Luwuk, Banggai: Perbedaan revisi

648 bita ditambahkan ,  1 bulan yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
(menambahkan tulisan dan rujukan)
Tag: Suntingan visualeditor-wikitext
 
{{kecamatan
|foto =[[Berkas:luwuk-malam1.jpg|300px|Teluk Lalong di Luwuk pada waktu malam hari]]
|keterangan =Teluk Lalong di Luwuk pada waktu malam hari
|nama =Luwuk
|dati2 =Kabupaten
|nama dati2 =Banggai
|provinsi =Sulawesi Tengah
|luas =7259,82 km²00
|penduduk =37.719 jiwa (2016)=35074
|penduduktahun=[[2020]]
|kelurahan =2/8
|pendudukref =<ref name="DUKCAPIL">{{cite web|url=https://gis.dukcapil.kemendagri.go.id/peta/|title=Visualisasi Data Kependuduakan - Kementerian Dalam Negeri 2020|website=www.dukcapil.kemendagri.go.id|accessdate=24 Februari 2021}}</ref>
|nama camat =Drs. Subhan Lanusi, M.Si.
|kelurahan =2 [[desa]]<br>8 [[kelurahan]]
|kepadatan =518 jiwa/km&sup2;
|nama camat =Drs. Subhan Lanusi, M.Si.
|kepadatan =518 jiwa/km&sup2; =594,47
}}
'''Luwuk''' adalah sebuah [[kecamatan]] sekaligus pusat pemerintahan Kabupatendari kabupaten [[Kabupaten Banggai|Banggai]], Provinsiprovinsi [[Sulawesi Tengah]], [[Indonesia]]. Luwuk berjarak 610 kilometer dari Kotakota [[Kota Palu|Palu]], ibu kota provinsi Sulawesi Tengah. Setelah pemekaran kecamatan [[Luwuk Utara, Banggai|Luwuk Utara]], [[Luwuk Timur, Banggai|Luwuk Timur]] dan [[Luwuk Selatan, Banggai|Luwuk Selatan]], kecamatan Luwuk memiliki wilayah seluas 72,82 km² dengan kondisi geografi berbatasan dengan laut dan dikelilingi perbukitan dengan ketinggian mencapai 170 mdpl. Berdasarkan data dari BadanKementerian PusatDalam Statistik (BPS) Kabupaten BanggaiNegeri tahun 2016[[2020]], kota iniLuwuk memiliki jumlah penduduk sebanyak 3735.719074 jiwa.<ref name="DUKCAPIL"/> Luwuk digadang-gadang akan menjadi ibu kota provinsi [[Provinsi Sulawesi Timur]], apabila moratorium pemekaran daerah dicabut dan usulan pemekaran dari provinsi Sulawesi Tengah tersebut disetujui oleh Pemerintah Pusat.
 
== Sejarah ==
 
== Geografi ==
Luwuk memiliki luas sebesar 132,59,00 [[kilometer persegi]]. Lokasinya berada di [[lembah]] antara dua [[pegunungan]] yaitu Pegunungan Paka dan Pegunungan Pongoti. Keadaan tanah di wilayah Luwuk bagian selatan terdiri atas [[tanah liat]] yang ber[[pasir]] dan kapur kerang. Sementara itu, di daerah pegunungan khususnya Keleke dan Mangkin Piala, jenis tanahnya adalah neoin. Tanah di daerah pegunungan dijadikan lahan [[perkebunan]] karena [[Presipitasi (meteorologi)|curah hujan]] rata-rata berkisar antara 955 - 1.723 [[Milimeter|mm]] per tahun. Arah hembusan [[angin]] di wilayah Luwuk memiliki ciri khas tertentu. Setiap bulan [[Maret]] hingga bulan [[Mei]], angin bertiup ke arah timur. Pada bulan [[Juni]] dan [[Juli]], angin bertiup ke arah barat. Angin bertiup ke arah selatan antara bulan [[Agustus]] hingga bulan [[Oktober]] bertiup angin Selatan. Pada bulan [[November]] hingga [[Desember]], angin bertiup ke arah tenggara yang menyebabkan [[musim kemarau]].<ref>{{Cite book|last=Kaunang, I.R.B, Haliadi, dan Rabani, L.O.|first=|date=2016|url=http://rumahbelajar.id/Media/Dokumen/5cff5f5fb646044330d686d0/6f68aa623c26bbbe878d094b06e1e48c.pdf|title=Jaringan Maritim Indonesia: Sejarah Toponim Kota Pantai di Sulawesi|location=Jakarta|publisher=Direktorat Sejarah, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan|isbn=978-602-1289-43-3|pages=212-213|url-status=live}}</ref>
 
=== Batas wilayah ===
=== Agama ===
Kota Luwuk merupakan pusat kegiatan keagamaan. Masjid Pertama adalah Masjid Al Hikmah Soho (1920), dirintis oleh Toansi Pauh, Imam Talla, Lengkas, Djafili, Ustadz Ngadimin, kemudian Masjid Mutahidah Dongkalan (1930), yang dirintis oleh Habib Said Al Bakar, Habib Awad Al Bakar, H. Kailo Sinukun, H. Thalib, H. Kalia Makmur, H. Siradjuddin Datu Adam.dan lainnya. Gereja pertama adalah Gereja Bukit Zaitun (1943), perintisnya, Pandeta Tumbelaka, Mantiri. Sedangkan Pusat Pemerintahan berada di wilayah Soho (1906 s/d 1963), Luwuk.
 
Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri tahun 2020 mencatat bahwa mayoritas penduduk Luwuk beragama [[Islam]] yakni 77,52%. Kemudian pemeluk agama [[Kristen]] sebanyak 21,43%, dimana [[Protestan]] 19,96% dan [[Katolik]] 1,47%. Sebagian kecil lagi beragama [[Hindu]] 0,60%, [[Budha]] 0,44% dan [[Konghucu]] 0,01%.<ref name="DUKCAPIL"/>
 
== Sosial ==
== Referensi ==
{{reflist}}
 
{{Commonscat|Luwuk}}
{{Luwuk, Banggai}}
{{Kabupaten Banggai}}