Idiom: Perbedaan revisi

476 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
'''Idiom''' adalah [[ungkapan]] khas yang tidak dapat dijelaskan secara [[logis]] atau [[Tata bahasa|gramatis]], tapi menambah keindahan, pesona, dan daya tarik suatu [[bahasa]].<ref name=":0" /> Idiom berasal dari bahasa [[Yunani]], ''idios'' yang berarti khas, mandiri, khusus atau pribadi.<ref>{{Cite journal|last=Muthmainnah|first=|date=November 2012|title=KEMAMPUAN MENGGUNAKAN IDIOM DALAM KALIMAT PESERTA DIDIK SMP NEGERI 1 TUTALLU KABUPATEN POLEWALI MANDAR|url=https://media.neliti.com/media/publications/283601-kemampuan-menggunakan-idiom-dalam-kalima-ee1926d6.pdf|journal=Pepatuzdu|volume=4|issue=1|pages=61|doi=|issn=2087-3476}}</ref> Idiom bisa berbentuk [[frasa]] atau [[kalimat]] yang mempunyai makna khusus atau makna baru dari kata dasar penyusunnya. Banyak idiom yang dibuat dari kombinasi [[Verba|kata kerja]] dan kata depan, kara kerja dengan [[kata sifat]] dan kata kerja dengan keterangan. Hal penting dari idiom adalah bukan bagaimana asal-usul pembentukannya, melainkan penggunaannya yang tepat dalam konteks kalimat.<ref name=":0">{{Cite book|last=Lingga|first=Hotben D.|date=2007|url=https://books.google.co.id/books?id=gJ9Qvh81fWUC&pg=PA331&dq=idiom+adalah&hl=en&sa=X&ved=2ahUKEwjQmIbyzrDuAhU5FbcAHU0TC0cQ6AEwBXoECAEQAg#v=onepage&q=idiom%20adalah&f=false|title=Advanced English Grammar for TOEFL Preparation|location=Depok|publisher=Niaga Swadaya|isbn=978-979-24-4821-4|pages=331|language=id|url-status=live}}</ref>
 
Penggunaan idiom ini sengaja dilakukan terutama untuk menyatakan sesuatu secara tidak langsung kepada lawan bicara, hanya dengan menyatakan di luar konteks kata yang lebih mudah dicerna dan dimengerti oleh pendengar tanpa adanya kesalahan [[persepsi]] antara [[Bahasa ibu|penutur]] dan [[Penutur asli|petutur]]. Maka dari itu, dalam idiom ada ungkapan tetap yang merupakan pasangan kata yang teradat yang pemakaiannya tidak boleh dipisahkan dengan kata yang mengikutinya. Contohnya adalah [[frasa]] ''sesuai dengan'', dalam penulisan kata ini seringkali didapati hanya menggunakan kata ''sesuai'' tanpa diikuti oleh kata ''dengan''. Pada hal seharusnya frasa ini sesuai selalu bersama dalam setiap penulisannya agar makna yang ditimbulkannya dimengerti oleh pembaca atau pendengar.<ref>{{Cite journal|last=Pratiwi|first=Heppy Atma|date=2018-05-22|title=Idioms in the National News Rubric Category of Education on cnnindonesia.com|url=https://jurnal.umj.ac.id/index.php/penaliterasi/article/view/2420|journal=Pena Literasi|language=en|volume=1|issue=1|pages=2|doi=10.24853/pl.1.1.1-16|issn=2614-8226}}</ref>