Bandar Udara Nop Goliat Dekai: Perbedaan revisi

Rescuing 0 sources and tagging 1 as dead.) #IABot (v2.0.8
(Rescuing 1 sources and tagging 0 as dead.) #IABot (v2.0.8)
(Rescuing 0 sources and tagging 1 as dead.) #IABot (v2.0.8)
 
Setelah penundaan yang panjang, bandar udara ini akhirnya diresmikan oleh Presiden [[Joko Widodo]] (Jokowi) pada 18 Oktober 2016. Jokowi menginginkan bandar udara ini bisa terus dikembangkan dan meminta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk memperpanjang landasan pacu dari 1.950 m menjadi 2.500 meter selama 2 tahun ke depan.<ref>[http://setkab.go.id/presiden-jokowi-resmikan-bandara-nop-goliat-dekai-papua/ Presiden Jokowi Resmikan Bandara Nop Goliat Dekai, Papua]</ref> Kemudian, Kementerian Perhubungan mengalokasikan Rp 350 miliar untuk memperluas landasan pacu, sehingga dapat melayani [[Boeing 737-200]] dan [[Boeing 737-300]]. Perluasan ini diperkirakan akan selesai pada tahun 2017.<ref>{{cite web |url=http://jakartaglobe.id/news/papuas-yahukimo-district-gets-26-8b-airport-expansion/ |title=Papua's Yahukimo District Gets $26.8m for Airport Expansion |accessdate=December 2, 2016}}</ref>
 
Saat ini, landasan pacu bandar udara Nop Goliath beroprasi dengan luas 1.950 m x 30 m, luas masing-masing 2 jalur darurat 75 m x 23 m, landasan beton 320 m x 60 m dan peralatan serta fasilitas pendukung lainnya. Sementara itu, bangunan terminal bandara itu sendiri memiliki luas 1,900 m2 dan dapat menampung 300 penumpang pada jam sibuk.<ref>[http://www.dephub.go.id/welcome/readPost/keberadaan-bandara-nop-goliat-dekai-tingkatkan-konektivitas-di-papua Kementerian Perhubungan Republik Indonesia - Keberadaan Bandara Nop Goliat Dekai Tingkatkan Konektivitas di Papua]{{Pranala mati|date=Februari 2021 |bot=InternetArchiveBot |fix-attempted=yes }}</ref>
 
== Fasilitas ==