Sejarah pemikiran evolusi: Perbedaan antara revisi

51 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
→‎Transmutasi spesies: Perbaikan terjemahan
(→‎Transmutasi spesies: Perbaikan terjemahan)
Dalam ''[[Philosophie Zoologique]],'' karya tahun 1809, Jean-Baptiste Lamarck mengusulkan teori transmutasi spesies (''transformisme''). Lamarck tidak percaya bahwa setiap makhluk hidup memiliki leluhur yang sama, sebaliknya, ia percaya bahwa bentuk-bentuk kehidupan yang sederhana diciptakan secara berkelanjutan melalui pembentukan spontan. Ia juga meyakini bahwa sebuah [[vitalisme|kekuatan hidup]] bawaan mendorong spesies menjadi lebih kompleks sepanjang waktu, bergerak maju menaiki tangga kompleksitas linear yang berkaitan dengan rantai keberadaan. Lamarck mengakui bahwa spesies beradaptasi terhadap lingkungan mereka. Ia menjelaskannya dengan berkata bahwa kekuatan bawaan yang sama yang menggerakkan kompleksitas menyebabkan organ-organ suatu hewan (atau tumbuhan) berubah berdasarkan pada pemakaian atau pengangguran organ-organ tersebut, seperti halnya olahraga mempengaruhi otot-otot. Ia berpendapat bahwa perubahan tersebut akan diwarisi oleh keturunan berikutnya dan menghasilkan adaptasi lambat terhadap lingkungan. Mekanisme sekunder adaptasi melalui pewarisan sifat-sifat yang didapatkan inilah kemudian menjadi dikenal sebagai [[Lamarckisme]] dan mempengaruhi pembahasan evolusi sampai pada abad ke-20.<ref>{{harvnb|Bowler|2003|pp=86–94}}</ref><ref>{{harvnb|Larson|2004|pp=38–41}}</ref>
 
SebuahSekelompok aliranilmuwan anatomi komparatif InggrisBritania radikal yang meliputi [[anatomi]]s [[Robert Edmond Grant]] sangatmemiliki hubungan menyentuhdekat dengan alirankelompok Prancis Lamarck dariilmuwan ''Transformasionisme'' Prancis Lamarck. Salah satu ilmuwan Prancis yang mempengaruhi Grant adalah anatomis [[Étienne Geoffroy Saint-Hilaire]], yang gagasannya tentangmengenai kesatuan berbagai planbangun tubuh hewan dan [[homologi (biologi)|homologi]] dari struktur anatomi tertentu akan sangat berpengaruh besar dan berujung pada debatperdebatan intensyang sengit dengan koleganya Georges Cuvier. Grant menjadi otoritas tentangpakar [[anatomi]] dan reproduksi invertebrata laut yang berotoritas. Ia mengembangkan gagasan transmutasi dan [[evolusionisme]] Lamarck dan Erasmus Darwin, dan menyelidiki homologi, bahkan mengusulkan bahwa tumbuhan dan hewan memiliki titik awal evolusi umumyang sama. Pada masa muda, Charles Darwin ikutmengikuti Grant dalam penyelidikan lingkardaur kehidupan hewan laut. Pada tahun 1826, sebuah makalah anonim, yang mungkin ditulis oleh [[Robert Jameson]], memuji Lamarck karena menjelaskan carabagaimana hewan-hewan yang lebih tinggi telah "berevolusi" dari ulat-ulat tersederhana; inidalam adalahmakalah pemakaian pertama dariini, kata "evolusiberevolusi" dipakai pertama kali dalam esensipengertian modern.<ref>{{harvnb|Desmond|Moore|1991|p=40}}</ref><ref name="Bowler120-129">{{harvnb|Bowler|2003|pp=120–129}}</ref>
 
[[Berkas:Vestiges dev diag.svg|jmpl|upright=0.6|''[[Vestiges of the Natural History of Creation]]'' (1844) karya [[Robert Chambers (jurnalis)|Robert Chambers]] menunjukkan [[ikan]] (F), [[reptil]] (R), dan burung (B) bercabang dari sebuah wadah yang berujung ke [[mamalia]] (M).]]
 
Pada thaun 1844, penerbit Skotlandia [[Robert Chambers (penerbit kelahiran 1802)|Robert Chambers]] secara anonim meneribitkanmenerbitkan sebuah buku yang banyak dibaca namuntetapi sampaisangat kontroversial berjudul ''[[Vestiges of the Natural History of Creation]]'' (Bahasa Indonesia: ''Sisa-sisa Sejarah Penciptaan Alam''). Buku tersebut mengusulkan skenario evolusi untuk asal muasal [[Tata Surya]] dan kehidupan di Bumi yang evolusioner. Karya tersebut mengklaim bahwa jejak fosil menunjukkan sebuahperkembangan aksenhewan yang progresif dari para hewan, dengan hewan-hewan terkini bercabang dari sebuah garis utama yang secara progresif berujung pada manusia. IniBuku ini mengimplikasikanmenyiratkan bahwa transmutasi berujung kepada terjadinyapenyingkapan rencana alam yang sebelumnyatelah tertatadiatur yangdan merajutterajut dalam hukum-hukum yang mengatur alam semesta. Dalam esensihal tersebutini, inigagasan secarabuku keseluruhanini kurangtidaklah materialistik ketimbangsematerialistik gagasan-gagasan radikal seperti Grant, tetapi implikasinyaimplikasi padabahwa manusia hanyahanyalah merupakantahap langkahterakhir akhir dalam aksen kehidupanperkembangan hewan yangmembuat dipegang beberapapara pemikir konservatif marah. ProfilPerdebatan tinggipublik dariyang perdebatanmenarik publikkhalayak atasramai ''Vestiges''mengenai buku ini, dengan penggambarannya daripenggambaran [[progres evolusiOrtogenesis|evolusi sebagai suatu proses yang progresif]], akankemudian sangatmemberi mempengaruhipengaruh sudutyang besar terhadap persepsi pandangmengenai teori Darwin pada satu dekadedasawarsa berikutnya.<ref>{{harvnb|Bowler|2003|pp=134–138}}</ref><ref>{{harvnb|Bowler|Morus|2005|pp=142–143}}</ref>
 
