KRL Commuter Line: Perbedaan revisi

Perpanjangan elektrifikasi di seluruh wilayah operasional KCI dimulai dari jalur Hijau pada akhir 2009, dengan koridor Serpong-Parungpanjang. KRL pada akhirnya beroperasi sampai Parungpanjang pada tahun 2010. Kemudian, perpanjangan elektrifikasi dilanjutkan ke koridor Parungpanjang-Maja yang mulai beroperasi pada tahun 2013, dan Maja-Rangkasbitung yang mulai beroperasi pada tahun 2017.<ref name="Tempo">https://m.tempo.co/read/news/2016/12/19/090829016/kai-januari-2017-krl-beroperasi-sampai-rangkasbitung</ref> Proses elektrifikasi ini juga meliputi pembangunan jalur ganda Serpong-Rangkasbitung yang sudah beroperasi pada koridor Serpong-Maja, pembangunan tiang [[listrik aliran atas]] dan pembangunan gardu listrik. Pada tahun 2020, wacana penggandaan dan elektrifikasi lanjutan di jalur Hijau kembali muncul dengan wacana elektrifikasi koridor Rangkasbitung-Serang. Tak menutup kemungkinan, koridor Serang-Merak juga akan digandakan dan dielektrifikasi.
 
:'''[[Stasiun Serpong]]''' → '''[[Stasiun Parungpanjang]]''' → '''[[Stasiun Tigaraksa]]''' → '''[[Stasiun Maja]]''' → '''[[Stasiun Rangkasbitung]]''' → '''[[Stasiun Serang]]''' → '''[[Stasiun Merak]]'''.
 
Selain di jalur Hijau yang membentang ke barat, jalur Biru yang membentang ke timur juga telah dilanjutkan sampai [[Stasiun Cikarang]]. Pengerjaan konstruksi dimulai sejak akhir tahun [[2013]]. Jalur Manggarai-Cikarang akan digandakan menjadi 4 jalur kereta api. Pembangunan elektrifikasi sampai Cikarang selesai pada tahun [[2017]], sedangkan pembangunan jalur dwiganda diperkirakan akan selesai pada tahun [[2021]]. Di jalur ini pun dibangun empat stasiun baru di mana dua stasiun merupakan stasiun yang benar-benar baru, sedangkan dua stasiun lainnya adalah pembaruan dari stasiun lama.<ref>[http://bisnis.liputan6.com/read/3118730/krl-beroperasi-dari-stasiun-cikarang-mulai-8-oktober-2017 KRL Beroperasi dari Stasiun Cikarang Mulai 8 Oktober 2017]</ref> Saat ini, pemerintah sedang mengkaji untuk memperpanjang kembali elektrifikasi di jalur Biru sampai Stasiun Cikampek<ref>[https://finance.detik.com/read/2017/10/09/063712/3675679/4/dari-cikarang-krl-kemungkinan-diperpanjang-sampai-cikampek Dari Cikarang, KRL Kemungkinan Diperpanjang Sampai Cikampek]</ref> serta refungsionalisasi [[Stasiun Gambir]] sebagai stasiun pemberhentian dan pemberangkatan KRL Commuter Line.
 
:'''[[Stasiun Bekasi]]''' → [[Stasiun Bekasi Timur]] → [[Stasiun Tambun]] → [[Stasiun Cibitung]] → [[Stasiun Telaga Murni]] → '''[[Stasiun Cikarang]]''' → [[Stasiun Lemah Abang]] → [[Stasiun Kedunggedeh]] → '''[[Stasiun Karawang]]''' → [[Stasiun Klari]] → [[Stasiun Kosambi]] → [[Stasiun Dawuan]] → '''[[Stasiun Cikampek]]'''.
 
Dengan beroperasinya kembali jalur kereta api Citayam-Nambo, ada kemungkinan untuk melanjutkan kembali pembangunan jalur kereta api baru [[Stasiun Parung Panjang|Parung Panjang–]][[Stasiun Tanjung Priuk|Tanjung Priuk]] yang merupakan jalur kereta api lingkar luar Jabodetabek. Jalur ini sudah pernah direncanakan oleh pemerintah [[Orde Baru]] pada dekade [[1990-an]], dan sudah terealisasikan sebagian dengan selesainya pembangunan jalur Citayam-Nambo. Pembangunan rute yang belum sempat terbangun antara Parung Panjang-Citayam, Nambo-Cikarang, dan Cikarang-Tanjung Priuk ini sempat dibatalkan karena [[Krisis finansial Asia 1997]] dan jatuhnya [[Suharto]] pada tahun [[1998]], tetapi akhirnya rencana ini dimasukkan ke dalam rencana induk perkeretaapian nasional 2014-2030.<ref>[http://www.pikiran-rakyat.com/jawa-barat/2017/10/06/kebutuhan-bogor-akan-krl-citayam-parungpanjang-mendesak-410991 Kebutuhan Bogor Akan KRL Citayam-Parungpanjang Mendesak]</ref><ref>[https://economy.okezone.com/read/2017/02/07/320/1611379/asik-jalur-krl-parung-panjang-citayam-segera-dibangun Asik, Jalur KRL Parung Panjang-Citayam Akan Segera Dibangun]</ref>