Pasar sekunder: Perbedaan antara revisi

441 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
'''Pasar sekunder''' atau dikenal dengan istilah '''''secondary market''''' adalah [[pasar keuangan]] yang digunakan untuk memperdagangkan [[sekuriti]] yang telah diterbitkan dalam [[penawaran umum perdana]]. Setelah saham dijual di [[Pasar perdana|Pasar Perdana]], maka tahap selanjutnya, saham tersebut akan dicatatkan dan diperdagangkan di [[Bursa Efek Indonesia]] (BEI). BEI merupakan fasilitator perdagangan saham di pasar sekunder.<ref>{{Cite web|last=Okezone|first=|date=2019-01-19|title=Mengenal Pasar Perdana dan Pasar Sekunder : Okezone Economy|url=https://idxchannel.okezone.com/read/2019/01/18/278/2006235/mengenal-pasar-perdana-dan-pasar-sekunder|website=|language=id-ID|access-date=2020-10-26}}</ref> ArtiArtinya, lainketika darinama Perusahaan tersebut sudah tercatat di Papan Perdagangan BEI, maka saham Perusahaan tersebut sudah berada di "pasar sekunder" ialahdan pasarbisa perdagangandiperdagangkan barang-barangoleh para perantara pedagan efek bekas(broker).
 
Arti lain dari "pasar sekunder" ialah pasar perdagangan barang-barang bekas.
Pasar yang terbentuk sesaat setelah penawaran umum perdana sering kali disebut sebagai '''''aftermarket'''''.
Pada saat suatu [[saham]] terdaftar di suatu [[bursa efek]] maka [[investor]] dan [[spekulasi|spekulan]] dapat dengan mudah melakukan transaksi perdagangan di bursa tersebut.