Stasiun Demak: Perbedaan revisi

2 bita ditambahkan ,  4 bulan yang lalu
k
→‎Bangunan dan tata letak: penggantian berada --> terletak, replaced: yang berada di → yang terletak di using AWB
k (→‎top: clean up, replaced: stasiun terbesar → stasiun utama using AWB)
k (→‎Bangunan dan tata letak: penggantian berada --> terletak, replaced: yang berada di → yang terletak di using AWB)
Berdasarkan cetak biru di zaman Belanda, dahulunya Stasiun Demak memiliki 7 jalur dengan jalur 2 sebagai sepur lurus arah Semarang maupun Kudus, jalur 3 sebagai sepur lurus percabangan menuju Purwodadi, 1 peron sisi, dan 3 peron pulau. Dari jalur 1 terdapat sebuah sepur belok untuk bongkar muat barang dan sebuah sepur badug menuju gudang. Stasiun ini dilengkapi dengan atap ''overkapping'' yang memayungi 3 peron pulau, depot lokomotif, menara air dan sebuah gudang. Atap ''overkapping'' stasiun ini memiliki panjang 120 meter dan tinggi 7,5 meter.<ref name=":de locomotief"/>
 
Saat ini atap ''overkapping'' yang memayungi jalur dan peron sudah hilang. Bangunan gudang juga sudah dimanfaatkan sebagai kios. Bangunan depot lokomotif yang beradaterletak di sebelah barat emplasemen juga sudah hilang.
 
== Galeri ==