Pubertas: Perbedaan revisi

16 bita dihapus ,  1 bulan yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
(perbaikan; tulis ulan artikel)
'''Pubertas''' atau '''akil balig''' ([[bahasa Inggris|Inggris]]: '''''puberty'''''; [[bahasa Arab|Arab]]: '''بلوغ''', ''bāligh'') adalah proses perubahan fisik di mana tubuh anak menjadi dewasa yang mampu melakukan reproduksi seksual. Proses ini dimulai dengan sinyal hormonal dari otak ke gonad: [[ovarium]] pada anak perempuan, [[testis]] pada anak laki-laki. Menanggapi sinyal tersebut, gonad memproduksi hormon yang merangsang libido dan pertumbuhan, fungsi, dan transformasi [[otak]], [[tulang]], [[otot]], [[darah]], [[kulit]], [[rambut]], [[payudara]], dan [[organ seks]]. [[Pertumbuhan fisik]] (tinggi dan berat badan) meningkat pada paruh pertama masa pubertas dan selesai saat tubuh orang dewasa telah berkembang. Sebelum pubertas, organ seks luar yang dikenal sebagai [[ciri seksual primer]] merupakan ciri seks yang membedakan laki-laki dan perempuan. Pubertas mengarah pada dimorfisme seksual melalui pengembangan [[karakteristik seks sekunder]], yang selanjutnya membedakan jenis kelamin.
 
