Dretarastra: Perbedaan revisi

Tidak ada perubahan ukuran ,  12 tahun yang lalu
{{main|Sabhaparwa}}
 
Dretarastra adalah salah satu dari beberapa sesepuh Wangsa Kuru yang hadir menyaksikan permainan dadu antara [[Duryodana]], [[Dursasana]], dan [[Karna]] yang diwaklili oleh [[Sangkuni]], melawan [[Pandawa]] yang diwakili [[Yudistira]]. Yudistira kehilangan segala kekayaannya dalam permainan dadu tersebut, termasuk kehialngankehilangan saudara dan istrinya. Saat [[Dropadi]] berusaha ditelanjangi di depan para hadirin dalam balairung permainan dadu, Dretarastra tidak mengucapkan sepatah kata pun. Ia tidak melarang tindakan [[Dursasana]] yang hendak melepaskan pakaian Dropadi. Setelah usaha Dursasana untuk menelanjangi Dropadi tidak berhasil, [[Bima (tokoh Mahabharata)|Bima]] bersumpah bahwa kelak ia akan membunuh Dursasana dan meminum darahnya. Kemudian Dretarastra merasakan firasat buruk bahwa keturunannya akan binasa. Ia segera membuat suatu kebijakan, agar segala harta Yudistira yang akan menjadi milik Duryodana segera dikembalikan. Ia juga menyuruh agar Yudistira dan saudaranya segera pulang segera ke [[Indraprastha]].
 
Namun, karena bujukan [[Duryodana]] dan [[Sangkuni]], permainan dadu diselenggarakan untuk yang kedua kalinya. Kali ini taruhannya bukan harta, melainkan siapa yang kalah harus mengasingkan diri ke hutan selama 12 tahun, setelah itu hidup dalam masa penyamaran selama setahun, dan setelah itu diperbolehkan untuk kembali ke kerajaannya. [[Yudistira]] pun tidak menolak dengan harapan akan memperoleh kemenangan, namun keberuntungan tidak memihak Yudistira. Akhirnya, Yudistira beserta istri dan saudara-saudaranya mengasingkan diri ke hutan dan meninggalkan kerajaan mereka.
Pengguna anonim