Rasio finansial: Perbedaan revisi

27 bita ditambahkan ,  2 bulan yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
'''Rasio Keuangan''' atau [[Financial Ratio]] merupakan alat analisis keuangan perusahaan untuk menilai kinerja suatu perusahaan berdasarkan perbandingan data keuangan yang terdapat pada pos laporan keuangan ([[neraca]], [[laporan laba rugi|laporan laba/rugi]], [[laporan arus kas|laporan aliran kas]]). [[Rasio]] menggambarkan suatu hubungan atau perimbangan (''mathematical relationship'') antara suatu jumlah tertentu dengan jumlah yang lain.<ref name=":0">{{Cite web|last=wijanarko|title=Cara Menghitung Rasio Keuangan yang Benar|url=https://ekonomi.bunghatta.ac.id/index.php/id/artikel/453-cara-menghitung-rasio-keuangan-yang-benar|website=ekonomi.bunghatta.ac.id|language=id-id|access-date=2020-10-26}}</ref>
 
Analisis rasio dapat digunakan untuk membimbing investor dan kreditor untuk membuat keputusan atau pertimbangan tentang pencapaian perusahaan dan prospek pada masa datang. Salah satu cara pemrosesan dan penginterpretasian informasi akuntansi, yang dinyatakan dalam artian relatif maupun absolut untuk menjelaskan hubungan tertentu antara angka yang satu dengan angka yang lain dari suatu laporan keuangan.
 
== Jenis-jenis Rasio Keuangan ==
Secara umum rasio keuangan dapat diklasifikasikan sebagai berikut:<ref name=":0" />
 
# Rasio [[Profitabilitas/ Rentabilitas]]. Rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan bagi perusahaan. Rasio ini antara lain: GPM ''(Gross Profit Margin)'', OPM''(Operating Profit Margin)'', NPM ''(Net Profit Margin)'', ROA ''(Return to Total Asset), ROE ''(Return On Equity)''.