Sunan Nata Alam: Perbedaan revisi

23 bita ditambahkan ,  2 bulan yang lalu
k
''....akan menjadi paedah serta selamat bagi negeri beserta rakyat maka setelah aku bermusyawaratan timbang menimbang perkara-perkara itu bersama-sama dengan anandaku yang sudah terpilih akan ganti kedudukanku Sultan [[Sulaiman dari Banjar|Soleman]] dan cucundaku Sultan [[Adam dari Banjar|Adam]] dan Perdana Mantriku [[Ratu Anom Ismail]] beserta sekalian raja-raja dan orang-orang besar dari istana tahta kerajaan negeri Banjar maka kami sekalian kira-kira terbaiklah dan sudah dihitung pada hati kami menyerahkan diriku beserta sekalian rakyat tahta kerajaan negeri Banjar betul kepada perlindungan dan pernaungan kompeni maka dari karena sebab itu juga dengan surat yang terbuka ini aku mengaku dan mengatakan baik bagi diriku sendiri baik bagi zuriat-zuriatku yang akan mengganti kedudukanku dan bagi waris-warisku turun temurun aku menanggalkan sekalian pangkat-pangkat kerajaanku dengan sekalian tanah-tanah dan negeri-negeri beserta pulau-pulau dan teluk rantau dan sungai-sungai.''<ref name="Kerajaan Banjar"/>
 
Para pembesar kerajaan yang ikut menyaksikan semua perjanjian yang dibuat dan ikut menandatangani selain Sunan Nata Alam, [[Sulaiman dari Banjar|Pangeran Ratu Sultan Soleman]] dan pangeran [[Adam dari Banjar|Sultan Adam]] adalah:<ref name="Kerajaan Banjar"/>
# Pangeran MangkudilagaMangku Dilaga (anak Tamjid-illahTamjidillah 1)
# Pangeran Aria [Mangku Negara] (anak Tamjid-illahTamjidillah 1)
# Pangeran Isa (anak Tamjid-illahTamjidillah 1)
# Pangeran Zainal
# Pangeran Marta<ref>Anggota Dewan Mahkota tinggal di luar Kayu Tangi yaitu Pangeran Marta dan Pangeran Ulahnegara yang tinggal di Margasari </ref>
33.738

suntingan