Rata-rata, anak perempuan mulai pubertas pada usia 10-11 dan pubertas lengkapberakhir pada usia 15-17; anak laki-laki umumnya mulai pubertas pada usia 11-12 dan pubertas lengkapberakhir pada usia 16-17.<ref name="Kail">{{cite book| last = Kail | first = RV |author2=Cavanaugh JC| title = Human Development: A Lifespan View | isbn = 978-0-495-60037-4 | publisher = [[Cengage Learning]] | year = 2010 | page = 296 |edition = 5th|url=https://books.google.com/books?id=E-n5E7oyCgoC&pg=PA296}}</ref><ref name="Schuiling">{{cite book|author=Schuiling| title = Women's Gynecologic Health | isbn = 978-1-284-12501-6| publisher = [[Jones & Bartlett Learning]] | year = 2016 | page = 22|url=https://books.google.com/books?id=QTDFDAAAQBAJ&pg=PA22|quote=The changes that occur during puberty usually happen in an ordered sequence, beginning with thelarche (breast development) at around age 10 or 11, followed by adrenarche (growth of pubic hair due to androgen stimulation), peak height velocity, and finally menarche (the onset of menses), which usually occurs around age 12 or 13.}}</ref><ref name="Phillips">{{cite book|author=D. C. Phillips| title =Encyclopedia of Educational Theory and Philosophy| isbn = 978-1-4833-6475-9 | publisher = [[Sage Publications]] | year = 2014 | pages = 18–19|url=https://books.google.com/books?id=84StBAAAQBAJ&pg=PA18|quote=On average, the onset of puberty is about 18 months earlier for girls (usually starting around the age of 10 or 11 and lasting until they are 15 to 17) than for boys (who usually begin puberty at about the age of 11 to 12 and complete it by the age of 16 to 17, on average).}}</ref> Penanda utama pubertas bagi wanita adalah [[menarche]], permulaan [[menstruasi]], yang terjadi rata-rata antara usia 12 dan 13 tahun.<ref name="Schuiling"/> Untuk pria, ejakulasi pertama rata-rata terjadi pada usia 13 tahun.<ref name="Jorgensen & Keiding">(Jorgensen & Keiding 1991).</ref> Pada abad ke-21, rata-rata usia pubertas anak-anak, terutama perempuan, lebih rendah dibandingkan abad ke-19, yaitu 15 tahun untuk anak perempuan dan 16 tahun untuk anak laki-laki.<ref>{{cite news |url=https://www.telegraph.co.uk/health/healthnews/7824699/Girls-now-reaching-puberty-before-10-a-year-sooner-than-20-years-ago.html |location=London |work=[[The Daily Telegraph]] |first=Richard |last=Alleyne |title=Girls now reaching puberty before 10—a year sooner than 20 years ago |date=2010-06-13}}</ref> Hal ini dapat disebabkan oleh sejumlah faktor, termasuk peningkatan nutrisi yang mengakibatkan pertumbuhan tubuh yang cepat, peningkatan berat badan dan penumpukan lemak,<ref name="Guillette_2006">{{cite journal |author=Guillette EA, Conard C, Lares F, Aguilar MG, McLachlan J, Guillette LJ |title=Altered breast development in young girls from an agricultural environment |journal=Environ. Health Perspect. |volume=114 |issue=3 |pages=471–5 |date=March 2006 |pmid=16507474 |pmc=1392245 |doi=10.1289/ehp.8280 |last2=Conard |last3=Lares |last4=Aguilar |last5=McLachlan |last6=Guillette Jr }}</ref> atau akibat paparan zat [[pengganggu endokrin]] seperti [[xenoestrogen]], yang terkadang dapat disebabkan oleh konsumsi makanan atau faktor lingkungan lainnya.<ref name="Louis_2008">{{cite journal |author=Buck Louis GM, Gray LE, Marcus M, Ojeda SR, Pescovitz OH, Witchel SF, Sippell W, Abbott DH, Soto A, Tyl RW, Bourguignon JP, Skakkebaek NE, Swan SH, Golub MS, Wabitsch M, Toppari J, Euling SY |title=Environmental factors and puberty timing: expert panel research needs |journal=[[Pediatrics (journal)|Pediatrics]] |volume=121 Suppl 3 |pages=S192–207 |date=February 2008 |pmid=18245512 |doi=10.1542/peds.1813E |last2=Gray Jr |last3=Marcus |last4=Ojeda |last5=Pescovitz |last6=Witchel |last7=Sippell |last8=Abbott |last9=Soto |last10=Tyl |last11=Bourguignon |last12=Skakkebaek |last13=Swan |last14=Golub |last15=Wabitsch |last16=Toppari |last17=Euling |doi-access=free }}</ref><ref name="Mouritsen_2010">{{cite journal |author=Mouritsen A, Aksglaede L, Sørensen K, Mogensen SS, Leffers H, Main KM, Frederiksen H, Andersson AM, Skakkebaek NE, Juul A |title=Hypothesis: exposure to endocrine-disrupting chemicals may interfere with timing of puberty |journal=Int. J. Androl. |volume=33 |issue=2 |pages=346–59 |date=April 2010 |pmid=20487042 |doi=10.1111/j.1365-2605.2010.01051.x |last2=Aksglaede |last3=Sørensen |last4=Mogensen |last5=Leffers |last6=Main |last7=Frederiksen |last8=Andersson |last9=Skakkebaek |last10=Juul }}</ref> Pubertas yang dimulai lebih awal dari biasanya dikenal sebagai [[pubertas dini]], dan pubertas yang dimulai lebih lambat dari biasanya disebut [[pubertas tertunda]].
 
Karakteristik paling menonjol di antara perubahan morfologis dalam ukuran, bentuk, komposisi, dan fungsi tubuh pubertas, adalah perkembangan karakteristik seks sekunder, "pengisian" tubuh anak; dari perempuan menjadi wanita dewasa, dari laki-laki menjadi pria dewasa. Istilah pubertas berasal dari bahasa Latin ''{{lang|la|puberatum}}'' (usia kedewasaan), kata pubertas menggambarkan perubahan fisik menuju kematangan seksual, bukan kematangan [[psikososial]] dan budaya yang dilambangkan dengan istilah perkembangan remaja dalam [[budaya Barat]]. [[Masa remaja]] adalah masa transisi mental dari masa kanak-kanak hingga dewasa, yang tumpang tindih dengan sebagian besar periode pubertas fisik.<ref>''The Oxford Dictionary of English Etymology'', C. T. Onions ed. Oxford University Press, 1996, p. 720.</ref>