Kaisar Chongzhen: Perbedaan revisi

568 bita ditambahkan ,  1 bulan yang lalu
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan aplikasi seluler Suntingan aplikasi Android
 
Pada saat-saat terakhir kejatuhannya, Chongzhen mengumpulkan pejabatnya untuk mendiskusikan situasi. Dia memerintahkan orang-orangnya membunyikan genderang dan lonceng sebagai tanda memanggil pejabat-pejabatnya untuk rapat darurat, namun tak seorangpun hadir pada saat yang kritis itu. Dia lalu pergi ke rumah [[Zhu Chunchen]], bangsawan Ming yang juga salah satu pejabat tingginya. Hasilnya penjaga rumah Zhu tidak membukakan pintu baginya. Chongzhen terpaksa kembali ke istana dengan penuh kekecewaan.
 
Chongzhen lalu mengumpulkan keluarganya dan memerintahkan mereka (kecuali putra-putranya) bunuh diri daripada menyerah pada musuh. Hampir semua dari mereka melakukan apa yang diperintahkannya, termasuk permaisuri yang menggantung dirinya, seorang selir yang menolak bunuh diri dibunuhnya sendiri dengan pedang. Seorang putrinya, [[Putri Chang PingChangping]] yang juga menolak bunuh diri ditebas lengan kirinya hingga putus. Kemudian bersama seorang kasimnya dia pergi ke Jingshan, bukit belakang istana. Disana Chongzhen menggantung dirinya di sebuah pohon, kasim yang menemaninya juga turut gantung diri setelah membantu junjungannya bunuh diri. Dengan demikian berakhirlah riwayat Dinasti Ming yang telah menguasai Tiongkok selama 276 tahun.
 
== Keluarga ==
'''Permaisuri'''
* Permaisuri Zhou<br>dari Klan Zhou<br>Gelar anumerta: Permaisuri Xiao Jie Lie
** Zhu Cilang, Kaisar Dao
** Zhu Cixuan, Pangeran Huaiyin
** Putri Kunyi
** Zhu Cijiong, Pangeran Ding'ai
'''Selir Mulia Kaisar'''
* Tian Xiuying<br>dari Klan Tian<br>Gelar anumerta: Selir Mulia Kaisar Gong Shu
** Zhu Cizhao, Pangeran Yongdao
** Zhu Cihuan, Pangeran Daoling
** Zhu Cican, Pangeran Daohuai
** Pangeran Daoliang
'''Selir Mulia'''
* Selir Mulia Yuan<br>dari Klan Yuan
'''Selir'''
* Selir Shun<br>dari Klan Wang
** Zhu Meichuo, Putri Changping
 
== Kaisar Chongzhen dalam budaya populer ==
483

suntingan