Mustafa Kemal Atatürk: Perbedaan antara revisi

2 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
k
Karakter Turki
(→‎Karier militer: https://commons.wikimedia.org/wiki/File:(15_July_1906)_Beirut,_Mustafa_Kemal_Atat%C3%BCrk_with_L%C3%BCtfi_M%C3%BCfit_%C3%96zde%C5%9F.jpg)
k (Karakter Turki)
Atatürk dikenang melalui banyak bangunan peringatan di seluruh Turki, seperti [[Bandara Internasional Atatürk]] di [[Istanbul]], [[Jembatan Atatürk]] di atas [[Tanduk Emas]] (Haliç), [[Bendungan Atatürk]], [[Atatürk Olimpiyat Stadyumu|Stadion Atatürk]], dan [[Anıtkabir]], mausoleum tempat ia dikebumikan. Patung-patung raksasa Atatürk bertebaran di seluruh sudut kota [[Istanbul]] dan berbagai kota lainnya di Turki, dan praktis setiap pemukiman yang besar mempunyai bangunan peringatan sendiri untuknya. Ada pula sejumlah bangunan peringatan bagi Atatürk secara internasional, seperti Atatürk Memorial di [[Wellington]], [[Selandia Baru]] (yang juga merupakan bangunan peringatan untuk pasukan ANZAC yang meninggal di Gallipoli). Parlemen Turki mengeluarkan Undang-undang Nomor 5816 yang melarang penghinaan terhadap warisannya ataupun serangan terhadap segala benda yang menggambarkannya. Undang-undang ini kadang-kadang dikritik karena hanya berlaku untuk Atatürk, dan dengan demikian mirip dengan undang-undang yang melindungi para pemimpin dari rezim-rezim diktatorial.
 
Atatürk berusaha untuk memodernisasi dan mendemokratiskan sebuah Republik Turki yang baru dari sisa-sisa Kesultanan Utsmaniyah. Dalam upayanya ini, Atatürk telah menerapkan pembaruan-pembaruan yang meluas, yang akibatnya telah mendekatkan Turki kepada [[Uni Eropa]] sekarang. Tekanan yang diberikan kepada [[sekularisme]] dan [[nasionalisme]] juga telah menimbulkan konflik pada tingkat tertentu di dalam masyarakat. Sebagian pemeluk Islam yang taat merasa gagasan sekularisme ini bertentangan dengan ajaran Islam, dan warga negara [[Islamisme|Islamis]] dan organisasi [[Terorisme|teroris]] Islamis membantai warga negara sekuler dan intelektual sekuler.<ref name="KadioğluKadıoğlu, Ayşe 177–193">{{cite journal | author=KadioğluKadıoğlu, Ayşe |jstor=4283799 |title=The Paradox of Turkish Nationalism and the Construction of Official Identity |work=Middle Eastern Studies, Vol. 32, No. 2 |date=April 1996 |volume=32 |pages=177–193 |doi=10.1080/00263209608701110}}</ref><ref name = "YavusEsposito">{{Cite book |last1=Hakan |first2=M. Yavuz |last2=Esposito |first1=John L. |date=2003 |title=Turkish Islam and the Secular State: the Gülen movement |url=https://books.google.com/books?id=19q9N0IBf9wC |location=Syracuse, New York |publisher=Syracuse University Press |page=280 |isbn=9780815630401}}</ref><ref name = "milliyet19900904">Gazeteci Dursun Öldürüldü, [http://gazetearsivi.milliyet.com.tr/GununYayinlari/DGzmxifGZ5FfEvz1rTUNDA_x3D__x3D_ Milliyet, 5 September 1990]</ref><ref>{{Cite web|url=http://www.hurriyetdailynews.com/turkish-intelligence-pkk-involved-in-professors-death-claim--36676|title=Turkish intelligence, PKK involved in professor’s death: Claim - Turkey News|website=Hürriyet Daily News|language=en|access-date=2019-10-20}}</ref><ref>[http://web.archive.org/web/20010609170544/http://www.belgenet.com/arsiv/suikast/mumcu.html Uğur Mumcu 7. Yıl - BELGEnet]</ref> Kelompok etnis minoritas seperti orang-orang Kurdi juga telah berusaha memperoleh hak-hak budaya yang lebih besar, yang pada masa lampau telah dibatasi karena dikembangkannya nasionalisme Turki. Meskipun terdapat konflik-konflik ini, Atatürk tetap dihormati di seluruh Turki dan prinsip-prinsipnya tetap merupakan tulang punggung politik Turki modern.
 
Meskipun [[Reformasi Atatürk|reformasi sekuler radikal]], Atatürk tetap populer di [[dunia Muslim]].<ref name="Hanioglu2011p128">{{cite book |author = M. Şükrü Hanioğlu |title = Atatürk: An Intellectual Biography |url = https://books.google.com/books?id=dNFhZzug6tMC&pg=PA128 |accessdate = 5 Juni 2013 |date = 9 Mei 2011 |publisher = Princeton University Press |isbn = 978-1-4008-3817-2 |page = 128 }}</ref> Dia dikenang karena menjadi pencipta negara Muslim baru yang sepenuhnya independen pada saat perambahan oleh kekuatan Kristen, dan karena menang dalam perjuangan melawan imperialisme Barat.<ref name="Hanioglu2011p128"/> Ketika dia meninggal, [[Liga Muslim India]] memuji dia sebagai "kepribadian yang benar-benar hebat di dunia Islam, seorang jenderal besar dan negarawan hebat", menyatakan bahwa ingatannya akan "menginspirasi umat Islam di seluruh dunia dengan keberanian, ketekunan dan kejantanan."<ref name="Hanioglu2011p128"/>