Pulau Enggano: Perbedaan revisi

2.721 bita ditambahkan ,  2 bulan yang lalu
tambah; lanjutkan nanti
k (Bot: Penggantian teks otomatis (-Sumatera +Sumatra))
(tambah; lanjutkan nanti)
[[Berkas:CitraSatelit.jpg|jmpl|Citra satelit NOAA untuk pulau Enggano]]
 
== Gambaran UmumNama ==
Pulau Enggano telah lama dikenal oleh orang Melayu. Orang Melayu menamai Pulau Enggano sebagai "Pulau Telanjang" karena pada masa lalu masyarakat adat Enggano baik pria maupun wanita bertelanjang dada.<ref>{{Cite journal|last=Boewang|first=Djoeragan|date=1854|title=Verslag omtrent het eiland Engano|url=https://munas.kemdikbud.go.id/ebook/file/tijd/TBG1854_2.pdf|journal=Tijdschrift voor Indische Taal-, Land- en Volkenkunde|pages=379–393}}</ref><ref>{{Cite book|last=Modigliani|first=Elio|date=1893|title=Tra la gente nuda: Viaggio al l'isola di Engano|publisher=Sordomuti}}</ref><ref name=":0">{{Cite book|last=Modigliani|first=Elio|date=1894|title=L'isola delle donne: Viaggio ad Engano|publisher=Ulrico Hoepli|url-status=live}}</ref> Sementara itu, orang Enggano menyebut pulau mereka sebagai "È Loppeh" yang dalam bahasa Enggano berarti ‘tanah’, ‘daratan’, atau ‘bumi’.<ref>{{Cite journal|last=Walland|first=J.|date=1864|title=Het eiland Engano|url=https://munas.kemdikbud.go.id/ebook/file/tijd/TBG1864_14.pdf|journal=Tijdschrift voor Indische Taal-, Land- en Volkenkunde|pages=93–124, 330–339}}</ref><ref name=":0" />
 
== Geografi ==
Secara geografis, Pulau Enggano berada di wilayah Samudera Indonesia yang posisi astronomisnya terletak pada 05°31'13'' LS dan 102°16'00'' BT. Secara administratif,Pulau Enggano termasuk dalam wilayah Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu. Enggano merupakan sebuah kecamatan di Kabupaten Bengkulu Utara dengan pusat pemerintahan berada di Desa Apoho. Luas wilayah Pulau Enggano mencapai 400,6&nbsp;km² yang terdiri dari enam desa yaitu Desa Banjarsari, Meok, Apoho, Malakoni, Kaana,dan Kahyapu. Kawasan Enggano memiliki beberapa pulau-pulau kecil, yaitu Pulau Dua,Merbau, Bangkai yang terletak di sebelah barat Pulau Enggano, dan Pulau Satu yang berada di sebelah selatan Pulau Enggano. Jarak Pulau Enggano ke Ibukota Provinsi Bengkulu sekitar 156&nbsp;km atau 90 mil laut, sedangkan jarak terdekat adalah ke kota Manna, Bengkulu Selatan sekitar 96&nbsp;km atau 60 mil laut. Pulau Enggano tersusun oleh perbukitan bergelombang lemah, perbukitan karst, daratan dan rawa. Perbukitan bergelombang terdapat di daerah tenggara, ketinggian antara 170-220 meter, sedangkan perbukitan karst yang mempunyai ketinggian antara100-150 meter terdapat di bagian barat laut, menunjukkan morfologi yang khas dan didominasi oleh batu gamping. Di bagian utara terutama daerah pantai merupakan dataran rendah alluvial yang berawa-rawa dengan ketinggian 0-2 meter.
 
