kekerasan yang dialamatkan oleh laki-laki kepada perempuan. Atas dasar "hak istimewa" yang dimiliki laki-laki, mereka juga merasa memiliki hak untuk mengeksploitasi tubuh perempuan<ref>Guamawarti, Nandika Ajeng. 2009. Suatu Kajian Kriminologis Mengenai Kekerasan Terhadap Perempuan dalam Relasi Pacaran Heteroseksual. Jurnal Kriminologi Indonesia Vol 5 No. 1</ref>.
 
Secara historis, patriarki telah terwujud dalam organisasi sosial, hukum, politik, agama dan ekonomi dari berbagai budaya yang berbeda. Bahkan ketika tidak secara gamblang tertuang dalam konstitusi dan hukum, sebagian besar masyarakat kontemporer adalah, pada praktiknya, bersifat patriarkal.dan
 
== Lihat pula ==
10.373

suntingan