Adriyanto Dewo: Perbedaan antara revisi

230 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
Tag: VisualEditor kemungkinan menambah konten tanpa referensi atau referensi keliru
Pada tahun 2014, ia menyutradarai film pendek hitam putih berjudul ''Menunggu Warna'', yang merupakan bagian dari film [[Sanubari Jakarta]]. Sebagai film pendek, Menunggu Warna berhasil meraih dua penghargaan: Film Pendek Terbaik di Europe on Screen short film Competition 2014 dan Film Pendek Terbaik di Festival Film Internasional Hanoi 2014.
 
Film panjang pertamanya, [[Tabula Rasa (film)|''Tabula Rasa'']], drama keluarga bertema makanan Indonesia ditayangkan di berbagai festival, seperti: CinemAsia Film Festival di Amsterdam, Festival of African, Asian, and Latin American Cinema di Milan, Cannes Antiphones/Cinephiles di Prancis, Shanghai International Film Festival, dan Bucheon International Fantastic Film Festival di Korea Selatan. Film ini juga membawanya memenangkan [[Penghargaan FFI untuk Penyutradaraan Terbaik|Sutradara Terbaik]] pada [[Festival Film Indonesia 2014]].
 
Tahun 2019, film keduanya berjudul Mudik, premier perdana di IFFMA Macao dalam kategori International Competition. Di film ini, Adri juga sebagai penulis skenario dimana ia berhasil meraih penghargaan sebagai Skenario Asli Terbaik di ajang Festival Film Indonesia 2020.
 
== Filmografi ==
Pengguna anonim