Reka cipta: Perbedaan revisi

1.371 bita ditambahkan ,  2 bulan yang lalu
k
Penambahan referensi dan perbaikan penulisan
k (Perubahan kosmetik tanda baca)
k (Penambahan referensi dan perbaikan penulisan)
'''Reka cipta''' atau '''penemuan''' ([[bahasa Inggris|Inggris]]: '''''invention''''') adalah suatu bentuk, komposisi materi, peranti, atau [[proses]] yang baru. Sebagian penemuan didasarkan pada bentuk-bentuk, komposisi, proses, atau [[gagasan|gagasan-gagasan]] yang sudah ada sebelumnya. Yang lainnya adalah terobosan-terobosan radikal yang mungkin memperluas bagas-batas pengetahuan atau pengalaman manusia. Penemuan dapat pula berupa [[inovasi|reka baru]] (''innovation''), dan dengan demikian menjadi suatu terobosan besar. Penemuan seperti ini mungkin memiliki dampak kecil atau sangat besar, atau di antara kedua ekstrem tersebut.
 
Penemuan dapat pula berupa [[inovasi|reka baru]] (''innovation''), dan dengan demikian menjadi suatu terobosan besar. Penemuan seperti ini mungkin memiliki dampak kecil atau sangat besar, atau di antara kedua ekstrem tersebut.
 
Ada pula "[[penemuan budaya]]" yaitu suatu rangkaian perilaku inovatif yang berguna yang diadopsi oleh orang-orang yang kemudian meneruskannya kepada orang lain atau generasi yang berikutnya.<ref> Artificial Mythologies: A Guide to Cultural Invention by Craig J. Saper (1997); Review of Artificial Mythologies. A Guide to Cultural Invention, Kirsten Ostherr (1998) http://findarticles.com/p/articles/mi_qa3709/is_199810/ai_n8821092 </ref>
 
Pikiran terbuka yang selalu ingin tahu memungkinkan orang melihat apa yang sudah diketahui orang lain. Para penemu [[berpikir di luar kotak]]. "Di sini tidak ada aturan — kami berusaha menghasilkan sesuatu yang baru." [[Thomas A. Edison]] <ref> As quoted in How to Think Like Einstein: Simple Ways to Break the Rules and Discover Your Hidden Genius (2000) oleh Scott Thorpe, hlm. 124</ref> Melihat kemungkinan yang baru, hubungan atau keterkaitan yang baru, dapat mendorong lahirnya penemuan yang baru.
 
== Faktor pendorong ==
Di dalam kehidupan [[masyarakat]] dapat ditemukan beberapa faktor pendorong untuk memunculkan penemuan-penemuan baru, antara lain:<ref> {{cite book|title= Proses perubahan sosial di Masyarakat|author= Nur Djazifah|publisher= Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Yogyakarat|year= 2012|page= 28-29|url= http://staffnew.uny.ac.id/upload/130936809/pengabdian/ppm-modul-sosiologi-perubahan-sosial.pdf}} </ref>
 
# Kesadaran individu-individu akan kekurangan dalam [[kebudayaan]]. Adanya sebagian masyarakat yang menyadari atas kekurangan dalam kebudayaan masyarakatnya namun tidak mampu memperbaiki kekurangan tersebut, akan berusaha untuk menciptakan kebudayaan baru.
# Peningkatan kualitas oleh para ahli dalam suatu kebudayaan. Keinginan untuk meningkatkan kualitas suatu karya yang biasanya dilandasi rasa kurang puas pada diri para ahli terhadap hasil suatu karya, merupakan pendorong untuk meneliti dan memungkinkan lahirnya ciptaan-ciptaan baru
# Adanya perangsang bagi aktivitas – aktivitas penciptaan dalam [[masyarakat]]. Adanya penghargaan dari masyarakat dalam bentuk tanda jasa, hadiah dan sebagainya terhadap mereka yang berhasil menciptakan penemuan baru yang bermanfaat bagi masyarakat, menjadi motivasi untuk meningkatkan kemampuan dalam menghasilkan ciptaan / penemuan baru.
 
== Kutipan ==
 
* “Di manapun orang pintar beker, pintu-pintu dibukakan.” [[Steve Wozniak]]<ref>Konferensi HOPE (Hackers on Planet Earth) Kelima, pidato kunci Sabtu (10 Juli 2004)</ref>
 
== Rujukan ==
{{reflist}}
 
== Pranala luar ==
* Patenting Art and Entertainment oleh Gregory Aharonian and Richard Stim (2004)
 
== Rujukan ==
{{reflist}}
{{teknologi}}
 
[[Kategori:Hak paten]]
[[Kategori:Penemuan| API]]
[[Kategori: Sosiologi]]