Bungaya, Bebandem, Karangasem: Perbedaan revisi

160 bita ditambahkan ,  11 bulan yang lalu
Rescuing 0 sources and tagging 2 as dead.) #IABot (v2.0.8
k (update dan merapikan)
Tag: Suntingan visualeditor-wikitext
(Rescuing 0 sources and tagging 2 as dead.) #IABot (v2.0.8)
''"Ah, ih, iki ngaran nyuh aya, ah jati sajan madan nyuh aya jati nyuh ngaran nyah, aya ngaran agung"''. Dan setelah diteliti secara morfologi sebutan kata “nyuh aya” menjadi Nyah Aya (Keturunan Orang Besar).
 
Tinjauan secara etimologi, Bungaya berasal dari ''Bung'' dan ''Aya'', ''Bung/Bong/Wong'' yang berarti orang dan ''Aya'' berarti besar. Jadi sebutan semula Desa Bungaya adalah Nyuh Aya/ Nyah Aya kemudian menjadi Bungaya/Bongaya yang artinya keturunan orang besar, ada juga yang mengkonotasikan Bungaya menjadi ''Bungahya/Bunga Aya'' yang menjadi simbolis dari keramahtamahan penduduk serta kecantikan dan kemolekan para gadis (daha) dengan tari rejangnya. Pada masa kepemimpinan I Gusti Ketut Alit Ngurah Bungaya, Desa Bungaya mencapai puncak keemasan dan beliau juga yang mengadakan ''piodalan'' (upacara) desa yakni Usaba Gede yang kini disebut Usaba Dangsil.<ref>{{Cite web |url= http://www.bungayakangin.desa.id/sejarah-desa.php |title= Sejarah Desa Adat Bungaya }}{{Pranala mati|date=Februari 2021 |bot=InternetArchiveBot |fix-attempted=yes }}</ref>
 
== Penduduk ==
 
=== Pranala luar ===
* {{id}} [https://karangasemkab.go.id/publication.html Situs Resmi Pemerintahan Kabupaten Karangasem]{{Pranala mati|date=Februari 2021 |bot=InternetArchiveBot |fix-attempted=yes }}
* {{id}} [https://karangasemkab.bps.go.id/publication.html Situs Resmi BPS Karangasem]
* {{id}} [http://www.prodeskel.binapemdes.kemendagri.go.id/mpublik/ Prodeskel Binapemdes Kemendagri]