Sejarah pemikiran evolusi: Perbedaan antara revisi

3 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
k
(→‎Transmutasi spesies: Perbaikan terjemahan)
Sekelompok ilmuwan anatomi komparatif Britania radikal yang meliputi [[anatomi]]s [[Robert Edmond Grant]] memiliki hubungan dekat dengan kelompok ilmuwan ''Transformasionisme'' Prancis Lamarck. Salah satu ilmuwan Prancis yang mempengaruhi Grant adalah anatomis [[Étienne Geoffroy Saint-Hilaire]], yang gagasannya mengenai kesatuan berbagai bangun tubuh hewan dan [[homologi (biologi)|homologi]] struktur anatomi tertentu berpengaruh besar dan berujung pada perdebatan yang sengit dengan koleganya Georges Cuvier. Grant menjadi pakar [[anatomi]] dan reproduksi invertebrata laut yang berotoritas. Ia mengembangkan gagasan transmutasi dan [[evolusionisme]] Lamarck dan Erasmus Darwin, dan menyelidiki homologi, bahkan mengusulkan bahwa tumbuhan dan hewan memiliki titik awal evolusi yang sama. Pada masa muda, Charles Darwin mengikuti Grant dalam penyelidikan daur kehidupan hewan laut. Pada tahun 1826, sebuah makalah anonim, yang mungkin ditulis oleh [[Robert Jameson]], memuji Lamarck karena menjelaskan bagaimana hewan-hewan yang lebih tinggi telah "berevolusi" dari ulat-ulat tersederhana; dalam makalah ini, kata "berevolusi" dipakai pertama kali dalam pengertian modern.<ref>{{harvnb|Desmond|Moore|1991|p=40}}</ref><ref name="Bowler120-129">{{harvnb|Bowler|2003|pp=120–129}}</ref>
 
[[Berkas:Vestiges dev diag.svg|jmpl|upright=0.6|''[[Vestiges of the Natural History of Creation]]'' (1844) karyaterbitan [[Robert Chambers (jurnalis)|Robert Chambers]] menunjukkan [[ikan]] (F), [[reptil]] (R), dan burung (B) bercabang dari sebuah wadahgaris yang berujung ke [[mamalia]] (M).]]
 
Pada thaun 1844, penerbit Skotlandia [[Robert Chambers (penerbit kelahiran 1802)|Robert Chambers]] secara anonim menerbitkan sebuah buku yang banyak dibaca tetapi sangat kontroversial berjudul ''[[Vestiges of the Natural History of Creation]]'' (Bahasa Indonesia: ''Sisa-sisa Sejarah Penciptaan Alam''). Buku tersebut mengusulkan skenario asal muasal [[Tata Surya]] dan kehidupan di Bumi yang evolusioner. Karya tersebut mengklaim bahwa jejak fosil menunjukkan perkembangan hewan yang progresif, dengan hewan-hewan terkini bercabang dari sebuah garis utama yang secara progresif berujung pada manusia. Buku ini menyiratkan bahwa transmutasi berujung pada penyingkapan rencana alam yang telah diatur dan terajut dalam hukum-hukum yang mengatur alam semesta. Dalam hal ini, gagasan buku ini tidaklah sematerialistik gagasan radikal Grant, tetapi implikasi bahwa manusia hanyalah tahap terakhir perkembangan hewan membuat para pemikir konservatif marah. Perdebatan publik yang menarik khalayak ramai mengenai buku ini, dengan penggambaran [[Ortogenesis|evolusi sebagai suatu proses yang progresif]], kemudian memberi pengaruh yang besar terhadap persepsi mengenai teori Darwin satu dasawarsa berikutnya.<ref>{{harvnb|Bowler|2003|pp=134–138}}</ref><ref>{{harvnb|Bowler|Morus|2005|pp=142–143}}</ref>