Trie Utami: Perbedaan revisi

319 bita dihapus ,  11 bulan yang lalu
Perbaikan
(Delete pic (damaged))
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler Suntingan seluler lanjutan
(Perbaikan)
{{Infobox penyanyi indonesia
|name = {{PAGENAME}}Trie Utami
|image =
|imagesize = 280px
|caption =
|caption = Tidak hanya dalam dunia pop, sampai sekarang Trie Utami tetap aktif berkegiatan di ranah kesenian Nusantara.
|background = solo_singer
|birthdate = {{birth date and age|1968|1|08}}
|deathplace =
|religion =
|genre = Jazz,{{hlist|[[jazz]]|[[musik pop|pop]]}}
|occupation = {{hlist|[[penyanyi]]<br|[[pencipta />Pencipta Lagulagu]]}}
|instrument =
|yearsactive =
* (2000) THE INDONESIAN BEST JAZZ FEMALE SINGER – presented by News Music
}}
'''Trie Utami Sari''', biasa dipanggil '''Iie''', ({{lahirmati|[[Kota Bandung|Bandung]], [[Jawa Barat]]|8|1|1968}}) adalah penyanyi dan pencipta lagu [[Indonesia]] berdarah [[Suku Sunda|Sunda]] dan [[Suku Jawa|Jawa]]. Trie adalah anak dariputri pasangan Kolonel (Purn.) Haji Soedjono Atmotenojo dan Hajjah Soejarni Oesoep. Trie merupakan anak bungsu dari 3 bersaudara.<ref>[http://www.tokohindonesia.com/biografi/article/347-selebriti/3303-kenal-musik-sejak-kecil Tokoh Indonesia, diakses 18 Feb 2015]</ref>
 
== Biografi ==
=== MasaKehidupan Kecilawal ===
Iie mengenal musik sejak kecil. Rumah mereka selalu dipenuhi suara [[Pat Boone]], [[Glen Muller]], [[Perry Como]], serta berbagai lagu klasik yang diputar lewat piringan hitam. Sejak tahun 1972-1986, bersama kedua kakanya, [[Purwa Tjaraka]] dan [[Thea Ika Ratna]], Iie berlatih piano. Pengajar pianonya adalah Alfons Becalel (orang [[Hongaria]]) dan Rhinno serta Linda dari [[YPPM (Yayasan Pusat Pendidikan Musik)]] Bandung. Iie juga mengukuti pendidikan musik di Bina Mustika Bandung tahun 1978.
 
Sejak TK, Iie sangat suka menyanyi. Iie pun jadi rajin menonton acara ''Bintang Kecil'' di [[TVRI]] yang diasuh oleh [[BuIbu Kasur]], [[Ibu Sud]], dan [[A.T. Mahmud]]. Iie juga sering mengikuti lomba menyanyi. Pertama kali Iie muncul di televisi adalah saat mengikuti kompetisi menyanyi untuk anak SD dalam acara Ayo Menyanyi di TVRI tahun 1977. Beberapa tahun kemudian, Iie menjadi juara kedua saat mengikuti lomba menyanyi lagu-lagu perjuangan di Bandung. Sejak itu, Iie jadi sering menjadi bintang tamu untuk menyanyi di [[TVRI Jakarta]].<ref>[http://www.indosiar.com/gossip/tri-utamie-pindah-agama-_57039.html Indosiar, diakses 18 Feb 2015]</ref>
 
Saat SMA, Iie mulai mendampingi kakaknya Purwa Tjaraka menyanyi secara rutin, bergantian dengan Thea, di sebuah restoran di Bandung. Selain itu, Iie juga menjadi penyiar di Radio Dee-Day kemudian di Radio OZ 103 FM di Bandung dan lead vocalist band [[Kahitna]].
 
Lulus SMA Iie ingin melanjutkan sekolah musik di Amerika Serikat. Sayang keluarganya tidak mampu membiayai. Berbeda dengan kedua kakaknya yang berhasil meraih gelar kesarjanaan, Iie memilih tidak melanjutkan sekolah. Iie kemudian semakin memperdalam kemampuan bermusiknya dengan mempelajari [[keyboard]], [[saksofon]], dan berlatih membuat aransemen lagu di kelompok drum band GWDC (Genta Winaya Drum Corps) Bandung.<ref>[http://www.academia.edu/5797068/CITRA_PEREMPUAN_DALAM_NOVEL_DUNIA_PATMINI_KARYA_TRIE_UTAMI Academia Edu, diakses 18 Feb 2015]</ref>
 