Gagasan-gagasan tentang transmutasi spesies berasosiasidiasosiasikan dengan [[materialisme]] radikal dari Abad Pencerahan dan diserang oleh para pemikir yang lebih konservatif. Cuvier menyerang gagasan-gagasan Lamarck dan Geoffroy, dan sepakat dengan Aristoteles bahwa spesies bersifat tetap. Cuvier meyakini bahwa bagian-bagian individual dariindividu seekor hewan sangat terkorelasiberkorelasi satu sama lainlainnyam untuksehingga membolehkantidak satumemungkinkan suatu bagian dari anatomi untuk berubah dari isolasisendirian dari hewanyang lainnya,. danIa berpendapat bahwa jejak fosil menunjukkan susunanpola-pola kepunahanbencana katastrofikkepunahan yang disusul oleh repopulasi, ketimbang perubahan bertahapberangsur sepanjang waktu. Ia juga menyatakanmencatat bahwa hewangambar-gambar hewan dan mumi-mumi hewan dari [[Mesir]], yang berusia ribuan tahun, taktidak menunjukkan adanya tanda perubahan saat dibandingkan dengan hewan-hewan modern. Kekuatan argumen Cuvier dan reputasi saintifiknyailmiahnya membantu mempertahankanmenyingkirkan gagasan transmutasionaltransmutasi keluarspesies dari ilmu arus utama sepanjangselama berdekade-dekadeberdasawarsa.<ref>{{harvnb|Larson|2004|pp=5–24}}</ref>
 
[[Berkas:Vertebrate archetype.jpg|jmpl|kiri|Diagram tahun 1848 karya Richard Owen menunjukkan arketipe konseptualnya untuk seluruh [[vertebrata]].<ref>{{harvnb|Russell|1916|p=105, Fig. 6: "The Archetype of the Vertebrate Skeleton. (After Owen.)"}}</ref>]]
 
Di [[Britania Raya]], filsafat teologi alam masih berpengaruh. Buku tahun 1802 karya [[William Paley]], berjudul ''[[Natural Theology or Evidences of the Existence and Attributes of the Deity|Natural Theology]]'', dengan berisi [[analogi pembuat arloji]] yang terkenalnya dan ditulis setidaknya sebagian sebagai tanggapan terhadap gagasan transmutasionaltransmutasi Erasmus Darwin.<ref>{{harvnb|Bowler|2003|pp=103–104}}</ref> Para geolog yang terpengaruh oleh teologi alam, seperti Buckland dan Sedgwick, membuatsecara praktik regulerrutin menyerang gagasan-gagasan evolusi Lamarck, Grant, dan ''Vestiges''.<ref>{{harvnb|Larson|2004|pp=37–38}}</ref><ref>{{harvnb|Bowler|2003|p=138}}</ref> Meskipun Charles Lyell menentang geologi skripturalalkitabiah, ia juga meyakinipercaya dalamakan imutabilitasketetapan spesies,. danDalam dalambuku ''Principles of Geology'' karyanya, ia mengkritik teori-teori pengembanganperkembangan Lamarck.<ref name="Bowler129-134" /> Para idealis seperti [[Louis Agassiz]] dan [[Richard Owen]] meyakini bahwa setiap spesies bersifat tetap dan tak berubah karena ini mewakili sebuah gagasan dalam pikiran Sang Pencipta. Mereka meyakini bahwa hubungan antar spesies dapat terbentangditentukan dari susunanpola pengembangan dalamperkembangan embriologi, sertabeserta dalamdari jejak fosil, tetapi bahwa hubungan tersebut mewakili susunanpola yang bernaung daridalam pemikiran ilahi, dengan penciptaan progresif yang berujung pada peningkatan kompleksitas dan berpuncak pada umat manusia. Owen mengembangkan gagasan "arketipe" dalam pikiran Ilahi yang akan menghasilkan sebuah sekuensiseurutan spesies yang berkaitanberhubungan denganberdasarkan homologi anatomi, sepertimisalnya lengan-lengan [[vertebrata]]. Owen memimpin kampanye publik yang sukses memarginalisasi Grant dalam komunitas saintifikilmiah. Darwin akankemudian membuatmemakai pemakaian yang baik darigagasan homologi yang dianalisis oleh Owen dalam teorinya sendiri,. tetapiNamun perlakuan kerasburuk darioleh Grant, dan kontroversi terhadap buku ''Vestiges'', menunjukkannyamenunjukkan kebutuhankepada untuk membulatkanDarwin bahwa gagasan0gagasannyaia sendiriperlu terdengarmemastikan bahwa gagasan-gagasannya bersifat saintifikilmiah.<ref name="Bowler120-129" /><ref>{{harvnb|Larson|2004|pp=42–46}}</ref><ref name="mtg" />
 
=== Antisipasi seleksi alam ===