Kepulauan Kangean: Perbedaan antara revisi

5 bita ditambahkan ,  13 tahun yang lalu
k (Robot: Cosmetic changes)
 
=== Masyarakat ===
Masyarakat kepulauan kangean terkenal sangat ramah, sopan dan beragama. Selain itu, masyarakatnya memiliki bahasa dan tutur kata ([[dialek]]) yang beraneka ragam antar daerah. khusus sapeken dan beberapa pulau-pulau kecil disekitarnya, masyarakat yang mendiami pulau ini, biasa menggunakan berbagai bahasa, seperti bahasa bajo, bahasa mandar, bahasa makasar dan beberapa bahasa daerah yang berasal dari sulawesi. hal ini tidak lepas, karena masyarakat pulau-pulau ini, dulunya adalah para pelayar yang berasal dari sulawesi. lain halnya dengan penduduk yang menempati pulau tersbesar (kangean), khususnya yang tinggal di kecamatan arjasa, mereka tetap menggunakan bahasa madura dengan sedikit perbedaan dialek. Pada tingkat pendidikan, sudah tergolong sedikit maju. '''Banyak alumni dari sekolah di kepulauan ini yang kemudian melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negri maupun swasta di kota - kota besar di Jawa. Namun sayangnya sebagian besar diantara mereka, setelah menyelesaikan pendidikan, rata - rata mereka tidak mau lagi kembali ke Kangean untuk membangun pulau ini. Setelah mereka berhasil, mereka lebih memilih untuk menetap diluar kepulauan kangean. Seperti Bali, Jawa, Sumatra, dan Kalimantan, (sebagian besar di Jawa)'''.
 
== Pranala luar ==
Pengguna anonim