Eka-Mira: Perbedaan revisi

1 bita dihapus ,  2 bulan yang lalu
k
tidak ada ringkasan suntingan
k
 
Setelah kejadian tersebut, PO Flores pun mulai mengalami masa-masa sulit, salah satu penyebabnya adalah penumpang yang berpindah ke moda lain karena khawatir adanya kejadian operan penumpang. Untuk menyiasati masa-masa sulit ini, Fendi memutuskan untuk meluncurkan PO Eka-Mira sebagai pengganti dari PO Flores. Nama "Eka" dan "Mira" diambil dari nama anak kandungnya sendiri.
 
Pada saat awal beroperasi, Eka-Mira memiliki rute yang sama dengan pendahulunya namun terbagi menjadi dua keberangkatan yang berbeda. PO Eka diberangkatkan dari Surabaya pada pagi sampai sore hari, sedangkan armada PO Mira diberangkatkan sebaliknya dari Surabaya. Sedangkan PO Flores dirubahdiubah trayeknya menjadi Surabaya-Ponorogo pulang-pergi.
 
Pada tahun 1990, PO Eka-Mira meluncurkan layanan trayek Surabaya-Yogyakarta pulang pergi. Namun naas, PO Eka-Mira kembali mengalami kemalangan dengan menabrak sebuah truk tangki, yang menewaskan pengemudi bus. Meski begitu Hal itu tidak menyurutkan langkah PO Eka-Mira untuk tetap melanjutkan ekspansinya ke rute Surabaya-Jogja.