Kabupaten Wonogiri: Perbedaan revisi

5 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
 
=== Iklim ===
Berdasarkan [[klasifikasi iklim Koppen]], wilayah Kabupaten Wonogiri ber[[iklim muson tropis]] dengan dua musim yang dipengaruhi oleh pergerakan angin muson, yaitu [[musim hujan]] yang dipengaruhi angin muson baratan yang bersifat basah dan lembab dan [[musim kemarau]] yang dipengaruhi angin musim timuran yang bersifat kering dan dingin. Musim kemarau berlangsung pada periode angin muson timur–tenggara di bulan [[Mei]]–[[Oktober]] dengan puncak musim kemarau adalah bulan [[Agustus]]. Sementara itu, musim hujan berlangsung pada periode angin muson barat laut–barat daya di bulan [[November]]–[[April]] dengan puncak musim hujan adalah bulan [[Januari]] yang curah hujan bulanannya lebih dari 320 mm per bulan. Curah hujan tahunan di Wonogiri berkisar antara 1.700–2.100 mm per tahun dengan jumlah hari hujan bervariasi antara 90–150 hari hujan per tahun. Suhu udara di wilayah Wonogiri bervariasi berdasarkan elevasi atau ketinggian muka tanah, tetapi suhu udara rata-rata di wilayah berkisar antara 20°–33°C, pengecualian untuk wilayah dataran tinggi yang rata-rata suhu udaranya bisa kurang dari 21°C.
{{Wonogiri weatherbox}}