Barisan Pelopor: Perbedaan antara revisi

26 bita ditambahkan ,  2 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
 
== Pembentukan ==
Pada pertengahan tahun 1944, diadakan rapat [[C|Dewan Pertimbangan Pusat]] (''Chuo-Sangi-In).'' Salah satu keputusannya adalah merumuskan cara untuk menumbuhkan rasa cinta pada tanah air dan mempererat persaudaraan antara rakyat untuk mencegah penyerangan langsung maupun tidak langsung dari musuh. Atas dasar ini, Jepang membentuk barisan pelopor. Karena pada saat itu tanah air masih dikuasai Jepang, organisasi ini dibentuk untuk mendukung perjuangan Jepang dalam melawan [[sekutu]] dengan dalih mempertahankan Indonesia. Organisasi ini berkembang di perkotaan. Kegiatan utamanya adalah melatih kemiliteran kepada anggotanya. Walaupun dengan alat yang sederhana, seperti menggunakan [[senapan]] [[kayu]] dan [[bambu]] runcing. Seluruh anggota barisan pelopor itu heterogen dan terdiri dari berbagai kalangan pemuda, baik itu yang terpelajar, pendidikan rendah, atau tidak berpendidikan sama sekali. Dari sistem ini diharapkan terbangun [[solidaritas]] untuk persatuan dan kesatuan seluruh anggota.<ref>{{Cite web|title=Sejarah Indonesia SMA/MA/SMK/MAK Kelas XI - Semester 2 - Kurikulum 2013 - Edisi revisi 2014|url=https://epaper.myedisi.com/bse/23703/index_40.html#page=35|website=epaper.myedisi.com|access-date=2020-08-12}}</ref>
 
== Referensi ==