 
== Sejarah ==
Marco Polo diduga adalah orang pertama yang mencatat keberadaan Pulau Enggano saat melakukan perjalanan kembali ke Venesia setelah 24 tahun di Asia (Bartoli, 1864). Pada 1345 atau 53 tahun setelah Marco Polo, Ibnu Battutah juga mencatat keberadaan "Pulau Telanjang" di selatan Pulau Sumatra.<ref>{{Cite journal|last=Monteil|first=Vincent|date=1970|title=The Introduction to the Voyages of Ibn Battutah|journal=The Islamic Review & Arab Affairs}}</ref><ref>{{Cite book|last=Battuta|first=Ibn|date=1980|title=Travels in Asia and Africa: 1325–1354|publisher=Routledge & Kegan Paul|url-status=live}}</ref><ref>{{Cite book|last=Mackintosh-Smith|first=T.|date=2002|title=Travels with a Tangerine: A Journey in the Footnotes of Ibn Battutah|publisher=Picador|url-status=live}}</ref><ref>{{Cite book|last=Euben|first=Roxanne Leslie|date=2006|url=https://www.worldcat.org/oclc/69792066|title=Journeys to the other shore: Muslim and Western travelers in search of knowledge|location=Princeton|publisher=Princeton University Press|isbn=0-691-12721-2|oclc=69792066|url-status=live}}</ref> Meski demikian, tidak diketahui apakah keduanya mendarat di Pulau Enggano.
=== Versi 1 ===
 
Nama Enggano pertama kali dituliskan oleh Cornelis de Houtman pada saat melakukan ekspedisinya bersama empat kapal ekspedisi yang bernama Mauritius, Hollandia, Amsterdam, Duyfken, pada catatanya Houtman menuliskan "05-06-1596 komt men bij het eerste Indische eiland: Enggano, ten westen van zuidelijk Sumatra" jika di terjemahkan ke bahasa indonesia "05-06-1596 Tiba di pulau Hindia yang pertama: pulau Enggano, di sebelah barat pulau Sumatra bagian selatan".
Terdapat catatan-catatan awal pendaratan pelaut-pelaut Eropa ke Pulau Enggano. Pelaut Eropa yang tercatat pertama kali mendarat di Pulau Enggano adalah pelaut Portugis di bawah pimpinan Alvaro Talesso atau Alonzo Talesso. Pada 1506, kapalnya terhempas badai sehingga mereka terdampar di Pulau Enggano.<ref name=":0" /> Pada 5 Juni 1596, ekspedisi Belanda di bawah pimpinan Cornelis de Houtman tercatat mendarat di Pulau Enggano (Maryanto et al., 2017, p. 15).<ref>{{Cite book|date=2017|url=https://www.worldcat.org/oclc/1033541966|title=Ekspedisi Pulau Enggano|location=Jakarta|isbn=978-979-799-944-5|editor-last=Maryanto|editor-first=Ibnu|oclc=1033541966|url-status=live}}</ref>
 
Sejak 1596 hingga 1771, tidak ada orang Eropa yang hadir secara terus menerus di Pulau Enggano (Maryanto et al., 2017, p. 15). Meski Belanda pernah melakukan ekspedisi dari Batavia pada 1645, Pulau Enggano termasuk pulau yang mereka telantarkan. Pada 1684, Pulau Enggano berada di bawah kekuasaan Inggris bersamaan dengan keberhasilan mereka merebut Bengkulu dari Belanda (Maryanto et al., 2017, p. 15). Catatan pertama tentang keberadaan masyarakat adat Enggano berasal dari buku catatan pelayaran pelaut Inggris bernama Charles Miller yang berlayar dari Bengkulu ke Pulau Enggano pada 1771 (Miller, 1778).
=== Versi 2 ===
Laporan pertama mengenai pulau ini berdasarkan catatan Cornelis de Houtman yang mengunjungi pulau ini tanggal 5 Juni 1596.<ref>de Houtman, C. [http://ariesaksono.wordpress.com/2007/12/12/de-eerste-expeditie-naar-indie/ ''Eerste expeditie naar Indie'']</ref>. Tidak diketahui dari mana de Houtman mengetahui nama pulau ini, yang dalam bahasa Portugis, ''engano'', berarti "kecewa".
 
== Lingkungan Hidup ==
12.609

suntingan