=== Karier ===
[[Berkas:Trie Utami with Krakatau Reunion on Benteng Pendem Night Artnival, Ngawi, 8 April 2017.jpg|300px|kiri|jmpl|Trie Utami (kiri), [[Gilang Ramadhan]] (tengah belakang) pada drum dan [[Pra Budi Dharma]] pada bas, tampil bersama dalam kelompok musik [[Krakatau (grup musik)|Krakatau Reunion]] dalam acara Benteng Pendem Night Artnival, Ngawi, 8 April 2017.]]
[[Berkas:Trie Utami dan Budi Irawan feat Karinding Attack (foto Rony Ariyanto).jpg|300px|kiri|jmpl|Trie Utami (berdiri, paling kiri) dan [[Budi Irawan]] (duduk, paling kiri, calon Wali Kota Bandung yang pernah bersaing dengan [[Ridwan Kamil]] pada Pilkada lalu) menjadi penyanyi tamu saat kelompok musik [[Karinding Attack]] menggelar konser tunggal berjudul "Gerbang Kerajaan Srigala" di Teater Tertutup Taman Budaya Jawa Barat di Bandung, Selasa (13/3) malam. Karinding Attack merupakan kelompok musik yang menyajikan komposisi musik dengan menggunakan alat musik tradisional Jawa Barat karinding yang terbuat dari bambu sebagai alat musik utamanya. Selain itu juga digunakan alat musik tradisional lainnya, seperti celempung, sebagai pengiringnya]] Awal karier profesional Iie adalah saat dia 'dilamar' oleh [[Krakatau (grup musik)|Krakatau]], grup band beraliran jazz yang sangat masyhur saat itu. Bersama Krakatau, Iie membuat album pertamanya tahun 1986 bertajuk ''First Album''. Meskipun demikian, nama Iie mulai dikenal saat menjadi pemenang Lomba Cipta Lagu Remaja Prambors (1987) membawakan lagu "Keraguan", karya [[Edwin Saladin]] dan [[Adelansyah]]. Iie juga berhasil menjuarai Festival Penyanyi Lagu Populer Indonesia, tahun 1989.<ref>[http://www.sctv.co.id/infotainment/keluarga-trie-utami-tidak-ingin-campur-tangan_8747.html SCTV, diakses 18 Feb 2015]</ref>
 
Selain mengikuti lomba di dalam negeri, Iie pun menjajal ajang lomba di luar negeri. DiantaranyaIa pun meraih sejumlah penghargaan, runnerdiantaranya runner-up dalam [[ABU (Asia Pasific Broadcasting Union) [[Golden Kite World Song Festival]] di [[Kuala Lumpur]] tahun 1990 dan Grand Prix Winner di ajang [[The Golden Stag International Singing Contest]] di [[Brasov]], [[Rumania]] (1992). Ia juga dinobatkan sebagai pemenang dalam [[ABU International Anthem]] di [[Bangkok]] (2000), serta terpilih sebagai Penyanyi Jazz Wanita Terbaik versi ''News Music'' pada tahun yang sama.
 
Sejumlah lagu Iie yang sempat menjadi hit, antara lain "Kau Datang", "Untuk Ayah dan Ibu" (ciptaannya sendiri), serta "Nurlela 1" dan "Nurlela 2". Yang terakhir ini dinyanyikannya berempat bareng [[Vina Panduwinata]], [[Atiek CB]], dan [[Malyda]], yang tergabung dalam kelompok [[Rumpies]].
 
Iie juga menyanyi untuk soundtracklagu tema sejumlah film dan sinetron, antara lain "Elegi Buat Nana" (1988), "Perisai Kasih yang Terkoyak" dan "Kembang Ilalang" pada tahun 2003. Selain menyanyi, Iie pun menciptakan lagu. Telah puluhan lagu diciptakannya, baik untuk dinyanyikan dirinya sendiri, maupun di nyanyikan oleh orang lain. Salah satu lagu ciptaannya yang terkenal adalah "Jadilah Bintang" (bersama Purwa Tjaraka) yang menjadi themelagu songtema [[Kontes Dangdut Indonesia|Kontes Dangdut Indonesia (KDI)]].
 
Trie Utami pun semakin dikenal oleh publik mengenai kehadirannya sebagai juri di [[Akademi Fantasi Indosiar]] yang meraih popularitas cukup besar pada tahun 2004-2006 serta dijuluki ''Miss Pitch Control''. Kini,Ia ia masihjuga menjadi juri di AFI[[Akademi Fantasi Indosiar Musim Keenam|Akademi Fantasi Indosiar 2013]].
 
=== Kehidupan pribadi ===
* ''[[Mungkinkah Terjadi]]'' (bersama [[Utha Likumahuwa]] (1996)
* ''[[Kekasih Bayangan]]'' (2007)
 
=== Album mini ===
 
* ''[[Centil = Aced]]'' (1991)
* ''[[Gimana (album)|Gimana]]'' (1991)
 
=== Penampilan Lain ===
 
* [[2006]] - ''Alam Raya Karya Bapa'' dan ''Malam Kudus'' dalam album Natal karya [[Djaduk Ferianto]]
 
== Pranala luarReferensi ==
{{reflist}}
 
== Pranala luar ==
* {{kapanlagi|t|trie_utami}}
 
== Catatan kaki ==
{{reflist}}
 
{{DEFAULTSORT:Utami, Trie}}