Jalan Jenderal Ahmad Yani (Medan): Perbedaan revisi

suntingan artikel
(suntingan artikel)
 
'''Jalan [[Ahmad Yani|Jenderal Ahmad Yani]]''' di Medan merupakan  jalan tertua dan punya sejarah panjang di [[Kota Medan]]. Jalan yang terletak di daerah yang terkenal dengan nama [[Kesawan, Medan Barat, Medan|Kesawan]]. Termasuk salah satu daerah ketika kota Medan mulai ada, dan terkoneksi sebagai daerah Kesawan dari sepanjang jalan searah dengan Jalan Jenderal Ahmad Yani adalah Jalan Pemuda, jalan Brigjend. Katamso dan ada jalan Balaikota (jalanJalan Soekarno Hatta) yang merupakan titik pusat kilometer nol di kota Medan.
 
Jalan jenderal Ahmad Yani saat ini telah berubah menjadi dominasi toko dan pusat perdagangan kota medanMedan yang berinteraksi dengan jalan-jalan perdagangan disekitarnya, seperti pajak ikan lama, yang telah menjadi ikon perdagangan tekstil besar di kota Medan. Toko-toko yang mendominasi adalah toko-toko peralatan olahraga dan peralatan musik yang umumnya berasal dari suku Tamil.<ref>{{Cite web|title=Toko Musik dan Olahraga di Kawasan Medan Kesawan sudah Ada sejak 1970'an|url=https://medan.tribunnews.com/2019/06/02/toko-musik-dan-olahraga-di-kawasan-medan-kesawan-sudah-ada-sejak-1970an|website=Tribun Medan|language=id-ID|access-date=2020-10-09}}</ref>
 
== Sejarah ==
Berbagai jejak sejarah di Jalan Jenderal Ahmad Yani (yang lebih dikenal dengan daerah kesawanKesawan) masih terlihat di sepanjang jalan ini. Daerah ini sudah ada sejak tahun 1880 yang dihuni oleh orang-orang Melayu, kemudian orang-orang Tionghoa yang datang dari Malaka, Malaysia sebagai ekses dari pesatnya perdagangan lintas selat Malaka di jaman itu.
 
=== Rumah Tjong A Fie ===
{{Main|Rumah Tjong A Fie}}Rumah peninggalan [[Tjong A Fie]]<ref>{{Cite web|title=Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya|url=https://cagarbudaya.kemdikbud.go.id/public/objek/detailcb/PO2016011100013/rumah-tjong-a-fie|website=cagarbudaya.kemdikbud.go.id|access-date=2020-10-09}}</ref>, seorang pengusaha, banker dan kapitan yang sukses dan berasal dari Tiongkok Daratan yang masih berdiri kokoh di pinggir jalan. Tjong AfieA fie dikenal sangat dermawan dan tokoh Tionghoa yang sangat berpengaruh dijamannya, sehingga diangkat menjadi Kapitan pada tahun 1911 oleh kolonial Belanda waktu itu.  Disamping itu Tjong A Fie juga sangat dengan Sultan Deli, Makmun Al Rasyid Perkasa sebagai penguasa Tanah Deli<ref>{{Cite web|title=Mengenal Lebih Dekat Istana Maimun, Ikon Kota Medan yang Jadi Tujuan Wisatawan|url=https://medan.tribunnews.com/2020/01/13/mengenal-lebih-dekat-istana-maimun-ikon-kota-medan-yang-jadi-tujuan-wisatawan|website=Tribun Medan|language=id-ID|access-date=2020-10-09}}</ref>. Sejarah jalan ini terlihat, bahwa rumah kediaman Tjong A Fie berada satu jalan searah dengan Istana Sultan Deli, sekarang dikenal dengan nama [[Istana Maimun]]. Dan didekat Istana Maimun ini ada [[Masjid Raya Medan|Mesjid Raya Al-Mashun]], salah satu masjid tertua di Medan yang merupakan masjid keluarga Kesultanan Deli. Walaupun dekat, Mesjid Raya tidak berada dalam satu jalan dengan Istana Maimun maupun rumah Tjong A Fie, namun berada di persimpangan jalan Sisingamagaraja.
 
=== Restoran Tip Top ===
 
== Persimpangan Jalan ==
 
 
 
Jalan Jenderal Ahmad Yani merupakan jalan satu arah , dari antara bangunan [[Istana Maimun]] sampai ke Balaikota. Nama jalan yang ditemui diantaranya :
 
-*       Jl. Bigjend Katamso
-*       Jl. PanduPemuda
 
-*       Jl. PemudaPalang merah
-*       Jl. BalaiLetjend. kotaSuprapto
 
-*       Jl. Palang merahPandu
-*       Jl. Jend. A. Yani 1, 2 dan 3
 
-*       Jl. Letjend.Balai Supraptokota
-*       Jl. Raden Saleh
 
-       Jl. Pandu
 
-       Jl. Jend. A. Yani 1, 2 dan 3
 
-       Jl. Balai kota
 
-       Jl. Raden Saleh
 
== Destinasi ==
Perubahan nama jalan di daerah Kesawan, menyebabkan jalan Jenderal Ahmad Yani sangat pendek. Potongan jalannnya hanya sekitar 500 meter, sedangkan jalan searahnya masih panjang, namun berbeda nama jalan ketika ketemu persimpangan. Beberapa gedung ikonik bersejarah serta bangunan baru yang berdekatan dengan jalan ini seperti :
 
-      * [[Gedung Balai Kota Lama Medan|Balaikota Medan]]
 
-      * [[Lapangan Merdeka, Medan|Lapangan Merdeka]] (alun-alun kota Medan)
-       [[Gedung Balai Kota Lama Medan|Balaikota Medan]]
* [[Hotel Inna Medan]]
 
-      * [[Mega blok Agung Podomoro]]
-       [[Lapangan Merdeka, Medan|Lapangan Merdeka]] (alun-alun kota Medan)
-      * [[Apartemen Vasaka The Reiz Condo]]
 
-*       [[Hotel InnaGrand Medan]]Aston
-      * Bank Indonesia Medan
 
-      * Kantor Walikota
-       [[Mega blok Agung Podomoro]]
-      * [[Kantor Pos Medan|Kantor Pos Besar Medan]]
 
-      * Capital Building
-       [[Apartemen Vasaka The Reiz Condo]]
-      * Hotel JW Marriot
 
-      * Stasiun Kereta Api
-       Hotel Grand Aston
-      * Pajak ikan lama
 
-       Bank Indonesia Medan
 
-       Kantor Walikota
 
-       [[Kantor Pos Medan|Kantor Pos Besar Medan]]
 
-       Capital Building
 
-       Hotel JW Marriot
 
-       Stasiun Kereta Api
 
-       Pajak ikan lama
 
== Referensi ==
49

suntingan